Tampilkan postingan dengan label #Baca. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label #Baca. Tampilkan semua postingan

Selasa, 06 September 2016

Sandi Uno semakin menguat dibursa Cagub DKI

Sandi Uno

 Ketua DPD Gerindra DKI Mohamad Taufik bersama Partai Kebangkitan Bangsa dan Partai Demokrat wilayah DKI menyepakati hanya membawa dua nama yang akan diberkikan ke Sandiaga Uno. Nantinya, Sandiaga Uno diberi keleluasan siapa yang akan maju mendampinginya di Pilgub DKI 2017.

Dua nama tersebut yaitu Sekda DKI Jakarta Saefullah dan Deputi Gubernur bidang pariwisata dan kebudayaan Sylviana Murni. Sementara satu nama yaitu Bupati Batang Yoyok Riyo Sudibyo digugurkan karena tidak hadir pada Senin 5 September 2016 malam meski undangan sudah diberikan.

"Begini, Pak Yoyok kan enggak siap. Jadi dua nama saja. Abis ini kami merumuskan hasil rumusan dan kami serahkan kepada Sandi pilihannya. Insya Allah dalam waktu dekat," ujar Taufik, Selasa (6/9/2016).

Saat ditanya siapakah yang akan berpeluang, Saefullah masih harus berkoordinasi dengan PKB dan Demokrat. "Ya nanti, kan kami merumuskan dulu nih," jelas Taufik.

Mengenai koalisi kekeluargaan yaitu partai lainnya seperti PKS, PPP, PAN, dan PDIP, Taufik menyebut harus membawa terlebih dahulu apakah partai ini akan bersedia dengan pasangan Sandi dan salah satu dari kedua birokrat yang akan dipilih tersebut.





"Abis ini sampaikan ke teman partai lain, supaya mudah kerja kan. Kita bawa dulu," tukasnya.

Disatu sisi PPP yang juga aktif dalam ajang Pilkada 2017, turut memberikan kontribusi kepada Sandi Uno dengan menjodohkannya bersama Yusril Ihza Mahendra menjadi pasangan di Pilgub DKI 2017.

Sekretaris Jenderal DPP PPP Arsul Sani mengatakan nama kandidat bakal calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta 2017 di internal koalisi kekeluargaan kian mengerucut.

Dua nama kuat yakni Sandiaga Uno dan Yusril Ihza Mahendra.

"Memang saat ini harus diakui nama yang mengerucut di DKI 1 yang seimbang Pak Yusril, sama Pak Sandi. Tidak kemungkinan keduanya DKI satu-dua. Siapa yang gubernur dan wakil biar mereka musyawarah," kata Arsul di kompleks Parlemen Jakarta, Selasa (6/9).

Arsul menyebutkan, tidak tertutup kemungkinan keduanya akan diusung oleh koalisi kekeluargaan. Pertimbangannya, konstituen partainya secara bulat meminta kepada DPP agar tak mengusung petahana Basuki T Purnama alias Ahok.

Suara itu dihimpun oleh struktur partai dari tingkat cabang, ranting hingga majelis-majelis.

"Termasuk kultural PPP majelis taklim dan jemaah masjid," jelasnya.

Bila terjadi kesepakatan bersama, maka sambung Arsul, Koalisi Kekeluargaan akan mengusung Sandi-Yusril. Kemungkinan minus PDI Perjuangan. Sebab, partai pimpinan Megawati Soekarnoputri belum membuat putusan final.

"Koalisi kekeluargaan itu, kecuali teman PDI-P yang belum buat putusan. Tapi di koalisi tidak harus semuanya," pungkasnya.

#TuntasIkhklas #DemokrasiSejuk #PilihYangBaik #PilihanKu #PilihanRakyat #CagubAndalanGue #CagubCerdas #SandiForDKI #MenujuDKI1 #TransportasiUmum #HargaPangan #LapanganPekerjaan
Sumber
Sumber

Selasa, 19 Juli 2016

Safari ke Kawasan Kota Tua, Sandi Uno dibilang "Pengganti Ahok"


Di tengah hujan deras yang mengguyur Ibu Kota malam ini, bakal calon gubernur DKI JakartaSandiaga Uno asyik safari ke kawasan Kota Tua, Minggu (17/7/2016). Mengajak belasan relawan dan tim Sosialisasinya, Sandiaga naik bus transjakarta dari Blok M untuk menuju ke Kota Tua.

Ramainya rombongan Sandi Uno menarik perhatian pengunjung lainnya. "Eh itu penggantinya Ahok ya? Gubernur baru?" sahut seorang ibu-ibu di Taman Fatahillah, Minggu.
Sontak pengunjung terutama pedagang kaki lima (PKL) bersahut-sahutan menyebut, "Ganti Ahok!". Mereka yang bersalaman dengan Sandiaga mengeluhkan usaha mereka yang tidak menentu karena ancaman penggusuran.
Mereka berjualan macam-macam mulai dari kacamata, perhiasan, aksesoris ponsel, hingga jasa ramalan tarot. Sandiaga yang sibuk menyapa dan berfoto bersama warga pun hanya tersenyum mengamini doa para PKL Kota Tua.

