Tampilkan postingan dengan label #Tuntasikhlas. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label #Tuntasikhlas. Tampilkan semua postingan

Selasa, 19 Juli 2016

Safari ke Kawasan Kota Tua, Sandi Uno dibilang "Pengganti Ahok"


Di tengah hujan deras yang mengguyur Ibu Kota malam ini, bakal calon gubernur DKI JakartaSandiaga Uno asyik safari ke kawasan Kota Tua, Minggu (17/7/2016). Mengajak belasan relawan dan tim Sosialisasinya, Sandiaga naik bus transjakarta dari Blok M untuk menuju ke Kota Tua.

Ramainya rombongan Sandi Uno menarik perhatian pengunjung lainnya. "Eh itu penggantinya Ahok ya? Gubernur baru?" sahut seorang ibu-ibu di Taman Fatahillah, Minggu.
Sontak pengunjung terutama pedagang kaki lima (PKL) bersahut-sahutan menyebut, "Ganti Ahok!". Mereka yang bersalaman dengan Sandiaga mengeluhkan usaha mereka yang tidak menentu karena ancaman penggusuran.
Mereka berjualan macam-macam mulai dari kacamata, perhiasan, aksesoris ponsel, hingga jasa ramalan tarot. Sandiaga yang sibuk menyapa dan berfoto bersama warga pun hanya tersenyum mengamini doa para PKL Kota Tua.

"Ahok ganti, kami dukung yang mau menata PKL, daripada sekarang kami dikejar-kejar Satpol PP," kata Linda, seorang PKL.
Sandiaga menanggapi Linda dan pedagang lainnya yang mendoakan agar Sandiaga menjadi gubernur, dengan berterima kasih. Para PKL pun memuji Sandiaga yang turun ke warga dan tidak seperti Gubernur Basuki Tjahaja Purnama yang dianggap abai kepada pedagang.

Sandi menilai permasalahan PKL di Kota Tua dapat diatasi jika dipimpin dan diatur dengan baik. Di Kota Tua, ratusan PKL tidak terdaftar di bawah Dinas UMKM DKI Jakarta. Hanya sedikit yang diakui dan membayar retribusi, sehingga ratusan lain harus siap diusir Satpol PP.
Sandi uno

"Kalau ditata pendapatannya bisa naik tiga kali lipat. Kuncinya leadership, bagaimana mengatur PKL supaya lebih terberdayakan. Supaya semuanya merasakan kalau PKL itu jadi tulang punggung dan urat nadi perekonomian," ujarnya.

Politikus Muda Indonesia ini masuk dalam bursa penjaringan gubernur DKI Jakarta di Partai Gerindra, dan juga mendaftar di parpol lainnya.

Sandiaga saat ini masih menunggu Ketua Umum Prabowo Subianto untuk mengumumkan kandidat yang akan diusungnya baik itu Sandiaga, Sjafrie Sjamsoeddin, atau Yusril Ihza Mahendra. (Kompas.com)

#TuntasIkhlas #PilihYangBaik #CalonGubernur #PolitikusMudaIndonesia #PolitisiMudaGerindra

Sabtu, 16 Juli 2016

Sandi Uno Optimis menungu hasil putusan dari gerindra

Sandi Uno

Bakal calon Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Salahudin Uno atau sering disapa Sandi Uno mengatakan, waktu penentuan bakal calon Gubernur yang akan didukung dan diusung Partai Gerindra tinggal tiga Minggu lagi. Sandi mengaku tak memiliki beban sama sekali apakah nantinya benar-benar diusung Gerindra menjadi calon wakil gubernur atau tidak.
"Ini hampir 3 minggu menuju penentuan Gerindra (dukungan Gerindra untuk bakal calon Gubernur yang diusung)," kata Sandi Uno di poskonya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa 12 Juli 2016.

Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra ini menegaskan, tidak mempunyai beban dalam berikhtiar menuju Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) DKI Jakarta tahun 2017 mendatang.

"Enggak ada beban, nothing to lose. Saya akan berjuang sampai betul-betul keputusan dari Gerindra," ungkapnya.

Selain itu, dia akan terus turun ke masyarakat untuk menunjukkan ketulusan, keikhlasan dan keseriusan untuk membenahi Jakarta menjadi lebih baik lagi ke depan.
Dia mengungkapkan, keputusan terkait dukungan dari ketua umum dan pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra akan diumumkan pada akhir bulan Juli 2016 ini.

"Akhir bulan Juli keputusan dari Partai Gerindra akan keluar," ujarnya.
Menurut Sandi Uno, terkait rencana pasangan bakal calon gubernur dan bakal calon wakil Gubernur serta koalisi partai akan ditentukan oleh Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Prabowo Subianto.
Sandi Uno


Terkait wacana dia berpasangan dengan Sjafrie Sjamsoeddin, Sandi Uno mengatakan bukan domainnya. Namun dia menyerahkan sepenuhnya keputusan kepada Ketua Umum DPP Partai Gerindra.

"Domain itu di luar kekuasaan saya. Kalau untuk pasang-memasangkan itu kuasa partai dan nanti koalisi sama siapa, saya berikan keleluasaan kepada Pak Prabowo. Buat saya ini murni untuk membuat Jakarta yang lebih baik dan sejahtera. Kalau perintah dari Pak Prabowo seperti itu ya saya jalankan," ungkapnya.

