Tampilkan postingan dengan label #HargaPangan #PolitikusMudaIndonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label #HargaPangan #PolitikusMudaIndonesia. Tampilkan semua postingan

Selasa, 19 Juli 2016

Safari ke Kawasan Kota Tua, Sandi Uno dibilang "Pengganti Ahok"


Di tengah hujan deras yang mengguyur Ibu Kota malam ini, bakal calon gubernur DKI JakartaSandiaga Uno asyik safari ke kawasan Kota Tua, Minggu (17/7/2016). Mengajak belasan relawan dan tim Sosialisasinya, Sandiaga naik bus transjakarta dari Blok M untuk menuju ke Kota Tua.

Ramainya rombongan Sandi Uno menarik perhatian pengunjung lainnya. "Eh itu penggantinya Ahok ya? Gubernur baru?" sahut seorang ibu-ibu di Taman Fatahillah, Minggu.
Sontak pengunjung terutama pedagang kaki lima (PKL) bersahut-sahutan menyebut, "Ganti Ahok!". Mereka yang bersalaman dengan Sandiaga mengeluhkan usaha mereka yang tidak menentu karena ancaman penggusuran.
Mereka berjualan macam-macam mulai dari kacamata, perhiasan, aksesoris ponsel, hingga jasa ramalan tarot. Sandiaga yang sibuk menyapa dan berfoto bersama warga pun hanya tersenyum mengamini doa para PKL Kota Tua.

"Ahok ganti, kami dukung yang mau menata PKL, daripada sekarang kami dikejar-kejar Satpol PP," kata Linda, seorang PKL.
Sandiaga menanggapi Linda dan pedagang lainnya yang mendoakan agar Sandiaga menjadi gubernur, dengan berterima kasih. Para PKL pun memuji Sandiaga yang turun ke warga dan tidak seperti Gubernur Basuki Tjahaja Purnama yang dianggap abai kepada pedagang.

Sandi menilai permasalahan PKL di Kota Tua dapat diatasi jika dipimpin dan diatur dengan baik. Di Kota Tua, ratusan PKL tidak terdaftar di bawah Dinas UMKM DKI Jakarta. Hanya sedikit yang diakui dan membayar retribusi, sehingga ratusan lain harus siap diusir Satpol PP.
Sandi uno

"Kalau ditata pendapatannya bisa naik tiga kali lipat. Kuncinya leadership, bagaimana mengatur PKL supaya lebih terberdayakan. Supaya semuanya merasakan kalau PKL itu jadi tulang punggung dan urat nadi perekonomian," ujarnya.

Politikus Muda Indonesia ini masuk dalam bursa penjaringan gubernur DKI Jakarta di Partai Gerindra, dan juga mendaftar di parpol lainnya.

Sandiaga saat ini masih menunggu Ketua Umum Prabowo Subianto untuk mengumumkan kandidat yang akan diusungnya baik itu Sandiaga, Sjafrie Sjamsoeddin, atau Yusril Ihza Mahendra. (Kompas.com)

#TuntasIkhlas #PilihYangBaik #CalonGubernur #PolitikusMudaIndonesia #PolitisiMudaGerindra

Senin, 18 Juli 2016

Sandi Uno terus sosialisasi kemasyarakat menjelang hasil putusan Gerindra

SANDI UNO

Bakal calon Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Salahudin Uno atau sering disapa Sandi Uno mengatakan, waktu penentuan bakal calon Gubernur yang akan didukung dan diusung Partai Gerindra tinggal tiga Minggu lagi. Sandi mengaku tak memiliki beban sama sekali apakah nantinya benar-benar diusung Gerindra menjadi calon wakil gubernur atau tidak.

"Ini hampir 3 minggu menuju penentuan Gerindra (dukungan Gerindra untuk bakal calon Gubernur yang diusung)," kata Sandi Uno di poskonya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa 12 Juli 2016.

Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra ini menegaskan, tidak mempunyai beban dalam berikhtiar menuju Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) DKI Jakarta tahun 2017 mendatang.

"Enggak ada beban, nothing to lose. Saya akan berjuang sampai betul-betul keputusan dari Gerindra," ungkapnya.
Selain itu, dia akan terus turun ke masyarakat untuk menunjukkan ketulusan, keikhlasan dan keseriusan untuk membenahi Jakarta menjadi lebih baik lagi ke depan.
Dia mengungkapkan, keputusan terkait dukungan dari ketua umum dan pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra akan diumumkan pada akhir bulan Juli 2016 ini.

"Akhir bulan Juli keputusan dari Partai Gerindra akan keluar," ujarnya.
Menurut Sandi Uno, terkait rencana pasangan bakal calon gubernur dan bakal calon wakil Gubernur serta koalisi partai akan ditentukan oleh Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Prabowo Subianto.


Terkait wacana dia berpasangan dengan Sjafrie Sjamsoeddin, Sandi Uno mengatakan bukan domainnya. Namun dia menyerahkan sepenuhnya keputusan kepada Ketua Umum DPP Partai Gerindra.


"Domain itu di luar kekuasaan saya. Kalau untuk pasang-memasangkan itu kuasa partai dan nanti koalisi sama siapa, saya berikan keleluasaan kepada Pak Prabowo. Buat saya ini murni untuk membuat Jakarta yang lebih baik dan sejahtera. Kalau perintah dari Pak Prabowo seperti itu ya saya jalankan," ungkapnya.

