Tampilkan postingan dengan label #Kriminalitas. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label #Kriminalitas. Tampilkan semua postingan

Senin, 21 Maret 2016

SANDI UNO POLITIKUS MUDA INDONESIA BLUSUKAN DAN MEMPERHATIKAN KESENIAN ADAT BETAWI "PALANG PINTU"


Palang Pintu Betawi merupakan upacara adat Betawi yang biasanya dilaksanakan untuk pernikahan adat betawi. namun kali ini berbeda palang pintu diselenggarakan untuk menyambut 2 calon gubernur yaitu Sandi Uno dan Yusril pada kesempatannya blusukan ke kawasan masyarakat betawi di Condet.
SANDI UNO DAN YUSRIL DISAMBUT PALANG PINTU


Yusril bersama Sandiaga datang berdampingan menuju Balai Rakyat Condet. Mereka langsung dikerubungin dan disalami warga Betawi di sana.
Lantunan musik Betawi mengiringi Yusril dan Sandiaga Uno menuju pentas acara. Acara palang pintu pun dimulai. Saling lempar pantun hingga pertunjukan silat Betawi diperlihatkan di depan 2 calon DKI 1 itu.
"Jambu kelutuk dari Pasar Minggu, warna merah sudah pasti mateng. Hati saya dag dig dug lama menunggu, takut Bang Yusril dan Bang Sandi (Sandiaga) berhalangan datang," ujar Jalahudin, anggota komunitas Betawi dalam pantunnya, Minggu 

Selain Sandiaga Uno yang merupakan Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, politikus Gerindra Sanusi juga hadir dalam acara itu.

kesimpulan penulis : blusukan sepertri ini sangat menarik dengan mengangkat tema kebudayaan adat betawi, mengapa demikian? ya sudah saatnya kita sebagai warga Jakarta ikut mengawal perkembangan zaman yang semakin tak terkontrol dan pengaruh dari belahan dunia. 
dengan adanya pemberitaan ini saya ingin mengajak warga Jakarta agar lebih ikut sensitif dalam menaggpi isu atau pemberitaan demi mempertahankan adat lokal Bangsa Indonesia.
demi mempertahankan NKRI. ini adalah aset leluhur yang tak ternilai harganya.. terimakasih atas Blusukannya.. 
#kerja4as #demokrasisejuk #PilihYangBaik #CalonGubernurDKI #SandiFORDKI #


Sumber:http://news.liputan6.com/read/2463304/datangi-condet-2-bakal-cagub-jakarta-ini-disambut-palang-pintu


Jumat, 18 Maret 2016

Sandi Uno Politikus Muda Gerindra dan Persyaratan Pilgub Independent


SANDI UNO

Pengusaha Sandiaga Uno mengaku tidak setuju dengan wacana diperberatnya syarat bagi calon independen ikut pemilihan kepala daerah. 

"Enggak setuju banget. Sudah cukup, janganlah kita persulit lagi untuk pencalonan independen, harus dibuka seluas-luasnya," kata Sandiaga di Kantor Kaskus, Jakarta, Kamis (17/3/2016).

Sandiaga yang berniat mencalonkan diri dalam Pilkada DKI 2017 melalui jalur partai politik tersebut mengatakan, sedianya putusan Mahkamah Konstitusi menjadi panduan terkait persyaratan calon independen. 

(Baca: Wacana Perberat Syarat Calon Independen Diragukan Berlaku 2017).

Pada 2015, MK memutuskan bahwa syarat dukungan bagi calon independen minimal 7,5 persen dari Daftar Pemilih Tetap. 

Sebelumnya, calon independen harus mengumpulkan minimal 7,5 persen KTP dari jumlah penduduk berdasarkan Pasal 41 ayat 1 dan 2 UU Pilkada

"Menurut saya, yang sudah diputus MK kan sudah diuji. Kalau ditingkatkan saya takut ada yang dizalimi," ujarnya. 

Sandiaga juga menilai bahwa pengetatan syarat pencalonan melalui jalur independen sama saja dengan mempersulit pemenuhan hak warga untuk berdemokrasi.

Atas dasar itu, dia menilai aturan mengenai calon independen tidak perlu direvisi karena akan menimbulkan kegaduhan politik.

Ia pun menghimbau agar stabilitas politik jelang Pilkada DKI 2017 tetap dijaga. Harus dibuat setara antara hak warga untuk mencalonkan diri melalui jalur partai dan jalur independen. 