"Ahok ganti, kami dukung yang mau menata PKL, daripada sekarang kami dikejar-kejar Satpol PP," kata Linda, seorang PKL.
Sandiaga menanggapi Linda dan pedagang lainnya yang mendoakan agar Sandiaga menjadi gubernur, dengan berterima kasih. Para PKL pun memuji Sandiaga yang turun ke warga dan tidak seperti Gubernur Basuki Tjahaja Purnama yang dianggap abai kepada pedagang.

Sandi menilai permasalahan PKL di Kota Tua dapat diatasi jika dipimpin dan diatur dengan baik. Di Kota Tua, ratusan PKL tidak terdaftar di bawah Dinas UMKM DKI Jakarta. Hanya sedikit yang diakui dan membayar retribusi, sehingga ratusan lain harus siap diusir Satpol PP.
Sandi uno

"Kalau ditata pendapatannya bisa naik tiga kali lipat. Kuncinya leadership, bagaimana mengatur PKL supaya lebih terberdayakan. Supaya semuanya merasakan kalau PKL itu jadi tulang punggung dan urat nadi perekonomian," ujarnya.

Politikus Muda Indonesia ini masuk dalam bursa penjaringan gubernur DKI Jakarta di Partai Gerindra, dan juga mendaftar di parpol lainnya.

Sandiaga saat ini masih menunggu Ketua Umum Prabowo Subianto untuk mengumumkan kandidat yang akan diusungnya baik itu Sandiaga, Sjafrie Sjamsoeddin, atau Yusril Ihza Mahendra. (Kompas.com)

#TuntasIkhlas #PilihYangBaik #CalonGubernur #PolitikusMudaIndonesia #PolitisiMudaGerindra

Senin, 18 Juli 2016

Sandi Uno terus sosialisasi kemasyarakat menjelang hasil putusan Gerindra

SANDI UNO

Bakal calon Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Salahudin Uno atau sering disapa Sandi Uno mengatakan, waktu penentuan bakal calon Gubernur yang akan didukung dan diusung Partai Gerindra tinggal tiga Minggu lagi. Sandi mengaku tak memiliki beban sama sekali apakah nantinya benar-benar diusung Gerindra menjadi calon wakil gubernur atau tidak.

"Ini hampir 3 minggu menuju penentuan Gerindra (dukungan Gerindra untuk bakal calon Gubernur yang diusung)," kata Sandi Uno di poskonya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa 12 Juli 2016.

Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra ini menegaskan, tidak mempunyai beban dalam berikhtiar menuju Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) DKI Jakarta tahun 2017 mendatang.

"Enggak ada beban, nothing to lose. Saya akan berjuang sampai betul-betul keputusan dari Gerindra," ungkapnya.
Selain itu, dia akan terus turun ke masyarakat untuk menunjukkan ketulusan, keikhlasan dan keseriusan untuk membenahi Jakarta menjadi lebih baik lagi ke depan.
Dia mengungkapkan, keputusan terkait dukungan dari ketua umum dan pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra akan diumumkan pada akhir bulan Juli 2016 ini.

"Akhir bulan Juli keputusan dari Partai Gerindra akan keluar," ujarnya.
Menurut Sandi Uno, terkait rencana pasangan bakal calon gubernur dan bakal calon wakil Gubernur serta koalisi partai akan ditentukan oleh Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Prabowo Subianto.


Terkait wacana dia berpasangan dengan Sjafrie Sjamsoeddin, Sandi Uno mengatakan bukan domainnya. Namun dia menyerahkan sepenuhnya keputusan kepada Ketua Umum DPP Partai Gerindra.


"Domain itu di luar kekuasaan saya. Kalau untuk pasang-memasangkan itu kuasa partai dan nanti koalisi sama siapa, saya berikan keleluasaan kepada Pak Prabowo. Buat saya ini murni untuk membuat Jakarta yang lebih baik dan sejahtera. Kalau perintah dari Pak Prabowo seperti itu ya saya jalankan," ungkapnya.

#TuntasIkhlas #PilihYangBaik #CalonGubernur #PolitikusMudaIndonesia #PolitisiMudaGerindra


Sabtu, 16 Juli 2016

Sandi Uno Optimis menungu hasil putusan dari gerindra

Sandi Uno

Bakal calon Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Salahudin Uno atau sering disapa Sandi Uno mengatakan, waktu penentuan bakal calon Gubernur yang akan didukung dan diusung Partai Gerindra tinggal tiga Minggu lagi. Sandi mengaku tak memiliki beban sama sekali apakah nantinya benar-benar diusung Gerindra menjadi calon wakil gubernur atau tidak.
"Ini hampir 3 minggu menuju penentuan Gerindra (dukungan Gerindra untuk bakal calon Gubernur yang diusung)," kata Sandi Uno di poskonya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa 12 Juli 2016.

Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra ini menegaskan, tidak mempunyai beban dalam berikhtiar menuju Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) DKI Jakarta tahun 2017 mendatang.

"Enggak ada beban, nothing to lose. Saya akan berjuang sampai betul-betul keputusan dari Gerindra," ungkapnya.