#TuntasIkhlas #PilihYangBaik #CalonGubernur #PolitikusMudaIndonesia #PolitisiMudaGerindra


Sabtu, 16 Juli 2016

Sandi Uno Optimis menungu hasil putusan dari gerindra

Sandi Uno

Bakal calon Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Salahudin Uno atau sering disapa Sandi Uno mengatakan, waktu penentuan bakal calon Gubernur yang akan didukung dan diusung Partai Gerindra tinggal tiga Minggu lagi. Sandi mengaku tak memiliki beban sama sekali apakah nantinya benar-benar diusung Gerindra menjadi calon wakil gubernur atau tidak.
"Ini hampir 3 minggu menuju penentuan Gerindra (dukungan Gerindra untuk bakal calon Gubernur yang diusung)," kata Sandi Uno di poskonya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa 12 Juli 2016.

Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra ini menegaskan, tidak mempunyai beban dalam berikhtiar menuju Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) DKI Jakarta tahun 2017 mendatang.

"Enggak ada beban, nothing to lose. Saya akan berjuang sampai betul-betul keputusan dari Gerindra," ungkapnya.

Selain itu, dia akan terus turun ke masyarakat untuk menunjukkan ketulusan, keikhlasan dan keseriusan untuk membenahi Jakarta menjadi lebih baik lagi ke depan.
Dia mengungkapkan, keputusan terkait dukungan dari ketua umum dan pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra akan diumumkan pada akhir bulan Juli 2016 ini.

"Akhir bulan Juli keputusan dari Partai Gerindra akan keluar," ujarnya.
Menurut Sandi Uno, terkait rencana pasangan bakal calon gubernur dan bakal calon wakil Gubernur serta koalisi partai akan ditentukan oleh Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Prabowo Subianto.
Sandi Uno


Terkait wacana dia berpasangan dengan Sjafrie Sjamsoeddin, Sandi Uno mengatakan bukan domainnya. Namun dia menyerahkan sepenuhnya keputusan kepada Ketua Umum DPP Partai Gerindra.

"Domain itu di luar kekuasaan saya. Kalau untuk pasang-memasangkan itu kuasa partai dan nanti koalisi sama siapa, saya berikan keleluasaan kepada Pak Prabowo. Buat saya ini murni untuk membuat Jakarta yang lebih baik dan sejahtera. Kalau perintah dari Pak Prabowo seperti itu ya saya jalankan," ungkapnya.

#TuntasIkhlas #PilihYangBaik #CalonGubernur #PolitikusMudaIndonesia #PolitisiMudaGerindra

Jumat, 15 Juli 2016

Keren, Sandi Uno Digital Volunteer (SOLDIER)

SANDI UNO
Pendukung cagub DKI Jakarta Sandiaga Uno yang tergabung dalam relawan "Sahabat Sandiaga Uno" misalnya, meluncurkan program digital bernama SOLDIER yang merupakan singkatan dari Sandi Uno Digital Volunteer. Koordinator SOLDIER, Anthony Leong, mengatakan ada sejumlah langkah yang akan dilakukan adalah untuk mensosialisaikan kegiatan positif Sandiaga Uno melalui dunia digital yaitu media sosial.

SANDI UNO

"Kami akan menyebarluaskan pemberitaan lewat media sosial dikemas dengan kreatif, menarik, dan tentunya sesuai fakta yang ada. Pemilih di Jakarta sangat rasional, dengan kami hadirkan figur yang bisa tuntaskan permasalahan di Jakarta, masyarakat pasti bisa sadar bahwa ada sosok yang lebih tepat untuk menjadi pemimpin baru Jakarta," kata Anthony yang juga pakar digital marketing Indonesia ini dalam keterangan tertulisnya, Kamis (14/7/2016).

Anthony yang juga juru bicara Sahabat Sandiaga Uno itu menyebutkan, lewat program SOLDIER ini dirinya ingin menyebarkan kepada masyarakat luas mengenai pencapaian, kontribusi, visi misi serta program kerja kandidat Partai Gerindra itu.

"Bang Sandi telah puluhan tahun aktif dalam organisasi, kegiatan sosial, olahraga dan pengusaha muda yang sukses. Figur Bang Sandi sangatlah mumpuni. Untuk itu, melalui SOLDIER ini kami ingin "membuka mata" warga Jakarta yang pro perubahan untuk bisa memilih pemimpin yang berkompeten, menguasai berbagai bidang, dan memberikan solusi nyata untuk kebutuhan masyarakat seperti sekarang bahan makanan pokok yang kian tidak stabil, lapangan pekerjaan Ibu Kota yang minim. Masalah tersebut kami yakin akan mudah teratasi dengan track record dan kompetensi Bang Sandi," kata dia.


Koordinator Sahabat Sandiaga Uno, Anggawira, optimistis SOLDIER yang merupakan bentuk kampanye positif ini akan disambut baik masyarakat. Ada sekitar 200 ribu relawan yang siap menyukseskan kampanye Sandiaga Uno di media sosial.

"Relawan di media sosial kini sudah lebih dari 200.000 relawan yang telah bergabung dari Facebook, Twitter. Relawan ini akan terus bergerilya dalam mendukung Sandi Uno. Kami kenalkan figur yang berkualitas, dan berkompeten. Insyallah masyarakat Jakarta punya pemimpin yang tepat tahun depan," ujar Anggawira, yang juga Founder SOLDIER ini.

Anggawira yang juga fungsionaris Partai Gerindra itu mengaku yakin bahwa program SOLDIER ini akan membawa dampak positif. 