#TuntasIkhlas #PilihYangBaik #CalonGubernur #PolitikusMudaIndonesia #PolitisiMudaGerindra

Jumat, 15 Juli 2016

Kedekatan sandi Uno dan Prabowo, dan keseriusannya dalam Maju DKI 1.

SANDI UNO
 Bakal calon Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menyebut Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto memiliki insting politik positif terhadapnya dalam kontestasi pilkada serentak 2017.

"Saya awalnya tidak yakin juga maju. Tapi saya ingat percakapan awal saya dengan pak Prabowo, beliau bilang insting politiknya sama dengan insting politik tahun 2012 ketika beliau memutuskan mendukung pak Jokowi sebagai calon Gubernur DKI Jakarta," ujar Sandiaga Uno, Jumat (15/7). 

Sandi Uno dan Prabowo
Pada tahun 2012, Gerindra bersama dengan PDI Perjuangan bersama-sama mengusung Joko Widodo dan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sebagai calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta. Kala itu Jokowi dan Ahok terpilih memimpin ibukota.

Sandi Uno Politikus Muda Gerindra mengaku selama enam bulan terakhir diminta Prabowo untuk terus melebarkan sayap relawan dengan cara turun ke konstituen. Sebagai wujud ikhtiar dan loyalitas terhadap partai, Sandiaga mengaku telah terjun menyapa konstituen di 240 kelurahan dari total 267 kelurahan yang ada di seluruh DKI Jakarta.

Sementara itu sejauh ini Gerindra telah mengerucutkan tiga nama yang berpeluang diusung sebagai calon Gubernur DKI Jakarta dalam pilkada serentak 2017 yakni Sandiaga Uno, Wakil Menteri Pertahanan Sjafrie Syamsuddin serta pakar hukum tata negara Yusril Ihza Mahendra.

Sandi Uno Calon Gubernur dari Partai Gerindra mengaku akan patuh terhadap apapun keputusan Prabowo Subianto nantinya. Dia meyakini segala ikhtiar yang dilakukannya selama ini tidak akan sia-sia sekalipun tidak dipilih Gerindra sebagai calon Gubernur DKI Jakarta.

Sandiaga juga menyampaikan bahwa pencalonannya sebagai Gubernur DKI Jakarta bukan lah harga mati. Terbuka kemungkinan dirinya diusung sebagai calon Wakil Gubernur DKI Jakarta oleh Gerindra.


"Mandat saya memang untuk DKI satu, tapi realita seperti apa itu biar pimpinan partai yang menentukan. Saya siap, nomor satu bukan harga mati," kata Sandi.

#TuntasIkhlas #PilihYangBaik #CalonGubernur #PolitikusMudaIndonesia #PolitisiMudaGerindra

Rabu, 13 Juli 2016

Elektabilitas dan Dukungan Meningkat, Sandi Uno DiLirik Banyak Partai.

Spirit Sandi Uno

Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Sandiaga Salahudin Uno mendapat dukungan penuh kelompok ulama untuk maju sebagai Calon Gubernur DKI di PIlkada 2017. Kelompok masyarakat yang tergabung dalam Majelis Pelayan Jakarta (MPJ) siap merekomendasikan ‘jagonya’ itu ke partai politik untuk diusung dalam pesta demokrasi warga Jakarta tersebut.

Dukungan tersebut diungkapkan Ketua Dewan Syura MPJ, Didin Hafidhuddin, bukan tanpa alasan. Pria yang akrab disapa Sandi ini dinilai paling responsif terhadap program MPJ selama ini. “Kami senantiasa mendukung Mas Sandi. Kami berharap, Mas Sandi terus melakukan ikhtiar yang terencana dan terstruktur,” katanya kemarin.

Didin mengatakan, saat ini pihaknya masih sebatas melakukan komunikasi dengan tujuh calon yaitu Sandiaga Uno, Yusril Ihza Mahendra, Adhyaksa Dault, Nurdin Abdullah, Sjafrie Sjamsoedin, Suyoto, dan Yusuf Mansur. Ketujuh nama ini, kata dia, nantinya akan direkomendasikan ke parpol yang memiliki kekuatan di DKI untuk diusung.

Didin menyatakan, kepentingan MPJ dalam Pilkada DKI ini adalah membuktikan ke masyarakat bahwa ada calon gubernur yang berasal dari kalangan muslim yang mampu memimpin Jakarta dan layak untuk dipilih.

“Tidak benar bahwa dikatakan tidak ada pemimpin muslim yang tidak mampu memimpin Jakarta. Kita harus yakin dan percaya diri bahwa banyak calon pemimpin lain,” ujarnya.

Menanggapi dukungan ini Sandiaga Salahudin Uno mengatakan pertemuan dengan MPJ ini adalah untuk mengenal bakal calon gubernur DKI Jakarta yang akan mereka rekomendasikan ke partai politik.