Selain itu, dia akan terus turun ke masyarakat untuk menunjukkan ketulusan, keikhlasan dan keseriusan untuk membenahi Jakarta menjadi lebih baik lagi ke depan.
Dia mengungkapkan, keputusan terkait dukungan dari ketua umum dan pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra akan diumumkan pada akhir bulan Juli 2016 ini.

"Akhir bulan Juli keputusan dari Partai Gerindra akan keluar," ujarnya.
Menurut Sandi Uno, terkait rencana pasangan bakal calon gubernur dan bakal calon wakil Gubernur serta koalisi partai akan ditentukan oleh Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Prabowo Subianto.
Sandi Uno


Terkait wacana dia berpasangan dengan Sjafrie Sjamsoeddin, Sandi Uno mengatakan bukan domainnya. Namun dia menyerahkan sepenuhnya keputusan kepada Ketua Umum DPP Partai Gerindra.

"Domain itu di luar kekuasaan saya. Kalau untuk pasang-memasangkan itu kuasa partai dan nanti koalisi sama siapa, saya berikan keleluasaan kepada Pak Prabowo. Buat saya ini murni untuk membuat Jakarta yang lebih baik dan sejahtera. Kalau perintah dari Pak Prabowo seperti itu ya saya jalankan," ungkapnya.

#TuntasIkhlas #PilihYangBaik #CalonGubernur #PolitikusMudaIndonesia #PolitisiMudaGerindra

Rabu, 13 Juli 2016

Elektabilitas dan Dukungan Meningkat, Sandi Uno DiLirik Banyak Partai.

Spirit Sandi Uno

Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Sandiaga Salahudin Uno mendapat dukungan penuh kelompok ulama untuk maju sebagai Calon Gubernur DKI di PIlkada 2017. Kelompok masyarakat yang tergabung dalam Majelis Pelayan Jakarta (MPJ) siap merekomendasikan ‘jagonya’ itu ke partai politik untuk diusung dalam pesta demokrasi warga Jakarta tersebut.

Dukungan tersebut diungkapkan Ketua Dewan Syura MPJ, Didin Hafidhuddin, bukan tanpa alasan. Pria yang akrab disapa Sandi ini dinilai paling responsif terhadap program MPJ selama ini. “Kami senantiasa mendukung Mas Sandi. Kami berharap, Mas Sandi terus melakukan ikhtiar yang terencana dan terstruktur,” katanya kemarin.

Didin mengatakan, saat ini pihaknya masih sebatas melakukan komunikasi dengan tujuh calon yaitu Sandiaga Uno, Yusril Ihza Mahendra, Adhyaksa Dault, Nurdin Abdullah, Sjafrie Sjamsoedin, Suyoto, dan Yusuf Mansur. Ketujuh nama ini, kata dia, nantinya akan direkomendasikan ke parpol yang memiliki kekuatan di DKI untuk diusung.

Didin menyatakan, kepentingan MPJ dalam Pilkada DKI ini adalah membuktikan ke masyarakat bahwa ada calon gubernur yang berasal dari kalangan muslim yang mampu memimpin Jakarta dan layak untuk dipilih.

“Tidak benar bahwa dikatakan tidak ada pemimpin muslim yang tidak mampu memimpin Jakarta. Kita harus yakin dan percaya diri bahwa banyak calon pemimpin lain,” ujarnya.

Menanggapi dukungan ini Sandiaga Salahudin Uno mengatakan pertemuan dengan MPJ ini adalah untuk mengenal bakal calon gubernur DKI Jakarta yang akan mereka rekomendasikan ke partai politik.

Sandi Uno Erat Dengan Masyarakat


Menangkap Sinyal MPJ Partai PKS mulai menimbang Sandi Uno

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menggodok nama-nama tokoh yang akan diusung pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2017. Ketua DPW PKS DKI Jakarta Syakir Purnomo mengatakan akan terus mempelajari nama-nama bakal calon gubernur DKI yang terus muncul ke publik.
"Nama yang dipertimbangkan adalah Tri Rismaharini (Wali Kota Surabaya), Sjafrie Sjamsoeddin (Mantan Wakil Menteri Pertahanan), Adang Daradjatun (anggota DPR RI), Boy Sadikin (politisi PDI Perjuangan), Triwisaksana (Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta), dan lain-lain," kata Syakir saat dihubungi wartawan, Rabu (13/7/2016).
PKS melihat berbagai kriteria untuk membahas tokoh-tokoh tersebut. Seperti tingkat popularitas, tingkat elektabilitas, kemampuan leadership, manajerial, pengalaman, serta keberpihakan kepada warga.
"PKS terus mempertimbangkan secara matang karena keinginan untuk mempersembahkan pemimpin terbaik bagi Jakarta," kata Syakir.
#TuntasIkhlas #PilihYangBaik #CalonGubernur #PolitikusMudaIndonesia #PolitisiMudaGerindra

Jumat, 01 Juli 2016

Mengajak Disukusi SPangan Di Jakarta dengan Ahok, Sandi Uno Cagub Potensial Untuk Jakarta Baru.

Sandiaga Uno Politikus Muda Indonesia ingin segera bertemu Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Bakal calon gubernur DKI 2017 itu ingin menyampaikan ide-ide untuk menurunkan harga bahan pokok.