"Media sosial merupakan penggerak aktif isu publik. Karena ciri khas dari media sosial ini spontan dan terbuka membuat masyarakat menjadi lebih kritis, dan aktif bersuara. Kami fokus untuk perkenalkan Bang Sandi ke publik dengan program-programnya, bukan menyerang kandidat lainnya atau incumbent," tegas Angga.

Seperti yang diketahui, Sahabat Sandiaga Uno adalah kumpulan relawan yang pertama kali mendorong Sandiaga Uno untuk menjadi Calon Gubernur DKI Jakarta. Kelompok relawan ini telah bekerja selama 10 bulan terakhir ini untuk pencalonan kandidat kuat Partai besutan Prabowo Subianto.

#TuntasIkhlas #PilihYangBaik #CalonGubernur #PolitikusMudaIndonesia #PolitisiMudaGerindra

Kamis, 14 Juli 2016

Menunggu hasil Putusan Gerindra, Sandi Uno "Engga ada Beban, Nothing to lose.

SANDI UNO

Menguatnya nama Sjafrie Sjamsoeddin sebagai bakal calon gubernur DKI dari Partai Gerindra tak membuat Sandiaga Uno resah. Sebagai politikus Gerindra, dia menghormati apapun yang diputuskan sang ketua umum sekaligus Ketua Dewan Pembina Prabowo Subianto.
“Mau saya nomor satu mau nomor dua, atau tidak sama sekali didukung, tetap saya akan ikuti keputusan Pak Prabowo,” ujar Sandiaga, Selasa (12/7).
Menurut Sandiaga, masih ada waktu beberapa minggu lagi sebelum DPP Gerindra membuat keputusan terkait calon pilkada DKI. Untuk mengisi waktu, dia akan melanjutkan kegiatan blusukan menyapa dan menyerap aspirasi warga Jakarta

Bakal calon Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Salahudin Uno atau sering disapa Sandi Uno mengatakan, waktu penentuan bakal calon Gubernur yang akan didukung dan diusung Partai Gerindra tinggal tiga Minggu lagi. Sandi mengaku tak memiliki beban sama sekali apakah nantinya benar-benar diusung Gerindra menjadi calon wakil gubernur atau tidak.

"Ini hampir 3 minggu menuju penentuan Gerindra (dukungan Gerindra untuk bakal calon Gubernur yang diusung)," kata Sandi Uno di poskonya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa 12 Juli 2016.
Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra ini menegaskan, tidak mempunyai beban dalam berikhtiar menuju Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) DKI Jakarta tahun 2017 mendatang.

"Enggak ada beban, nothing to lose. Saya akan berjuang sampai betul-betul keputusan dari Gerindra," ungkapnya.
Selain itu, dia akan terus turun ke masyarakat untuk menunjukkan ketulusan, keikhlasan dan keseriusan untuk membenahi Jakarta menjadi lebih baik lagi ke depan.
Dia mengungkapkan, keputusan terkait dukungan dari ketua umum dan pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra akan diumumkan pada akhir bulan Juli 2016 ini.

"Akhir bulan Juli keputusan dari Partai Gerindra akan keluar," ujarnya.
Menurut Sandi Uno, terkait rencana pasangan bakal calon gubernur dan bakal calon wakil Gubernur serta koalisi partai akan ditentukan oleh Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Prabowo Subianto.

Sandi Uno


Terkait wacana dia berpasangan dengan Sjafrie Sjamsoeddin, Sandi Uno mengatakan bukan domainnya. Namun dia menyerahkan sepenuhnya keputusan kepada Ketua Umum DPP Partai Gerindra.

"Domain itu di luar kekuasaan saya. Kalau untuk pasang-memasangkan itu kuasa partai dan nanti koalisi sama siapa, saya berikan keleluasaan kepada Pak Prabowo. Buat saya ini murni untuk membuat Jakarta yang lebih baik dan sejahtera. Kalau perintah dari Pak Prabowo seperti itu ya saya jalankan," ungkapnya.

#TuntasIkhlas #PilihYangBaik #CalonGubernur #PolitikusMudaIndonesia #PolitisiMudaGerindra

Rabu, 13 Juli 2016

Elektabilitas dan Dukungan Meningkat, Sandi Uno DiLirik Banyak Partai.

Spirit Sandi Uno

Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Sandiaga Salahudin Uno mendapat dukungan penuh kelompok ulama untuk maju sebagai Calon Gubernur DKI di PIlkada 2017. Kelompok masyarakat yang tergabung dalam Majelis Pelayan Jakarta (MPJ) siap merekomendasikan ‘jagonya’ itu ke partai politik untuk diusung dalam pesta demokrasi warga Jakarta tersebut.

Dukungan tersebut diungkapkan Ketua Dewan Syura MPJ, Didin Hafidhuddin, bukan tanpa alasan. Pria yang akrab disapa Sandi ini dinilai paling responsif terhadap program MPJ selama ini. “Kami senantiasa mendukung Mas Sandi. Kami berharap, Mas Sandi terus melakukan ikhtiar yang terencana dan terstruktur,” katanya kemarin.

Didin mengatakan, saat ini pihaknya masih sebatas melakukan komunikasi dengan tujuh calon yaitu Sandiaga Uno, Yusril Ihza Mahendra, Adhyaksa Dault, Nurdin Abdullah, Sjafrie Sjamsoedin, Suyoto, dan Yusuf Mansur. Ketujuh nama ini, kata dia, nantinya akan direkomendasikan ke parpol yang memiliki kekuatan di DKI untuk diusung.