Sandi Uno Erat Dengan Masyarakat


Menangkap Sinyal MPJ Partai PKS mulai menimbang Sandi Uno

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menggodok nama-nama tokoh yang akan diusung pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2017. Ketua DPW PKS DKI Jakarta Syakir Purnomo mengatakan akan terus mempelajari nama-nama bakal calon gubernur DKI yang terus muncul ke publik.
"Nama yang dipertimbangkan adalah Tri Rismaharini (Wali Kota Surabaya), Sjafrie Sjamsoeddin (Mantan Wakil Menteri Pertahanan), Adang Daradjatun (anggota DPR RI), Boy Sadikin (politisi PDI Perjuangan), Triwisaksana (Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta), dan lain-lain," kata Syakir saat dihubungi wartawan, Rabu (13/7/2016).
PKS melihat berbagai kriteria untuk membahas tokoh-tokoh tersebut. Seperti tingkat popularitas, tingkat elektabilitas, kemampuan leadership, manajerial, pengalaman, serta keberpihakan kepada warga.
"PKS terus mempertimbangkan secara matang karena keinginan untuk mempersembahkan pemimpin terbaik bagi Jakarta," kata Syakir.
#TuntasIkhlas #PilihYangBaik #CalonGubernur #PolitikusMudaIndonesia #PolitisiMudaGerindra

Selasa, 12 Juli 2016

Satukan Suara, Para Ulama Jakarta Rekomndasiakan Pilih Sandi Uno.

Sandiaga Uno semakin yakin mengikuti Pilkada DKI Jakarta pada 2017. Hari ini, ia mendapat dukungan dari para ulama yang tergabung dalam Majelis Pelayan Jakarta.

Dipimpin KH Didin Hafidhuddin, para ulama menemui Sandi di posko pemenangan, Jalan Tirtayasa II, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. "Beliau ingin memberikan semangat dan dukungan," kata Sandi, Selasa (12/7/2016).
Menurut Sandi, selama ini para ulama memantau para bakal calon gubernur melalui pemberitaan. Sandi menilai, selama ini ada pemberitaan yang menyebut dirinya tidak didukung ulama.

Kedatangan para ulama ke posko pemenangan menjadi kekuatan Sandi sekaligus membantah pemberitaan itu. Apalagi, Partai Gerindra akan menentukan calon gubernur DKI yang akan diusung dalam waktu dekat.

"Kekuatan doa lebih ampuh dari survei mana pun," tegas Sandi.


Sandi Uno
Sumber

Kenapa Para Ulama Jakarta Rekomendasikan Pilih Sandi Uno ?

Majelis Pelayan Jakarta (MPJ) menetapkan pilihan kandidat yang layak diusung untuk maju di Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta 2017. MPJ merupakan kumpulan para ulama, di antaranya KH Didin Hafidhuddin, Bachtiar Nasir, Ustaz Ahmad Luthfi Fathullah, Ustaz Muhammad Zaitun Rasmin, dan Ustaz Taufan Maulamin.

Tujuh kandidat yang direkomendasikan MPJ adalah mantan Menpora Adhyaksa Dault, Bupati Bantaeng Nurdin Abdullah, Bupati Bojonegoro Suyoto alias Kang Yoto, pakar hukum tata negara Yusril Ihza Mahendra, ulama terkemuka Ustaz Yusuf Mansur, mantan Wamenhan Letjen (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin, dan pengusaha sukses Sandiaga Salahuddin Uno.

"MPJ merekomendasikan Sandiaga Salahuddin Uno sebagai salah satu dari tujuh calon gubernur DKI Jakarta," kata Ketua Dewan Syuro MPJ KH Didin Hafhiduddin saat menggelar pertemuan para ulama bersama Sandiaga Uno di Jalan Tirtayasa 2 Nomor 12 Jakarta, Selasa (12/7).

Menurut dia, para ulama yang tergabung dalam MPJ sepakat untuk memilih Sandiaga Uno sebagai sosok yang layak didukung sebagai gubernur DKI periode 2017-2022. "Doa ulama merupakan yang utama. Alhamdulillah mereka mendoakan," ujarnya.

Sumber #PilihYangBaik #PolitisiMudaGerindra #PolitisiMudaIndonesia #CalonGubernurDKI2017