Sandi Uno mengaku setiap hari keliling menemui masyarakat menengah ke bawah di 12 titik di Jakarta. Banyak masyarakat yang ia temui mengeluhkan tingginya harga bahan pokok.

Dia juga mendengar harapan warga kecil kepada gubernur ke depan bisa menstabilkan harga bahan pokok dan membuka lapangan pekerjaan. Menurut Sandi, dua hal ini mengkhawatirkan dan ancaman perekonomian ke depan.

Sandi Uno Politikus Muda Partai Gerindra menyampaikan, harus segera ada solusi untuk menyelesaikan masalah ini. Ia mengajak Ahok duduk bersama mencari strategi jitu dan 
mengenyampingkan politik pemilihan kepala daerah DKI Jakarta pada 2017.

"Saya mengajak Pak Basuki duduk sama-sama bahwa ini yang dihadapi masyarakat. Kita berhenti bicara politik, tetapi menghadirkan solusi," kata Sandi kepada Metrotvnews.com, Kamis (30/6/2016).

SANDI UNO


Tiga bulan lalu, Sandi Uno Calon Gubernur DKI 2017 sudah menyampaikan keinginannya bertemu Ahok, namun tidak ada tanggapan. Kali ini, ia kembali mengajak Ahok diskusi. "Saya menunggu beliau. Kalau saya, kapan pun bisa (ketemu)," ujar dia.

Menurut Sandi, operasi pasar sudah bagus tapi hanya menurunkan harga bahan pokok sesaat karena penyelesaian masalah tidak sampai ke akar-akarnya. Untuk jangka panjang, ia mengatakan, operasi pasar tidak bisa diandalkan menurunkan harga barang.

Catatan Sandi, harga bahan pokok rata-rata naik 20 persen. Empat hari menjelang Lebaran, ia memperkirakan harga bahan pokok, terutama daging ayam dan daging sapi naik signifikan.

Gagasan Sandi, pemerintah perlu membuat kebijakan yang bisa menstabilkan dan mengamankan pasokan serta menyederhanakan rantai distribusi. Sehingga, harga bahan pokok stabil dalam jangka waktu lama.

"Kita harus langsung membuat lembaga distribusi nasional, khususnya di DKI, supaya harga bahan pokok tidak memberatkan rakyat menengah ke bawah," ujar Sandi.


Sandi Uno Satu - Satu Cagub yang berpeluang Saingi Ahok

Tren bakal calon gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno melonjak pesat menjelang Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta pada 2017. Hal tersebut berdasarkan berbagai hasil survei yang menunjukan tren positif Sandiaga Uno.
"Hampir semua survei memperlihatkan hasil yang baik dan Sandi Uno menempati posisi kedua setelah pertahana, Gubernur Basuki. Kami bersyukur," kata Penanggungjawab Tim Kampanye Sandi Uno, Panji Gunardi, didampingi Sandi Uno Media Center Budi Purnomo Karjodihardjo, di Jakarta, Jumat (1/7/2016).
Hasil survei Lembaga Indonesia Lima menunjukan bahwa Sandiaga Uno mampu mendominasi kandidat calon gubernur Jakarta. Dengan perolehan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) 53 persen, Sandiaga Uno 22 persen, Yusril Izha Mahendra 15 persen, dan Djarot Saiful Hidayat 5 persen.
"Tren popularitas dan elektabilitas Sandi Uno dari waktu ke waktu juga meningkat secara signifikan. Bahkan melampaui perkiraan kami," ujarnya.
Menurut Panji, warga Ibu Kota banyak menaruh harapan kepada Sandiaga Uno untuk memberikan perubahan di Jakarta. Hal itu terlihat ketika Sandiaga Uno melakukan blusukan dan menyapa hingga mendengarkan curahan hati warga Ibu Kota selama tiga bulan lebih.
SANDI UNO

"Umumnya warga berharap Sandi Uno bisa menjaga stabilitas harga bahan pokok. Selain itu, juga bisa mengatasi solusi pengangguran dan menekan tingkat kriminalitas," pungkasnya.
Bukan hanya survei Indonesia Lima, lembaga Survei & Polling Indonesia (Spin) juga menempatkan Sandi di posisi yang baik setelah Ahok dengan urutan 34,1 persen, Sandiaga Uno 15,2 persen, Yusril Ihza Mahendra 14,7 persen, Adhyaksa Dault 11, 2 persen, Abraham Lunggana 10,7 persen, Safrie Syamsuddin 9,5 persen, dan Husnaeni Moein 4,6 persen.
#TuntasIkhlas #PilihYangBaik #DemokrasiSejuk


Selasa, 28 Juni 2016

Kode Keras Untuk Politisi Muda Indonesia Sandi Uno Maju Dari Gerindra

SANDI UNO

Bakal calon yang akan diusung Partai Gerindra maju dalam pemilihan Gubernur (pilgub) DKI 2017 mendatang segera diputuskan usai hari raya Idul Fitri nanti.
Ada tiga nama yang muncul untuk diusung partai Gerindra yakni Sjafrie Samsoeddin, Yusril Ihza Mahendra, dan Sandiaga Uno.
Ketua tim penjaringan bakal calon gubernur DKI Partai Gerindra, Syarif menuturkan dari ketiga bakal calon yang namanya telah masuk ke DPP, Sandiaga Uno mempunyai peluang yang sangat besar.
SANDI UNO

Hal itu dikarenakan dari ketiga nama tersebut Sandiaga Uno yang paling aktif melakukan sosialisasi dari kampung ke kampung.
“Sejauh ini melihat upayanya‎, saya rasa Sandiaga yang akan ditetapkan partai untuk maju di Pilkada nanti. Karena, dia memang pantas diberi kesempatan untuk maju,” kata Syarif‎ di Jakarta Senin (27/6).