Didin menyatakan, kepentingan MPJ dalam Pilkada DKI ini adalah membuktikan ke masyarakat bahwa ada calon gubernur yang berasal dari kalangan muslim yang mampu memimpin Jakarta dan layak untuk dipilih.

“Tidak benar bahwa dikatakan tidak ada pemimpin muslim yang tidak mampu memimpin Jakarta. Kita harus yakin dan percaya diri bahwa banyak calon pemimpin lain,” ujarnya.

Menanggapi dukungan ini Sandiaga Salahudin Uno mengatakan pertemuan dengan MPJ ini adalah untuk mengenal bakal calon gubernur DKI Jakarta yang akan mereka rekomendasikan ke partai politik.

Sandi Uno Erat Dengan Masyarakat


Menangkap Sinyal MPJ Partai PKS mulai menimbang Sandi Uno

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menggodok nama-nama tokoh yang akan diusung pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2017. Ketua DPW PKS DKI Jakarta Syakir Purnomo mengatakan akan terus mempelajari nama-nama bakal calon gubernur DKI yang terus muncul ke publik.
"Nama yang dipertimbangkan adalah Tri Rismaharini (Wali Kota Surabaya), Sjafrie Sjamsoeddin (Mantan Wakil Menteri Pertahanan), Adang Daradjatun (anggota DPR RI), Boy Sadikin (politisi PDI Perjuangan), Triwisaksana (Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta), dan lain-lain," kata Syakir saat dihubungi wartawan, Rabu (13/7/2016).
PKS melihat berbagai kriteria untuk membahas tokoh-tokoh tersebut. Seperti tingkat popularitas, tingkat elektabilitas, kemampuan leadership, manajerial, pengalaman, serta keberpihakan kepada warga.
"PKS terus mempertimbangkan secara matang karena keinginan untuk mempersembahkan pemimpin terbaik bagi Jakarta," kata Syakir.
#TuntasIkhlas #PilihYangBaik #CalonGubernur #PolitikusMudaIndonesia #PolitisiMudaGerindra

Jumat, 01 Juli 2016

Mengajak Disukusi SPangan Di Jakarta dengan Ahok, Sandi Uno Cagub Potensial Untuk Jakarta Baru.

Sandiaga Uno Politikus Muda Indonesia ingin segera bertemu Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Bakal calon gubernur DKI 2017 itu ingin menyampaikan ide-ide untuk menurunkan harga bahan pokok.

Sandi Uno mengaku setiap hari keliling menemui masyarakat menengah ke bawah di 12 titik di Jakarta. Banyak masyarakat yang ia temui mengeluhkan tingginya harga bahan pokok.

Dia juga mendengar harapan warga kecil kepada gubernur ke depan bisa menstabilkan harga bahan pokok dan membuka lapangan pekerjaan. Menurut Sandi, dua hal ini mengkhawatirkan dan ancaman perekonomian ke depan.

Sandi Uno Politikus Muda Partai Gerindra menyampaikan, harus segera ada solusi untuk menyelesaikan masalah ini. Ia mengajak Ahok duduk bersama mencari strategi jitu dan 
mengenyampingkan politik pemilihan kepala daerah DKI Jakarta pada 2017.

"Saya mengajak Pak Basuki duduk sama-sama bahwa ini yang dihadapi masyarakat. Kita berhenti bicara politik, tetapi menghadirkan solusi," kata Sandi kepada Metrotvnews.com, Kamis (30/6/2016).

SANDI UNO


Tiga bulan lalu, Sandi Uno Calon Gubernur DKI 2017 sudah menyampaikan keinginannya bertemu Ahok, namun tidak ada tanggapan. Kali ini, ia kembali mengajak Ahok diskusi. "Saya menunggu beliau. Kalau saya, kapan pun bisa (ketemu)," ujar dia.

Menurut Sandi, operasi pasar sudah bagus tapi hanya menurunkan harga bahan pokok sesaat karena penyelesaian masalah tidak sampai ke akar-akarnya. Untuk jangka panjang, ia mengatakan, operasi pasar tidak bisa diandalkan menurunkan harga barang.

Catatan Sandi, harga bahan pokok rata-rata naik 20 persen. Empat hari menjelang Lebaran, ia memperkirakan harga bahan pokok, terutama daging ayam dan daging sapi naik signifikan.

Gagasan Sandi, pemerintah perlu membuat kebijakan yang bisa menstabilkan dan mengamankan pasokan serta menyederhanakan rantai distribusi. Sehingga, harga bahan pokok stabil dalam jangka waktu lama.

"Kita harus langsung membuat lembaga distribusi nasional, khususnya di DKI, supaya harga bahan pokok tidak memberatkan rakyat menengah ke bawah," ujar Sandi.