Senin, 27 Juni 2016

Kerja Keras Sandi Uno Tak Mengecewakan Hasil

Eletabilitas Sandi Uno Naik?
Kandidat penantang Ahok untuk maju di Pilgub DKI Jakarta 2017 perlahan tapi pasti sudah mulai terlihat. Dari sekian calon yang serius dan konsisten bergerak ke bawah menemui warga DKI Jakarta, Sandiaga Uno terlihat paling aktif.
Tak pelak, survei terkini hasil polling Sandiaga Uno mulai hampir menyalip calon petahana, Gubernur Ahok. Survey & Polling Indonesia (SPIN) melakukan riset telepolling terkait beberapa nama yang beredar luas di media sebagai kandidat yang sudah menyatakan niatnya ikut kontestasi Pilkada DKI Jakarta 2017.
Hasilnya, nama Ahok masih mengungguli bakal calon lainnya dengan dukungan 34,1 persen. Namun menyusul di bawahnya Sandiaga Salahuddin Uno meraih hasil 15,2 persen. Sementara Yusril Ihza Mahendra (14,7 persen), Adhyaksa Dault (11,2 persen), Abraham Lunggana (10,7 persen), Safrie Syamsuddin (9,5 persen), dan Hasnaeni Moein (4,6 persen) di peringkat berikutnya.
“Riset telepolling ini fokus menanyakan kepada responden terkait siapa figur yang paling populer dan cocok memimpin Jakarta 2017,” kata Direktur Survey & Polling Indonesia (SPIN) Igor Dirgantara dalam pemaparan hasil polling di Jakarta, Selasa (21/6/2016).
Gerakan perlahan tapi pasti popularitas Sandi Uno yang merangkak naik signifikan di kalangan warga Jakarta. Hal itu seiring dengan giatnya pengusaha muda itu bersosialisasi mengunjungi berbagai lapisan masyarakat ibu kota.
SANDI UNO
“Warga Jakarta semakin mengenal sosok Sandi Uno,” beber Igor.
Menurut dosen FISIP Universitas Jayabaya itu, argumentasi publik soal meningkatnya popularitas Sandi Uno punya alasan.
Pertama, Sandi Uno adalah bakal calon gubernur yang paling rajin blusukan menjumpai warga dari berbagai strata sosial, terutama menengah ke bawah dan pinggiran. Selama lebih dari tiga bulan ini, Sandiaga Uno sudah mengunjungi lebih dari 105 kelurahan yang ada di Jakarta.
“Keseriusan yang dibuktikan dengan kerja nyata adalah poin penting yang dilihat penduduk Jakarta. Peningkatan popularitas dan elektabilitas Sandi Uno berjalan seiring dengan semakin dikenalnya Sandi Uno bagi publik DKI,” jelas Igor.
Kemudian, Sandi Uno juga giat menjalin komunikasi dengan partai politik. Bahkan juga mau mengikuti proses penjaringan yang digelar partai lain selain Gerindra, seperti PDI Perjuangan, Partai Demokrat, Partai Kebangkitan Bangsa, Partai Keadilan Sejahtera, Partai Amanat Nasional, dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).
“Ini menunjukkan fleksibilitasnya sebagai kandidat. Loyalitasnya tidak diragukan lagi. Jakarta membutuhkan pemimpin baru yang setia menuntaskan masa jabatannya sebagai gubernur selama lima tahun,” ujar Igor.
SANDI UNO
Selain itu, lanjutnya, calon yang menarik secara fisik bisa memperoleh suara tiga kali lebih banyak daripada sebaliknya. Terutama dari segmen pemilih pemula dan perempuan. Karena kesan pertama yang bermula dari penampilan fisik seseorang biasanya sulit tergoyahkan.
“Secara teoritis, imej pertama seseorang umumnya didasarkan pada aspek visual. Apalagi pikiran manusia itu terbatas sehingga persepsi pemilih cenderung disaring oleh filter fisiologis. Di antara kandidat lainnya, Sandi Uno paling muda dan good looking,” beber Igor.
Igor menambahkan, riset SPIN dilaksanakan pada 10-15 Juni 2016 melalui telepolling dengan mengambil 500 responden pengguna telepon di lima wilayah DKI Jakarta. Sampel diambil secara acak dari buku telepon PT Telkom.
#TuntasIkhlas #DemokrasiSejuk #PilihYangBaik

Sabtu, 25 Juni 2016

Dukungan Bertubi-tubi dari berbagai etnis Untuk Sandi Uno

Bakal calon Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno, bertemu dengan Persatuan Tionghoa Indonesia Raya (Petir), Jumat malam, 24 Juni 2016. 
Politikus Muda Indonesia Sandiaga Uno menyambut positif dukungan dari Petir. Sandiaga merasa memiliki kesamaan dengan mereka.

SANDI UNO

"Saya melihat ada kesamaan titik, ingin dunia usaha lebih kondusif ke depan. Bagaimana penciptaan lapangan pekerjaan terjadi dan juga kekhawatiran kepada gejolak ekonomi yang sekarang sudah mulai terasa," kata Sandiaga, ketika ditemui di restoran Eka Ria.
Sandiaga berharap, dari pertemuan dengan Petir ini bisa tercipta komunikasi yang lebih hangat dan merapat, termasuk dengan etnis Tionghoa yang ada di Jakarta.

"Dengan keinginan yang dibawa, agar Jakarta dikelola lebih baik  ke depan," ujar Sandiaga.
Menurut Sandiaga, masih ada banyak tuntutan dari warga DKI yang belum terpenuhi, khususnya terkait usaha mikro kecil menengah (UMKM). 
Untuk itu, politikus Partai Gerindra itu mensolusikan akses permodalan yang lebih mudah untuk para pelaku dunia usaha.
SANDI UNO


"Kita akan ada akses permodalan yang lebih kontinyu, ada pelatihan dan dunia usaha lebih kondusif," kata Sandiaga Calon Gubernur DKI Jakarta 2017. (ase)

#TuntasIkhlas #PilihYangBaik #CalonGubernuDKI2017

Kamis, 23 Juni 2016

Kenapa Sandi Uno? Yuk Kita Baca Yang satu Ini

Bakal calon Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengklaim telah didukung 50% warga Jakarta. Data itu merupakan survei bersama tim suksesnya, selama periode bulan Februari sampai Mei.


Pria yang akrab disapa Sandi Uno itu mengklaim popularitasnya semakin meningkat dalam waktu tiga bulan terakhir, sebesar 64%. Hal itu lantaran ia rajin blusukan ke 105 kelurahan di Jakarta.

"Masyarakat yang kenal Sandi Uno merasa pantas bahwa ia layak memimpin Jakarta. Dukungan dan kantung suara lebih dari 50%," kata Sandi Uno dalam acara buka puasa bersama media di Bakoel Coffe, Jalan Cikini Raya, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (20/6/2016).
SANDI UNO


Menurut Sandi Politikus Muda Indonesia, selama ini dirinya dikenal masyarakat Jakarta hanya sebagai sosok yang rendah hati dan dapat dipercaya. Namun, kedepannya ia akan membuktikan kepada masyarakat Jakarta, bahwa ia memiliki kompetensi untuk memimpin Jakarta.