Alasannya, tambah Syarif, Sandiaga berusaha keras untuk memperkenalkan diri kepada warga Jakarta.
Yang Dapat saya simpulkan adalah bahwa Sandi Uno Calon Gubernu dari Partai Gerindra Untuk DKI Jakarta yang lebih baik.
#TuntasIkhlas #PolitisiMudaIndonesia #CalonGubernurDKIJakarta

Sabtu, 25 Juni 2016

SANDI UNO CALON KUAT DARI PRABOWO

Suasana akrab dan mesra antara Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dengan calon gubernur DKI Sandiaga Uno terlihat saat Prabowo menghadiri buka puasa Partai Gerindra  di Gedung Serba Guna Rumah Jabatan Anggota DPR RI, di Kalibata, Jakarta, Rabu (22/06/2016).

Sandiaga Uno adalah nama yang digadang-gadang Gerindra untuk bersaing mengalahkan Ahok pada Pilkada Jakarta Februari 2017 mendatang.

Sandiaga terlihat duduk bersebelahan dengan Prabowo saat acara buka bersama. Tampak Juga petinggi Gerindra lainnya seperti sekjen Partai Gerindra, Ahmad Muzani dan Djoko Santoso.

SANDI UNO

Usai acara buka bersama tersebut, Prabowo yang ditanya soal calon Gerindra untuk Pilkada DKI 2017, mengatakan masih menunggu usulan dari DPD Gerindra Jakarta.

"Prosesnya dari bawah. Nanti saya tunggu tiga nama dari DPD Gerindra Jakarta. Nama-namanya tanya ke ketuanya," kata Prabowo.

Nanum demikian, Prabowo sempat memuji bahwa Sandiaga merupakan salah satu kader terbaik partainya. "Pak Sandi adalah salah satu putra terbaik dari Indonesia dan putra terbaik dari Gerindra," jawabnya

Dukungan Bertubi-tubi dari berbagai etnis Untuk Sandi Uno

Bakal calon Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno, bertemu dengan Persatuan Tionghoa Indonesia Raya (Petir), Jumat malam, 24 Juni 2016. 
Politikus Muda Indonesia Sandiaga Uno menyambut positif dukungan dari Petir. Sandiaga merasa memiliki kesamaan dengan mereka.

SANDI UNO

"Saya melihat ada kesamaan titik, ingin dunia usaha lebih kondusif ke depan. Bagaimana penciptaan lapangan pekerjaan terjadi dan juga kekhawatiran kepada gejolak ekonomi yang sekarang sudah mulai terasa," kata Sandiaga, ketika ditemui di restoran Eka Ria.
Sandiaga berharap, dari pertemuan dengan Petir ini bisa tercipta komunikasi yang lebih hangat dan merapat, termasuk dengan etnis Tionghoa yang ada di Jakarta.

"Dengan keinginan yang dibawa, agar Jakarta dikelola lebih baik  ke depan," ujar Sandiaga.
Menurut Sandiaga, masih ada banyak tuntutan dari warga DKI yang belum terpenuhi, khususnya terkait usaha mikro kecil menengah (UMKM). 
Untuk itu, politikus Partai Gerindra itu mensolusikan akses permodalan yang lebih mudah untuk para pelaku dunia usaha.
SANDI UNO


"Kita akan ada akses permodalan yang lebih kontinyu, ada pelatihan dan dunia usaha lebih kondusif," kata Sandiaga Calon Gubernur DKI Jakarta 2017. (ase)

#TuntasIkhlas #PilihYangBaik #CalonGubernuDKI2017

Kamis, 23 Juni 2016

Kenapa Sandi Uno? Yuk Kita Baca Yang satu Ini

Bakal calon Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengklaim telah didukung 50% warga Jakarta. Data itu merupakan survei bersama tim suksesnya, selama periode bulan Februari sampai Mei.


Pria yang akrab disapa Sandi Uno itu mengklaim popularitasnya semakin meningkat dalam waktu tiga bulan terakhir, sebesar 64%. Hal itu lantaran ia rajin blusukan ke 105 kelurahan di Jakarta.