Sandi Uno Satu - Satu Cagub yang berpeluang Saingi Ahok

Tren bakal calon gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno melonjak pesat menjelang Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta pada 2017. Hal tersebut berdasarkan berbagai hasil survei yang menunjukan tren positif Sandiaga Uno.
"Hampir semua survei memperlihatkan hasil yang baik dan Sandi Uno menempati posisi kedua setelah pertahana, Gubernur Basuki. Kami bersyukur," kata Penanggungjawab Tim Kampanye Sandi Uno, Panji Gunardi, didampingi Sandi Uno Media Center Budi Purnomo Karjodihardjo, di Jakarta, Jumat (1/7/2016).
Hasil survei Lembaga Indonesia Lima menunjukan bahwa Sandiaga Uno mampu mendominasi kandidat calon gubernur Jakarta. Dengan perolehan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) 53 persen, Sandiaga Uno 22 persen, Yusril Izha Mahendra 15 persen, dan Djarot Saiful Hidayat 5 persen.
"Tren popularitas dan elektabilitas Sandi Uno dari waktu ke waktu juga meningkat secara signifikan. Bahkan melampaui perkiraan kami," ujarnya.
Menurut Panji, warga Ibu Kota banyak menaruh harapan kepada Sandiaga Uno untuk memberikan perubahan di Jakarta. Hal itu terlihat ketika Sandiaga Uno melakukan blusukan dan menyapa hingga mendengarkan curahan hati warga Ibu Kota selama tiga bulan lebih.
SANDI UNO

"Umumnya warga berharap Sandi Uno bisa menjaga stabilitas harga bahan pokok. Selain itu, juga bisa mengatasi solusi pengangguran dan menekan tingkat kriminalitas," pungkasnya.
Bukan hanya survei Indonesia Lima, lembaga Survei & Polling Indonesia (Spin) juga menempatkan Sandi di posisi yang baik setelah Ahok dengan urutan 34,1 persen, Sandiaga Uno 15,2 persen, Yusril Ihza Mahendra 14,7 persen, Adhyaksa Dault 11, 2 persen, Abraham Lunggana 10,7 persen, Safrie Syamsuddin 9,5 persen, dan Husnaeni Moein 4,6 persen.
#TuntasIkhlas #PilihYangBaik #DemokrasiSejuk


Selasa, 28 Juni 2016

Kode Keras Untuk Politisi Muda Indonesia Sandi Uno Maju Dari Gerindra

SANDI UNO

Bakal calon yang akan diusung Partai Gerindra maju dalam pemilihan Gubernur (pilgub) DKI 2017 mendatang segera diputuskan usai hari raya Idul Fitri nanti.
Ada tiga nama yang muncul untuk diusung partai Gerindra yakni Sjafrie Samsoeddin, Yusril Ihza Mahendra, dan Sandiaga Uno.
Ketua tim penjaringan bakal calon gubernur DKI Partai Gerindra, Syarif menuturkan dari ketiga bakal calon yang namanya telah masuk ke DPP, Sandiaga Uno mempunyai peluang yang sangat besar.
SANDI UNO

Hal itu dikarenakan dari ketiga nama tersebut Sandiaga Uno yang paling aktif melakukan sosialisasi dari kampung ke kampung.
“Sejauh ini melihat upayanya‎, saya rasa Sandiaga yang akan ditetapkan partai untuk maju di Pilkada nanti. Karena, dia memang pantas diberi kesempatan untuk maju,” kata Syarif‎ di Jakarta Senin (27/6).

Alasannya, tambah Syarif, Sandiaga berusaha keras untuk memperkenalkan diri kepada warga Jakarta.
Yang Dapat saya simpulkan adalah bahwa Sandi Uno Calon Gubernu dari Partai Gerindra Untuk DKI Jakarta yang lebih baik.
#TuntasIkhlas #PolitisiMudaIndonesia #CalonGubernurDKIJakarta

Sabtu, 25 Juni 2016

SANDI UNO CALON KUAT DARI PRABOWO

Suasana akrab dan mesra antara Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dengan calon gubernur DKI Sandiaga Uno terlihat saat Prabowo menghadiri buka puasa Partai Gerindra  di Gedung Serba Guna Rumah Jabatan Anggota DPR RI, di Kalibata, Jakarta, Rabu (22/06/2016).

Sandiaga Uno adalah nama yang digadang-gadang Gerindra untuk bersaing mengalahkan Ahok pada Pilkada Jakarta Februari 2017 mendatang.

Sandiaga terlihat duduk bersebelahan dengan Prabowo saat acara buka bersama. Tampak Juga petinggi Gerindra lainnya seperti sekjen Partai Gerindra, Ahmad Muzani dan Djoko Santoso.

SANDI UNO

Usai acara buka bersama tersebut, Prabowo yang ditanya soal calon Gerindra untuk Pilkada DKI 2017, mengatakan masih menunggu usulan dari DPD Gerindra Jakarta.

"Prosesnya dari bawah. Nanti saya tunggu tiga nama dari DPD Gerindra Jakarta. Nama-namanya tanya ke ketuanya," kata Prabowo.

Nanum demikian, Prabowo sempat memuji bahwa Sandiaga merupakan salah satu kader terbaik partainya. "Pak Sandi adalah salah satu putra terbaik dari Indonesia dan putra terbaik dari Gerindra," jawabnya

Kamis, 23 Juni 2016

Kenapa Sandi Uno? Yuk Kita Baca Yang satu Ini

Bakal calon Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengklaim telah didukung 50% warga Jakarta. Data itu merupakan survei bersama tim suksesnya, selama periode bulan Februari sampai Mei.


Pria yang akrab disapa Sandi Uno itu mengklaim popularitasnya semakin meningkat dalam waktu tiga bulan terakhir, sebesar 64%. Hal itu lantaran ia rajin blusukan ke 105 kelurahan di Jakarta.