"Enam bulan ke depan saya harus bekerja keras meyakinkan warga Jakarta. Saya akan lebih banyak mengunjungi wilayah Jakarta Barat dan Selatan, selama ini sebarannya hanya di Jakarta Selatan dan Jakarta Pusat," jelas Sandiaga.

Untuk menarik hati warga Jakarta, ia mengatakan akan meniru metode blusukan ala Presiden Joko Widodo. Pasalnya, dari rilis survei internalnya 81,4% warga Jakarta lebih menyukai pemimpin yang suka blusukan.

Terbukti metode blusukan yang ia terapkan dalam beberapa bulan terakhir, berhasil mendongkrak elektabilitasnya. "Survei Mei elektabilitas mencapai 7%. Dan bulan Juni elektabilitas sudah mencapai 12%," jelas Sandi. hal ini pun diperkuat oleh hasil salah satu lembaga survey swasta lokal, berikut penjelasannya:
SANDI UNO


Direktur Survey & Polling Indonesia (SPIN) Igor Dirgantara dalam public expose hasil poling 

SPIN menyatakan, lembaganya menggelar riset telepolling tentang kandidat yang menyatakan minat dan niatnya maju di Pilgub DKI Jakarta 2017. Hasilnya, pejawat (incumbent) Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengungguli calon lainnya (34,1 persen).
Lalu, disusul Sandiaga Uno (15,2 persen), Yusril Ihza Mahendra (14,7 persen), Adhyaksa Dault (11,2 persen), Abraham Lunggana (10,7 persen), dan Sjafrie Sjamsoeddin (9,5 persen). "Riset telepolling ini fokus menanyakan kepada responden terkait siapa figur yang paling populer dan cocok memimpin Jakarta 2017," kata Igor dalam siaran, Selasa (21/6).
Riset dilaksanakan tanggal 10-15 Juni 2016 dengan mengambil 500 responden pengguna telepon di lima wilayah DKI Jakarta, minus Kepulauan Seribu secara acak dari buku telepon PT Telkom. Adapun tingkat kesalahan plus minus 4,5 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.
Menurut Igor, ada temuan menarik dalam riset SPIN kali ini, yaitu popularitas Sandiaga Uno merangkak naik signifikan. Itu lantaran pengusaha muda sukses tersebut gencar bersosialisasi mengunjungi berbagai lapisan masyarakat di Jakarta. "Warga Jakarta semakin mengenal sosok Sandi Uno," kata Igor.
SANDI UNO

#TuntasIkhlas #PilihYangBaik #DemokrasiSejuk #CalonGubenurDKIJAKARTA #PolikusMudaIndonesia

Rabu, 22 Juni 2016

Sandi Uno Buka Bersama Prabowo, Begini Jawaban Prabowo Soal Cagub DKI Jagoan Gerindra

Suasana akrab dan mesra antara Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dengan calon gubernur DKI Sandiaga Uno terlihat saat Prabowo menghadiri buka puasa Partai Gerindra  di Gedung Serba Guna Rumah Jabatan Anggota DPR RI, di Kalibata, Jakarta, Rabu (22/06/2016).

Sandiaga Uno adalah nama yang digadang-gadang Gerindra untuk bersaing mengalahkan Ahok pada Pilkada Jakarta Februari 2017 mendatang.

Sandiaga terlihat duduk bersebelahan dengan Prabowo saat acara buka bersama. Tampak Juga petinggi Gerindra lainnya seperti sekjen Partai Gerindra, Ahmad Muzani dan Djoko Santoso.

SANDI UNO

Usai acara buka bersama tersebut, Prabowo yang ditanya soal calon Gerindra untuk Pilkada DKI 2017, mengatakan masih menunggu usulan dari DPD Gerindra Jakarta.

"Prosesnya dari bawah. Nanti saya tunggu tiga nama dari DPD Gerindra Jakarta. Nama-namanya tanya ke ketuanya," kata Prabowo.


Nanum demikian, Prabowo sempat memuji bahwa Sandiaga merupakan salah satu kader terbaik partainya. "Pak Sandi adalah salah satu putra terbaik dari Indonesia dan putra terbaik dari Gerindra," jawabnya.
#TuntasIkhlas #PilihYangBaik #CalonGubenur

Selasa, 21 Juni 2016

Popularitas Sandiaga Uno Politikus Muda Indonesia Kejar Ahok

Direktur Survey & Polling Indonesia (SPIN) Igor Dirgantara dalam public expose hasil poling menyatakan, lembaganya menggelar riset telepolling tentang kandidat yang menyatakan minat dan niatnya maju di Pilgub DKI Jakarta 2017. Hasilnya, pejawat (incumbent) Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengungguli calon lainnya (34,1 persen).

Lalu, disusul Sandiaga Uno (15,2 persen), Yusril Ihza Mahendra (14,7 persen), Adhyaksa Dault (11,2 persen), Abraham Lunggana (10,7 persen), dan Sjafrie Sjamsoeddin (9,5 persen). "Riset telepolling ini fokus menanyakan kepada responden terkait siapa figur yang paling populer dan cocok memimpin Jakarta 2017," kata Igor dalam siaran, Selasa (21/6).