"Masyarakat yang kenal Sandi Uno merasa pantas bahwa ia layak memimpin Jakarta. Dukungan dan kantung suara lebih dari 50%," kata Sandi Uno dalam acara buka puasa bersama media di Bakoel Coffe, Jalan Cikini Raya, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (20/6/2016).
SANDI UNO


Menurut Sandi Politikus Muda Indonesia, selama ini dirinya dikenal masyarakat Jakarta hanya sebagai sosok yang rendah hati dan dapat dipercaya. Namun, kedepannya ia akan membuktikan kepada masyarakat Jakarta, bahwa ia memiliki kompetensi untuk memimpin Jakarta.


"Enam bulan ke depan saya harus bekerja keras meyakinkan warga Jakarta. Saya akan lebih banyak mengunjungi wilayah Jakarta Barat dan Selatan, selama ini sebarannya hanya di Jakarta Selatan dan Jakarta Pusat," jelas Sandiaga.

Untuk menarik hati warga Jakarta, ia mengatakan akan meniru metode blusukan ala Presiden Joko Widodo. Pasalnya, dari rilis survei internalnya 81,4% warga Jakarta lebih menyukai pemimpin yang suka blusukan.

Terbukti metode blusukan yang ia terapkan dalam beberapa bulan terakhir, berhasil mendongkrak elektabilitasnya. "Survei Mei elektabilitas mencapai 7%. Dan bulan Juni elektabilitas sudah mencapai 12%," jelas Sandi. hal ini pun diperkuat oleh hasil salah satu lembaga survey swasta lokal, berikut penjelasannya:
SANDI UNO


Direktur Survey & Polling Indonesia (SPIN) Igor Dirgantara dalam public expose hasil poling 

SPIN menyatakan, lembaganya menggelar riset telepolling tentang kandidat yang menyatakan minat dan niatnya maju di Pilgub DKI Jakarta 2017. Hasilnya, pejawat (incumbent) Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengungguli calon lainnya (34,1 persen).
Lalu, disusul Sandiaga Uno (15,2 persen), Yusril Ihza Mahendra (14,7 persen), Adhyaksa Dault (11,2 persen), Abraham Lunggana (10,7 persen), dan Sjafrie Sjamsoeddin (9,5 persen). "Riset telepolling ini fokus menanyakan kepada responden terkait siapa figur yang paling populer dan cocok memimpin Jakarta 2017," kata Igor dalam siaran, Selasa (21/6).
Riset dilaksanakan tanggal 10-15 Juni 2016 dengan mengambil 500 responden pengguna telepon di lima wilayah DKI Jakarta, minus Kepulauan Seribu secara acak dari buku telepon PT Telkom. Adapun tingkat kesalahan plus minus 4,5 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.
Menurut Igor, ada temuan menarik dalam riset SPIN kali ini, yaitu popularitas Sandiaga Uno merangkak naik signifikan. Itu lantaran pengusaha muda sukses tersebut gencar bersosialisasi mengunjungi berbagai lapisan masyarakat di Jakarta. "Warga Jakarta semakin mengenal sosok Sandi Uno," kata Igor.
SANDI UNO

#TuntasIkhlas #PilihYangBaik #DemokrasiSejuk #CalonGubenurDKIJAKARTA #PolikusMudaIndonesia

Rabu, 22 Juni 2016

Sandi Uno Buka Bersama Prabowo, Begini Jawaban Prabowo Soal Cagub DKI Jagoan Gerindra

Suasana akrab dan mesra antara Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dengan calon gubernur DKI Sandiaga Uno terlihat saat Prabowo menghadiri buka puasa Partai Gerindra  di Gedung Serba Guna Rumah Jabatan Anggota DPR RI, di Kalibata, Jakarta, Rabu (22/06/2016).

Sandiaga Uno adalah nama yang digadang-gadang Gerindra untuk bersaing mengalahkan Ahok pada Pilkada Jakarta Februari 2017 mendatang.

Sandiaga terlihat duduk bersebelahan dengan Prabowo saat acara buka bersama. Tampak Juga petinggi Gerindra lainnya seperti sekjen Partai Gerindra, Ahmad Muzani dan Djoko Santoso.

SANDI UNO

Usai acara buka bersama tersebut, Prabowo yang ditanya soal calon Gerindra untuk Pilkada DKI 2017, mengatakan masih menunggu usulan dari DPD Gerindra Jakarta.

"Prosesnya dari bawah. Nanti saya tunggu tiga nama dari DPD Gerindra Jakarta. Nama-namanya tanya ke ketuanya," kata Prabowo.


Nanum demikian, Prabowo sempat memuji bahwa Sandiaga merupakan salah satu kader terbaik partainya. "Pak Sandi adalah salah satu putra terbaik dari Indonesia dan putra terbaik dari Gerindra," jawabnya.
#TuntasIkhlas #PilihYangBaik #CalonGubenur

Minggu, 19 Juni 2016

Optimis Dalam Cagub DKI 2017 dari Gerindra, Ini Lah Sandi Uno Pilihan “08”

Sandiaga Ugo optimis menjadi pilihan utama Partai Gerindra sebagai cagub DKI Jakarta 2017 mengungguli kedua kandidat kuat lainnya. Dua kandidat lainnya yakni, Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Profesor Yusril Ihza Mahendra dan mantan Wakil Menteri Pertahanan Letjen (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin.