"Masyarakat yang kenal Sandi Uno merasa pantas bahwa ia layak memimpin Jakarta. Dukungan dan kantung suara lebih dari 50%," kata Sandi Uno dalam acara buka puasa bersama media di Bakoel Coffe, Jalan Cikini Raya, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (20/6/2016).
SANDI UNO


Menurut Sandi Politikus Muda Indonesia, selama ini dirinya dikenal masyarakat Jakarta hanya sebagai sosok yang rendah hati dan dapat dipercaya. Namun, kedepannya ia akan membuktikan kepada masyarakat Jakarta, bahwa ia memiliki kompetensi untuk memimpin Jakarta.


"Enam bulan ke depan saya harus bekerja keras meyakinkan warga Jakarta. Saya akan lebih banyak mengunjungi wilayah Jakarta Barat dan Selatan, selama ini sebarannya hanya di Jakarta Selatan dan Jakarta Pusat," jelas Sandiaga.

Untuk menarik hati warga Jakarta, ia mengatakan akan meniru metode blusukan ala Presiden Joko Widodo. Pasalnya, dari rilis survei internalnya 81,4% warga Jakarta lebih menyukai pemimpin yang suka blusukan.

Terbukti metode blusukan yang ia terapkan dalam beberapa bulan terakhir, berhasil mendongkrak elektabilitasnya. "Survei Mei elektabilitas mencapai 7%. Dan bulan Juni elektabilitas sudah mencapai 12%," jelas Sandi. hal ini pun diperkuat oleh hasil salah satu lembaga survey swasta lokal, berikut penjelasannya:
SANDI UNO


Direktur Survey & Polling Indonesia (SPIN) Igor Dirgantara dalam public expose hasil poling 

SPIN menyatakan, lembaganya menggelar riset telepolling tentang kandidat yang menyatakan minat dan niatnya maju di Pilgub DKI Jakarta 2017. Hasilnya, pejawat (incumbent) Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengungguli calon lainnya (34,1 persen).
Lalu, disusul Sandiaga Uno (15,2 persen), Yusril Ihza Mahendra (14,7 persen), Adhyaksa Dault (11,2 persen), Abraham Lunggana (10,7 persen), dan Sjafrie Sjamsoeddin (9,5 persen). "Riset telepolling ini fokus menanyakan kepada responden terkait siapa figur yang paling populer dan cocok memimpin Jakarta 2017," kata Igor dalam siaran, Selasa (21/6).
Riset dilaksanakan tanggal 10-15 Juni 2016 dengan mengambil 500 responden pengguna telepon di lima wilayah DKI Jakarta, minus Kepulauan Seribu secara acak dari buku telepon PT Telkom. Adapun tingkat kesalahan plus minus 4,5 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.
Menurut Igor, ada temuan menarik dalam riset SPIN kali ini, yaitu popularitas Sandiaga Uno merangkak naik signifikan. Itu lantaran pengusaha muda sukses tersebut gencar bersosialisasi mengunjungi berbagai lapisan masyarakat di Jakarta. "Warga Jakarta semakin mengenal sosok Sandi Uno," kata Igor.
SANDI UNO

#TuntasIkhlas #PilihYangBaik #DemokrasiSejuk #CalonGubenurDKIJAKARTA #PolikusMudaIndonesia

Rabu, 22 Juni 2016

Sandi Uno Buka Bersama Prabowo, Begini Jawaban Prabowo Soal Cagub DKI Jagoan Gerindra

Suasana akrab dan mesra antara Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dengan calon gubernur DKI Sandiaga Uno terlihat saat Prabowo menghadiri buka puasa Partai Gerindra  di Gedung Serba Guna Rumah Jabatan Anggota DPR RI, di Kalibata, Jakarta, Rabu (22/06/2016).

Sandiaga Uno adalah nama yang digadang-gadang Gerindra untuk bersaing mengalahkan Ahok pada Pilkada Jakarta Februari 2017 mendatang.

Sandiaga terlihat duduk bersebelahan dengan Prabowo saat acara buka bersama. Tampak Juga petinggi Gerindra lainnya seperti sekjen Partai Gerindra, Ahmad Muzani dan Djoko Santoso.

SANDI UNO

Usai acara buka bersama tersebut, Prabowo yang ditanya soal calon Gerindra untuk Pilkada DKI 2017, mengatakan masih menunggu usulan dari DPD Gerindra Jakarta.

"Prosesnya dari bawah. Nanti saya tunggu tiga nama dari DPD Gerindra Jakarta. Nama-namanya tanya ke ketuanya," kata Prabowo.


Nanum demikian, Prabowo sempat memuji bahwa Sandiaga merupakan salah satu kader terbaik partainya. "Pak Sandi adalah salah satu putra terbaik dari Indonesia dan putra terbaik dari Gerindra," jawabnya.
#TuntasIkhlas #PilihYangBaik #CalonGubenur

Senin, 20 Juni 2016

Sandi Uno Prediksi Soal Dinamika lapangan Pekerjaan

Bakal calon Gubernur DKI Jakarta Sandiaga S Uno mengaku telah mengingatkan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, agar lebih fokus menciptakan lapangan pekerjaan.
Pasalnya, enam bulan ke depan kata pria yang akrab disapa Sandi ini, gelombang pengangguran bakal terjadi. Melihat kondisi perekonomian secara global yang terus menurun, termasuk di DKI Jakarta.