Riset dilaksanakan tanggal 10-15 Juni 2016 dengan mengambil 500 responden pengguna telepon di lima wilayah DKI Jakarta, minus Kepulauan Seribu secara acak dari buku telepon PT Telkom. Adapun tingkat kesalahan plus minus 4,5 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.
SANDI UNO

Menurut Igor, ada temuan menarik dalam riset SPIN kali ini, yaitu popularitas Sandiaga Uno merangkak naik signifikan. Itu lantaran pengusaha muda sukses tersebut gencar bersosialisasi mengunjungi berbagai lapisan masyarakat di Jakarta. "Warga Jakarta semakin mengenal sosok Sandi Uno," kata Igor.

Dosen FISIP Universitas Jayabaya itu kemudian menjelaskan argumentasi publik soal meningkatnya popularitas Sandiaga Uno ini. Pertama, Sandi Uno adalah calon gubernur DKI 2017 yang paling rajinblusukan menjumpai warga DKI dari berbagai strata sosial, terutama menengah ke bawah dan pinggiran.

Selama lebih dari tiga bulan ini, Sandi Uno sudah mengunjungi lebih dari 105 kelurahan yang ada di Jakarta. "Keseriusan yang dibuktikan dengan kerja nyata adalah poin penting yang dilihat penduduk Jakarta. Peningkatan popularitas dan elektabilitas Sandi Uno berjalan seiring dengan semakin dikenal publik DKI," kata Igor.

Kedua, Sandi Uno juga giat menjalin komunikasi dengan partai politik. Bahkan Sandi juga mau mengikuti penjaringan (fit & proper test) parpol di luar Gerindra, seperti PDIP, Demokrat, PKB, PKS, PAN, dan PPP. "Ini menunjukkan fleksibilitasnya sebagai kandidat. Loyalitasnya tidak diragukan lagi. Jakarta membutuhkan pemimpin baru yang setia menuntaskan masa jabatannya sebagai Gubernur selama lima tahun," katanya.


Ketiga, calon yang menarik secara fisik bisa memperoleh suara tiga kali lebih banyak daripada sebaliknya, terutama dari segmen pemilih pemula dan perempuan. Karena kesan pertama yang bermula dari penampilan fisik seseorang biasanya sulit tergoyahkan. "Di antara kandidat lainnya, Sandi Uno paling muda dan good looking," ujarnya.
SUMBER

Senin, 20 Juni 2016

Sandi Uno Prediksi Soal Dinamika lapangan Pekerjaan

Bakal calon Gubernur DKI Jakarta Sandiaga S Uno mengaku telah mengingatkan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, agar lebih fokus menciptakan lapangan pekerjaan.
Pasalnya, enam bulan ke depan kata pria yang akrab disapa Sandi ini, gelombang pengangguran bakal terjadi. Melihat kondisi perekonomian secara global yang terus menurun, termasuk di DKI Jakarta.

"Hari ini saya bisa prediksi, enam bulan lagi isunya pengangguran. Saya melihat gelombang pengangguran. Saya ingatkan, gubernur harus lebih fokus menciptakan lapangan pekerjaan," ujar Sandi Politikus Muda Indonesia, Minggu (19/6) petang.
Calon Gubernur DKI 2017 ini mengaku prediksinya tak sekadar opini semata. Namun, didasari hasil pengamatan yang selama ini dilakukan oleh timnya terkait permasalahan-permasalahan ‎yang dialami masyarakat. Contohnya seperti harga sembako yang melonjak naik, sejak awal Ramadan kemarin.

SANDI UNO CALON GUBERNUR DKI 2017


‎"Kami lakukan tracking poll sekali sebulan, tapi tidak merilis (kepada media,red). Misalnya yang kami cermati harga sembako, sudah kami petakan sejak enam bulan lalu. Sudah kami ingatkan gubernur," tutur Sandi.
Menurut Sandi, harga sembako bisa melambung karena dipengaruhi cuaca dan pasokan. Selain itu juga rantai distribusi yang terlalu panjang. Karena itu, penting untuk membangun kesejahteraan masyarakat.


"Jadi sangat disayangkan, warga DKI kelas menengah ke bawah dirugikan.‎ Tiga bulan terakhir, khususnya 1,5 bulan menuju Ramadan, masalah kemacetan juga semakin akut, pemerintah gagal," sebutnya. .


#TuntasIkhlas #PiliYangBaik #CalonGubernurDKI #2017

Minggu, 19 Juni 2016

Optimis Dalam Cagub DKI 2017 dari Gerindra, Ini Lah Sandi Uno Pilihan “08”

Sandiaga Ugo optimis menjadi pilihan utama Partai Gerindra sebagai cagub DKI Jakarta 2017 mengungguli kedua kandidat kuat lainnya. Dua kandidat lainnya yakni, Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Profesor Yusril Ihza Mahendra dan mantan Wakil Menteri Pertahanan Letjen (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin.

"Kita lihat akhir bulan nanti. Setelah itu kita akan bangun koalisi," ucapnya yakin saat menyambangi warga Pekojan, Tambora, Jakarta Barat, Sabtu (18/6).

Sandiaga mengungkapkan, Gerindra memang telah berencana untuk mendeklarasikan calon gubernur DKI pasca hari raya Idul Fitri.
SANDI UNO POLITIKUS MUDA INDONESIA


Terlepas dari itu, pengusaha yang juga kader Gerindra ini menjelaskan perkembangan politik di partainya berjalan baik dan positif.