"Kita lihat akhir bulan nanti. Setelah itu kita akan bangun koalisi," ucapnya yakin saat menyambangi warga Pekojan, Tambora, Jakarta Barat, Sabtu (18/6).

Sandiaga mengungkapkan, Gerindra memang telah berencana untuk mendeklarasikan calon gubernur DKI pasca hari raya Idul Fitri.
SANDI UNO POLITIKUS MUDA INDONESIA


Terlepas dari itu, pengusaha yang juga kader Gerindra ini menjelaskan perkembangan politik di partainya berjalan baik dan positif.


Sandiaga juga tidak terkejut sama sekali begitu mendengar dua nama kandidat yang bakal diusung partainya Prabowo Subianto tersebut. Bahkan, menurut dia, kedua seniornya itu merupakan tokoh-tokoh yang hebat dan berkelas internasional.

"Pak Yusril, seorang profesor dan pakar hukum tata negara. Lalu, Pak Sjafrie merupakan tokoh militer, bekas Pangdam Jaya, sangat mempuni dibidangnya. Dua-duanya berkelas internasional," puji Uno.

Seperti diketahui, DPP Partai Gerindra, telah mengerucutkan tiga nama bakal calon. Dua nama dari internal partai yaitu pengusaha Sandiaga Uno dan mantan Wakil Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin.

Sedangkan, satu tokoh dari eksternal Gerindra, muncul nama Yusril Ihza Mahendra. 

Siapakah yang akan dipilih Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto untuk maju menantang petahana Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama? Hanya waktu yang tahu. 

Kamis, 09 Juni 2016

Sandi Uno Tawarkan Program Lapangan Kerja menurut Pengamat Politik UI

Pemprov DKI Jakarta seharusnya bisa mengantisipasi, cepat tanggap, dan mencari solusi terkait kenaikan harga bahan pokok. Jangan hanya menunggu mengandalkan pemerintah pusat untuk kendalikan harga. "Warga DKI Jakarta berharap pemerintahan yang antisipatif dan responsif," kata Direktur Indonesia Public Policy Institute (IPPI) Agung Suprio di Jakarta, Kamis (9/6).

Sayangnya, hingga saat ini hasil kerja Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dan jajarannya belum terlihat nyata dalam hal meredam kenaikan harga sembako dan daging ini. Agung juga menyayangkan para kandidat cagub DKI yang namanya sudah beredar juga tidak terlalu antusias untuk menawarkan program yang kongkret mengenai permasalahan kenaikan harga itu.

SANDI UNO

Agung menilai, di antara para kandidat cagub DKI Jakarta yang beredar, hanya Sandiaga Uno yang memberikan tawaran program penyediaan lapangan pekerjaan dan penurunan harga kebutuhan pokok. "Sesungguhnya program Sandiaga ini fokus dan detail sehingga warga Jakarta dapat menilai dan mengevaluasi program itu dengan mudah," kata alumnus pascasarjana ilmu politik UI tersebut.

Agung menjelaskan, saat ini disparitas ekonomi antara kelas atas dan kelas bawah semakin menganga di Ibu Kota. "Harga-harga kebutuhan pokok yang melambung di bulan Ramadhan membuat warga Jakarta makin sengsara," katanya.

Selain itu, lapangan pekerjaan semakin sulit didapatkan sementara usia produktif semakin banyak. Akibatnya banyak pengangguran tercipta. Sayangnya, hal tersebut yang tidak diantisipasi oleh pemprov DKI. "Tingginya pengangguran akan  berpotensi meningkatnya kriminalitas dan ledakan sosial. Tentunya hal demikian dapat menimbulkan bom waktu," kata Agung.

Agung menegaskan, warga Jakarta memerlukan gubernur prorakyat yang memberikan perhatian khusus terhadap stabilitas harga pangan, penyediaan lapangan kerja, dan menekan tingkat kriminalitas.
#PilihYangBaik #TuntasIkhlas

3 Masalah Pokok yang disoroti Sandi Uno

Bakal Calon Gubernur DKI Jakarta dari Partai Gerindra, Sandiaga Salahudin Uno, mengakui menjadi Gubernur DKI Jakarta adalah tugas yang sangat berat. Menurut pemetaan yang telah dilakukan dirinya, dua permasalahan mendasar di ibukota adalah ketersediaan lapangan pekerjaan dan melambungnya harga bahan-bahan pokok, dan masalah keamanan.
“Pemetaan permasalahan pokok Jakarta itu sudah kami lakukan melalui Focus Group Discussion (FGD) dan sebagainya,” kata Sandiaga dalam wawancara khusus dengan Suara.com, Selasa (7/6/2016).
Sandiaga merasa optimis dirinya bisa menyelesaikan dua masalah pokok itu. Ia telah memiliki konsep untuk membantu peningkatan penyediaan lapangan kerja serta menurunkan harga bahan pokok. “Sangat miris melihat persoalan harga bahan pokok kita yang begitu tinggi dibanding negara tetangga. Padahal tingkat kesejahteraan masyarakat Indonesia masih dibawah negara tetangga. Ini bisa menjadi masalah sosial jika tidak lekas diselesaikan,” ujar Sandiaga.
SANDI UNO