"Saya apresiasi teman-teman di DPR untuk menghadirkan kesetaraan," ujar Sandiaga. 

Komisi II DPR RI berencana memperberat syarat bagi calon independen yang akan maju Pilkada 2017 mendatang. (Baca:Perberat Syarat, Parpol Dinilai Mau "Matikan" Calon Independen).

Syarat itu akan diperberat melalui revisi Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2015 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wali Kota. 

Dukungan jumlah KTP yang diwajibkan sebesar 7,5 persen ingin ditambah menjadi 10 persen.

SUMBER: http://megapolitan.kompas.com/read/2016/03/17/20240991/Kata.Sandiaga.Uno.soal.Wacana.Pengetatan.Syarat.Calon.Independen

KEWIRAUSAHAN BAGI CALON GUBERNUR BANG SANDI UNO


SANDI UNO 
Sandiaga Salahudin Uno atau sering dipanggil Sandi Uno (46 tahun) adalah adalah salah satu pengusaha Indonesia yang cukup diperhitungkan. Pria kelahiran Rumbai, Pekanbaru, 28 Juni 1969 ini sering hadir di acara seminar-seminar dan kerap memberikan pembekalan tentang jiwa kewirausahaan (entrepreneurship), utamanya pada pemuda.

Pada 1990, Sandi Uno pernah mengenyam pendidikan di Wichita State University, dan lulus dengan predikat cum laude serta meraih gelar Bachelor of Business Administration. Dua tahun kemudian, dia melanjutkan studi di George Washington University dan mendapatkan gelar master.

Sandi Uno memulai usahanya setelah sempat menjadi seorang pengangguran ketika perusahaan yang mempekerjakannya bangkrut. Bersama rekannya, Sandi Uno mendirikan sebuah perusahaan di bidang keuangan, PT Saratoga Advisor. Usaha itu sukses dan telah mengambil alih beberapa perusahaan lain. Pada 2009, Sandi Uno tercatat sebagai orang terkaya urutan ke-29 di Indonesia menurut majalah Forbes. Dua tahun kemudian, Forbes kembali merilis daftar orang terkaya di Indonesia. Saat itu, Sandiaga Uno menduduki peringkat ke-37 dengan total kekayaan USD 660 juta.

Karena ketertarikan dan performanya yang baik di dunia bisnis, dia sempat ditunjuk menjadi Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), beranggotakan lebih dari 30 ribu pengusaha pada 2005 sampai 2008. Selain itu, dia aktif di Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) sehingga sempat menduduki jabatan wakil ketua umum bidang usaha mikro kecil menengah dan koperasi.

Jam terbangnya dalam dunia bisnis membawanya untuk menerima sebuah anugerah sebagai "Indonesian Entrepreneur of the Year" pada ajang Anterprise Asia. Pada 2008, Sandiaga mewakili Indonesia bergabung dengan sebuah program kegiatan bernama Asia 21.

Dalam percaturan politik, pria berdarah Gorontalo mulai dikenal publik ketika menjadi juru bicara calon presiden Prabowo Subianto tahun lalu. Setelah itu, pada 8 April 2015, Sandi Uno dilantik menjadi anggota Dewan Pembina Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra). Pada awal Mei 2015, Sandiaga melepaskan jabatan direktur di PT Adaro Energy Tbk. Tak berselang lama, pengusaha kelahiran Pekanbaru ini pun mengundurkan diri sebagai Presiden Direktur PT Saratoga Investama Sedaya Tbk.
Jadi menurut saya bila mengutip dari tulisan diatas, peran negara haruslah aktif dan positif dalam membangun perekonomian bangsa apalagi Jakarta yang menjadi wajah Indonesia, negara harus berani mengambil resiko dalam mengembangkan UKM agar dapat bertransformasi menjadi pengusaha besar seperti sandi uno.

Setelah digadang-gadang akan menjadi calon terkuat lawan Gubernur Ahok, kepada merdeka.com pemilik tambang emas di Banyuwangi, Merdeka Cooper, itu mengatakan jika dia belum mengetahui perkembangan tersebut. Sebab saat ini sedang liburan di luar negeri.

SUMBER :http://www.merdeka.com/peristiwa/ini-sosok-sandiaga-uno-yang-diperkirakan-jadi-rival-berat-ahok.html