Sandiaga juga tidak terkejut sama sekali begitu mendengar dua nama kandidat yang bakal diusung partainya Prabowo Subianto tersebut. Bahkan, menurut dia, kedua seniornya itu merupakan tokoh-tokoh yang hebat dan berkelas internasional.

"Pak Yusril, seorang profesor dan pakar hukum tata negara. Lalu, Pak Sjafrie merupakan tokoh militer, bekas Pangdam Jaya, sangat mempuni dibidangnya. Dua-duanya berkelas internasional," puji Uno.

Seperti diketahui, DPP Partai Gerindra, telah mengerucutkan tiga nama bakal calon. Dua nama dari internal partai yaitu pengusaha Sandiaga Uno dan mantan Wakil Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin.

Sedangkan, satu tokoh dari eksternal Gerindra, muncul nama Yusril Ihza Mahendra. 

Siapakah yang akan dipilih Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto untuk maju menantang petahana Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama? Hanya waktu yang tahu. 

Kamis, 16 Juni 2016

Ku tunggu janjimu Pak Sandi Uno Calon Gubernur DKI Jakarta 2017, Ujar warga Cilandak.

Bakal calon Gubernur DKI Jakarta 2017 Sandiaga Salahudin Uno memberikan materi pendidikan pengelolaan keuangan kepada warga Kelurahan Cilandak Barat, Cilandak, Jakarta Selatan, Kamis, 16 Juni 2016.
"Alhamdulillah hari ini kami diberikan kesempatan untuk memberikan pelatihan kepada ibu-ibu di Kelurahan Cilandak Barat," kata Sandi Uno, sapaan Sandiaga Uno, di Cilandak Barat, Cilandak, Jakarta Selatan. 
Peserta pelatihan didominasi ibu-ibu pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) tersebut. Mereka memilliki usaha beragam. Ada yang bergerak di bidang kuliner, fashion, jasa perdagangan. Namun mereka mengalami kesulitan lantaran melonjaknya harga pokok.
"Kami memberitahukan mereka bagaimana melakukan penghematan. Bagaimana membeli sesuai kebutuhan bukan sesuai dengan keinginan," ujar Politikus Muda Indonesia.

SANDI UNO

Menurut Calon Gubernur DKI Jakarta 2017 ini, rata-rata UKM menyerap banyak tenaga kerja, khususnya para ibu. Sejumah 99 persen penyerapan lapangan pekerjaan di DKI Jakarta dan Indonesia ada pada ibu-ibu. Sebab, mereka rata-rata mempekerjakan antara 2-4 orang.
"Ini harus ada suatu program yang konkret untuk membantu mereka. Peningkatan SDM (sumber daya manusia) mereka dan membantu akses permodalan," kata Sandiaga.
Sandi Uno akan mendorong sektor permodalan untuk UKM agar berkembang. "Kami mendorong sebuah program jasa keuangan di mana mungkin mereka bisa tersentuh dari koperasi dan lembaga keuangan mikro," ujarnya. 

Usai memberikan materi pelatihan, Sandi sempat mendapat celetukan dari warga. "Ku tunggu janjimu Pak Sandi," ujar salah satu warga seraya bercanda.
http://metro.news.viva.co.id/news/read/786064-sandiaga-uno-ajarkan-warga-cilandak-kelola-keuangan

Rabu, 15 Juni 2016

Sandi Uno Mengucapkan selamat kepada Basuki (Ahok)

Bakal calon gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menanggapi bertambahnya dukungan dari partai politik untuk bakal calon petahana Basuki Tjahaja Purnama aliasAhok. Menurut Sandiaga Politkus Muda Indonesia, dukungan Partai Golkar untuk Ahok merupakan suatu hal positif.

"Alhamdulillah, saya ucapkan selamat. Saya belum baca, tapi kalau memang benar, saya ucapkan selamat Pak Basuki," ujar Sandiaga, di Bukit Duri, Selasa (14/6/2016).
Sandiaga mengatakan partai politik telah mengambil langkah tepat dengan memberikan dukungan kepada Ahok.
SANDI UNO
Ia menilai masalah-masalah di Jakarta hanya bisa diselesaikan dengan kerja sama efektif antara gubernur dengan partai politik yang mewakili rakyat di DPRD.
"Kalau makin banyak partai mendukung beliau berarti makin melegitimasi ke depannya, karena pembangunan Jakarta akan melibatkan begitu banyak pihak," ujarnya.

Sandiaga sebelumnya telah memprediksi bahwa parpol pada akhirnya akan mendukung Ahok.

Selasa, 14 Juni 2016

Calon Gubernur DKI Sandi Uno Belajar Makna Quran Surat Al-Insyirah dari Kegagalan Bisnisnya