"Hari ini saya bisa prediksi, enam bulan lagi isunya pengangguran. Saya melihat gelombang pengangguran. Saya ingatkan, gubernur harus lebih fokus menciptakan lapangan pekerjaan," ujar Sandi Politikus Muda Indonesia, Minggu (19/6) petang.
Calon Gubernur DKI 2017 ini mengaku prediksinya tak sekadar opini semata. Namun, didasari hasil pengamatan yang selama ini dilakukan oleh timnya terkait permasalahan-permasalahan ‎yang dialami masyarakat. Contohnya seperti harga sembako yang melonjak naik, sejak awal Ramadan kemarin.

SANDI UNO CALON GUBERNUR DKI 2017


‎"Kami lakukan tracking poll sekali sebulan, tapi tidak merilis (kepada media,red). Misalnya yang kami cermati harga sembako, sudah kami petakan sejak enam bulan lalu. Sudah kami ingatkan gubernur," tutur Sandi.
Menurut Sandi, harga sembako bisa melambung karena dipengaruhi cuaca dan pasokan. Selain itu juga rantai distribusi yang terlalu panjang. Karena itu, penting untuk membangun kesejahteraan masyarakat.


"Jadi sangat disayangkan, warga DKI kelas menengah ke bawah dirugikan.‎ Tiga bulan terakhir, khususnya 1,5 bulan menuju Ramadan, masalah kemacetan juga semakin akut, pemerintah gagal," sebutnya. .


#TuntasIkhlas #PiliYangBaik #CalonGubernurDKI #2017

Minggu, 19 Juni 2016

Optimis Dalam Cagub DKI 2017 dari Gerindra, Ini Lah Sandi Uno Pilihan “08”

Sandiaga Ugo optimis menjadi pilihan utama Partai Gerindra sebagai cagub DKI Jakarta 2017 mengungguli kedua kandidat kuat lainnya. Dua kandidat lainnya yakni, Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Profesor Yusril Ihza Mahendra dan mantan Wakil Menteri Pertahanan Letjen (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin.

"Kita lihat akhir bulan nanti. Setelah itu kita akan bangun koalisi," ucapnya yakin saat menyambangi warga Pekojan, Tambora, Jakarta Barat, Sabtu (18/6).

Sandiaga mengungkapkan, Gerindra memang telah berencana untuk mendeklarasikan calon gubernur DKI pasca hari raya Idul Fitri.
SANDI UNO POLITIKUS MUDA INDONESIA


Terlepas dari itu, pengusaha yang juga kader Gerindra ini menjelaskan perkembangan politik di partainya berjalan baik dan positif.


Sandiaga juga tidak terkejut sama sekali begitu mendengar dua nama kandidat yang bakal diusung partainya Prabowo Subianto tersebut. Bahkan, menurut dia, kedua seniornya itu merupakan tokoh-tokoh yang hebat dan berkelas internasional.

"Pak Yusril, seorang profesor dan pakar hukum tata negara. Lalu, Pak Sjafrie merupakan tokoh militer, bekas Pangdam Jaya, sangat mempuni dibidangnya. Dua-duanya berkelas internasional," puji Uno.

Seperti diketahui, DPP Partai Gerindra, telah mengerucutkan tiga nama bakal calon. Dua nama dari internal partai yaitu pengusaha Sandiaga Uno dan mantan Wakil Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin.

Sedangkan, satu tokoh dari eksternal Gerindra, muncul nama Yusril Ihza Mahendra. 

Siapakah yang akan dipilih Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto untuk maju menantang petahana Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama? Hanya waktu yang tahu. 

Rabu, 15 Juni 2016

Sandi Uno Mengucapkan selamat kepada Basuki (Ahok)

Bakal calon gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menanggapi bertambahnya dukungan dari partai politik untuk bakal calon petahana Basuki Tjahaja Purnama aliasAhok. Menurut Sandiaga Politkus Muda Indonesia, dukungan Partai Golkar untuk Ahok merupakan suatu hal positif.

"Alhamdulillah, saya ucapkan selamat. Saya belum baca, tapi kalau memang benar, saya ucapkan selamat Pak Basuki," ujar Sandiaga, di Bukit Duri, Selasa (14/6/2016).
Sandiaga mengatakan partai politik telah mengambil langkah tepat dengan memberikan dukungan kepada Ahok.
SANDI UNO
Ia menilai masalah-masalah di Jakarta hanya bisa diselesaikan dengan kerja sama efektif antara gubernur dengan partai politik yang mewakili rakyat di DPRD.
"Kalau makin banyak partai mendukung beliau berarti makin melegitimasi ke depannya, karena pembangunan Jakarta akan melibatkan begitu banyak pihak," ujarnya.

Sandiaga sebelumnya telah memprediksi bahwa parpol pada akhirnya akan mendukung Ahok.

Selasa, 14 Juni 2016

Calon Gubernur DKI Sandi Uno Belajar Makna Quran Surat Al-Insyirah dari Kegagalan Bisnisnya