Semasa kuliah MBA, Calon Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno sempat mendapat tugas study case tentang satu grup usaha di Finlandia bernama Nokia. Semula Nokia merupakan perusahaan yang mengeksploitasi hasil hutan untuk pulp (bubur kertas).
Pada tahun 1970, pemerintah Finlandia mengeluarkan peraturan yang membatasi eksploitasi bahan mentah. Perusahaan Finlandia hanya boleh mengekspor barang-barang yang sudah diolah dan memiliki nilai tambah.
SANDI UNO
Jika dilihat secara sepintas, peraturan ini tampak mengancam dan memberatkan Nokia. Perusahaan Finlandia tak bisa lagi mengekspor pulp. Namun manajemen Nokia melihat dari sisi yang berbeda. Nokia melihat adanya peluang dalam bisnis peralatan elektronik, terutama telepon genggam.
Fokus Nokia dalam bisnis telepon genggam membuat perusahaan ini tumbuh sangat pesat, bahkan sempat menguasai pasar hingga pertengahan dekade lalu.
Memang dalam beberapa tahun terakhir Nokia tidak melihat perubahan tren industri telepon genggam hingga penjualannya terus turun hingga akhirnya bisnis telepon genggam diakuisisi oleh Microsoft. Walau begitu, kita bisa belajar banyak dari tindakan Nokia pada tahun 70-an: memandang kesulitan sebagai peluang.
Setiap orang akan menghadapi kesulitan. Hal yang bisa kita kendalikan adalah sikap kita terhadap kesulitan tersebut. Sandiaga Uno belajar tentang pola pikir menghadapi kesulitan saat krisis ekonomi tahun 1997.
salah satu calon Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno dipecat dari pekerjaan karena perusahaan bangkrut. Saat itu sangat sulit untuk mencari pekerjaan baru. “Kalau saya melamar di 10 perusahaan, mungkin 15 perusahaan menolak lamaran saya,” kata Sandi sembari tertawa.
Andai Sandiaga Uno melihat kesulitan ini sebagai ancaman, memandang kondisi sebagai hal yang benar-benar negatif. Namun dia mencoba memilih untuk melihatnya sebagai peluang. Tidak mudah baginya untuk menjalani keseharian saat itu. Satu-satunya pilihan saat itu adalah merintis usaha sendiri.
Bersama teman SMA-nya, Rosan P. Roeslani, Sandiaga Uno membuka usaha konsultasi finansial, terutama untuk restrukturisasi keuangan. Masa-masa ini benar-benar sulit, seperti berjalan menyusuri lorong yang gelap. Banyak yang meragukan kemampuan mereka.
Calon-calon kliennya pengusaha yang sudah memiliki pengalaman usaha lebih dari 20 tahun sementara Sandiaga Uno dan rekannya baru 28 tahun. Namun mereka tahu perusahaan-perusahaan ini bermasalah dalam hal keuangan. Sandi percaya kalau dia dan Rosan bisa mengatasi masalah ini.
Sandiaga Uno yang kini adalah Politkus Muda Indonesia ditolak bertemu oleh 17 klien pertamanya, hingga akhirnya Sandiaga Uno mendapat kesempatan untuk bertemu dengan Pak Dahlan Iskan. Salah satu perusahaan properti yang berada di grupnya memiliki masalah keuangan, Sandi menawarkan untuk membantu melalui jasa restrukturisasi.

Sandiaga Uno memahami bahwa Dahlan Iskan sangat sibuk hingga akhirnya dia meminta waktu presentasi selama perjalanan Pak Dahlan keluar dari kantornya. Untunglah beliau mengiyakan. Sandiaga Uno hanya punya waktu sekitar 3 menit untuk meyakinkan beliau bahwa dia mampu merestrukturisasi keuangan salah satu perusahaan yang beliau pegang. Dalam bisnis, presentasi singkat ini biasa disebut elevator pitch.
Sebenarnya saat itu Sandiaga Uno sudah menyiapkan proposal, tentang bagaimana perusahaannya mampu mengatasi permasalahan keuangan perusahaan tersebut. Namun pasti tak akan sempat kalau menjelaskan isi proposal.
Secara singkat, Sandiaga Uno menawarkan, “Kami mampu merestrukturisasi keuangan salah satu perusahaan Bapak dalam waktu 3 bulan ke depan. Kami bersedia hanya dibayar jika proses restrukturisasi berhasil. No cure no pay.”

Pak Dahlan agak terperanjat mendengar proposal yang Sandiaga Uno ajukan. “Jadi kamu mau bekerja tanpa dibayar?” respon Pak Dahlan. “Iya, tapi kalau berhasil Bapak bayar saya,” jawab Sandiaga Uno. Proposal ini akhirnya diterima juga dan perusahaannya, Rekapital Advisors, mendapat klien pertama. Ini terjadi kira-kira 6 bulan setelah perusahaan didirikan.
Tiga bulan kemudian proses restrukturisasi ini berhasil dieksekusi. Sandi mendapat secercah harapan atas usahanya. Bukti pembayaran konsultasi sebesar sepuluh juta rupiah yang ia dapat saat itu masih disimpan di kantornya. Setiap kali Sandiaga Uno merasa down, secarik kertas ini yang menguatkan tekadnya.
Masa sewaktu Sandiaga Uno memulai usaha adalah masa-masa sulit. Mungkin ini juga yang dialami Nokia saat bisnis pulp-nya dilarang oleh pemerintah Finlandia. Namun ada pelajaran berharga yang ia dapat.
Sandiaga Uno jadi lebih memahami salah satu surat dalam Al-Quran. “Dalam surat Al Insyirah, Allah berfirman, ‘Setiap kesulitan disertai kemudahan, setiap kesulitan disertai kemudahan.’ Kesulitan pasti diapit oleh kemudahan,” ujar Sandiaga Uno dalam satu kesempatan.
“Kesulitan itu ibarat 2 sisi mata uang, bisa menjadi ancaman atau menjadi peluang. Orang-orang yang melihat kesulitan sebagai peluang dan bekerja untuk mengatasinya akan menikmati kemudahan yang hadir di baliknya,” kata Sandiaga Uno Calon Gubernur DKI Jakarta melanjutkan.