Semasa kuliah MBA, Calon Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno sempat mendapat tugas study case tentang satu grup usaha di Finlandia bernama Nokia. Semula Nokia merupakan perusahaan yang mengeksploitasi hasil hutan untuk pulp (bubur kertas).
Pada tahun 1970, pemerintah Finlandia mengeluarkan peraturan yang membatasi eksploitasi bahan mentah. Perusahaan Finlandia hanya boleh mengekspor barang-barang yang sudah diolah dan memiliki nilai tambah.
SANDI UNO
Jika dilihat secara sepintas, peraturan ini tampak mengancam dan memberatkan Nokia. Perusahaan Finlandia tak bisa lagi mengekspor pulp. Namun manajemen Nokia melihat dari sisi yang berbeda. Nokia melihat adanya peluang dalam bisnis peralatan elektronik, terutama telepon genggam.
Fokus Nokia dalam bisnis telepon genggam membuat perusahaan ini tumbuh sangat pesat, bahkan sempat menguasai pasar hingga pertengahan dekade lalu.
Memang dalam beberapa tahun terakhir Nokia tidak melihat perubahan tren industri telepon genggam hingga penjualannya terus turun hingga akhirnya bisnis telepon genggam diakuisisi oleh Microsoft. Walau begitu, kita bisa belajar banyak dari tindakan Nokia pada tahun 70-an: memandang kesulitan sebagai peluang.
Setiap orang akan menghadapi kesulitan. Hal yang bisa kita kendalikan adalah sikap kita terhadap kesulitan tersebut. Sandiaga Uno belajar tentang pola pikir menghadapi kesulitan saat krisis ekonomi tahun 1997.
salah satu calon Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno dipecat dari pekerjaan karena perusahaan bangkrut. Saat itu sangat sulit untuk mencari pekerjaan baru. “Kalau saya melamar di 10 perusahaan, mungkin 15 perusahaan menolak lamaran saya,” kata Sandi sembari tertawa.
Andai Sandiaga Uno melihat kesulitan ini sebagai ancaman, memandang kondisi sebagai hal yang benar-benar negatif. Namun dia mencoba memilih untuk melihatnya sebagai peluang. Tidak mudah baginya untuk menjalani keseharian saat itu. Satu-satunya pilihan saat itu adalah merintis usaha sendiri.
Bersama teman SMA-nya, Rosan P. Roeslani, Sandiaga Uno membuka usaha konsultasi finansial, terutama untuk restrukturisasi keuangan. Masa-masa ini benar-benar sulit, seperti berjalan menyusuri lorong yang gelap. Banyak yang meragukan kemampuan mereka.
Calon-calon kliennya pengusaha yang sudah memiliki pengalaman usaha lebih dari 20 tahun sementara Sandiaga Uno dan rekannya baru 28 tahun. Namun mereka tahu perusahaan-perusahaan ini bermasalah dalam hal keuangan. Sandi percaya kalau dia dan Rosan bisa mengatasi masalah ini.
Sandiaga Uno yang kini adalah Politkus Muda Indonesia ditolak bertemu oleh 17 klien pertamanya, hingga akhirnya Sandiaga Uno mendapat kesempatan untuk bertemu dengan Pak Dahlan Iskan. Salah satu perusahaan properti yang berada di grupnya memiliki masalah keuangan, Sandi menawarkan untuk membantu melalui jasa restrukturisasi.

Sandiaga Uno memahami bahwa Dahlan Iskan sangat sibuk hingga akhirnya dia meminta waktu presentasi selama perjalanan Pak Dahlan keluar dari kantornya. Untunglah beliau mengiyakan. Sandiaga Uno hanya punya waktu sekitar 3 menit untuk meyakinkan beliau bahwa dia mampu merestrukturisasi keuangan salah satu perusahaan yang beliau pegang. Dalam bisnis, presentasi singkat ini biasa disebut elevator pitch.
Sebenarnya saat itu Sandiaga Uno sudah menyiapkan proposal, tentang bagaimana perusahaannya mampu mengatasi permasalahan keuangan perusahaan tersebut. Namun pasti tak akan sempat kalau menjelaskan isi proposal.
Secara singkat, Sandiaga Uno menawarkan, “Kami mampu merestrukturisasi keuangan salah satu perusahaan Bapak dalam waktu 3 bulan ke depan. Kami bersedia hanya dibayar jika proses restrukturisasi berhasil. No cure no pay.”

Pak Dahlan agak terperanjat mendengar proposal yang Sandiaga Uno ajukan. “Jadi kamu mau bekerja tanpa dibayar?” respon Pak Dahlan. “Iya, tapi kalau berhasil Bapak bayar saya,” jawab Sandiaga Uno. Proposal ini akhirnya diterima juga dan perusahaannya, Rekapital Advisors, mendapat klien pertama. Ini terjadi kira-kira 6 bulan setelah perusahaan didirikan.
Tiga bulan kemudian proses restrukturisasi ini berhasil dieksekusi. Sandi mendapat secercah harapan atas usahanya. Bukti pembayaran konsultasi sebesar sepuluh juta rupiah yang ia dapat saat itu masih disimpan di kantornya. Setiap kali Sandiaga Uno merasa down, secarik kertas ini yang menguatkan tekadnya.
Masa sewaktu Sandiaga Uno memulai usaha adalah masa-masa sulit. Mungkin ini juga yang dialami Nokia saat bisnis pulp-nya dilarang oleh pemerintah Finlandia. Namun ada pelajaran berharga yang ia dapat.
Sandiaga Uno jadi lebih memahami salah satu surat dalam Al-Quran. “Dalam surat Al Insyirah, Allah berfirman, ‘Setiap kesulitan disertai kemudahan, setiap kesulitan disertai kemudahan.’ Kesulitan pasti diapit oleh kemudahan,” ujar Sandiaga Uno dalam satu kesempatan.
“Kesulitan itu ibarat 2 sisi mata uang, bisa menjadi ancaman atau menjadi peluang. Orang-orang yang melihat kesulitan sebagai peluang dan bekerja untuk mengatasinya akan menikmati kemudahan yang hadir di baliknya,” kata Sandiaga Uno Calon Gubernur DKI Jakarta melanjutkan.