Sandiaga juga menyoroti masalah keamanan di Jakarta. Menurutnya, kini Jakarta di posisi papan bawah dari 60 kota hasil survey Economic Intelegence Units dari segi keamanan. “Ini adalah PR besar buat kita. Kita harus segera melakukan terobosan agar warga Jakarta merasa aman tinggal di Jakarta. Saat ini keamanan terhadap perempuan dan Jakarta sangat memprihatinkan,” tambah Sandiaga.
Selain tiga masalah itu, Jakarta juga masih didera banyak persoalan klasik. Masalah kemacetan di Jakarta, diakui Sandiaga juga semakin memburuk. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang selama ini menggadang-gadang telah mampu mengatasi banjir, ternyata baru saja beberapa hari lalu terjadi peristiwa banjir dikawasan Pantai Mutiara, Jakarta Utara. “Mungkin semua bukan salah Gubernur Ahok. Tetapi itu membuktikan bahwa pemerintahan DKI yang ada saat ini belum bisa merealisasikan janji-janjinya selama ini,” jelas pria yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Bidang UMKM, Koperasi dan Industri Kreatif tersebut.


Selasa, 07 Juni 2016

Sandi Uno berpesan agar Warga Jakarta Jauhi Kekerasan Saat Blusukan ke Kemayoran

Bakal Calon Gubernur dalam Pilgub DKI Jakarta 2017, Sandiaga Salahudin Uno mengadakan buka puasa bersama dengan puluhan warga ‎Jalan Kemayoran Timur II, RT04/RW08, Kelurahan Kemayoran, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat pada Selasa (7/6).
Dalam sambutannya pada warga yang didominasi ibu-ibu rumah tangga dan remaja tersebut, Sandi Uno meminta warga untuk menghindari kekerasan dan mengutamakan kesabaran dalam menyelesaikan suatu masalah.
‎"Selama bulan Ramadan ini kita tingkatkan tali silaturahmi dan mengutamakan kegiatan positif agar amal ibadah puasa kita semakin bertambah berkah," ujar Sandiaga, Selasa (7/6) sore di depan Masjid Jami Saah Al Mubarokah. 
Add caption
Menurutnya, dengan kondisi ekonomi saat ini yang semakin sulit ini, maka masyarakat harus lebih sabar dan selektif dalam menyikapi beban ekonomi dengan kenaikan harga-harga kebutuhan pokok dan tidak sampai mengambil jalan pintas dengan melakukan tindakan-tindakan yang akan berujung pada kriminalitas.
Ia juga melihat, merangkaknya harga-harga kebutuhan pokok sebagai akibat dari inefisiensi sebuah komoditas pangan mengalir dari petani hingga sampai ke tangan konsumen atau masyarakat.
"Biaya hidup di Jakarta ini semakin tinggi dan pemerintah saat ini sudah berupaya memberikan solusi konkrit dengan melakukan operasi pasar. Itu sudah baik, namun yang perlu dipertajam lagi adalah pemotongan rantai distribusi yang terlalu panjang," tambah Sandiaga Uno.
Lebih lanjut, ia melihat harus ada solusi yang mengakar dengan memotong rantai distribusi komoditas yang saat ini masih melalui sembilan lapisan harus dipangkas menjadi empat lapisan saja agar harga tidak terlalu naik tinggi di setiap lapisan rantai dan bersikap tegas terhadap pihak swasta yang terbukti bermain pasokan bahan pangan.
"Tingkatkan daya beli masyarakat dengan mendorong potensi-potensi daerah yang unik dan berbeda di setiap wilayah Jakarta, kalau untuk wilayah Kemayoran ini saya lihat masyarakat-nya memiliki usaha yang cukup ‎intensif dalam usaha kuliner, itu perlu ditingkatkan agar bisa menunjang ekonomi keluarga," lanjutnya.
Sementara itu, Ketua Masjid Jami Saah Al Mubarokah, Suharsono, mengakui bahwa banyak ibu-ibu rumah tangga di RW08 Kelurahan Kemayoran yang memiliki usaha sampingan kuliner selain mengandalkan mata pencaharian dari suaminya.
"Terima kasih atas kedatangan pak Sandiaga Uno, semoga kiat dan tips yang sudah diberikan kepada ibu-ibu rumah tangga di wilayah kami bisa mengangkat kemandirian ekonomi dan dapat menghadapi bulan Ramadan dengan baik," kata Suharsono.
Ia juga mengaku sudah menghimbau kepada seluruh pemuda yang masih anak-anak di wilayahnya ‎untuk tidak melakukan tindakan tawuran ataupun tindakan negatif lainnya yang bisa mengurangi kekhusyukan selama ibadah Puasa.

"Semoga di bulan yang suci dan penuh ampunan ini, masyarakat Jakarta bisa lebih sabar dan tawakal dalam menghadapi berbagai persoalan hidup, serta jangan mudah terpancing emosi dan nafsu duniawi agar ibadah kita bertambah berkah," tandasnya.
#PilihYangBaik #TuntasIkhlas

Karena Kenaikan Harga Bahan Pokok, Imbasnya kepada Tukang Takjil kata Sandi Uno

Bakal calon gubernur Sandiaga Uno berbuka puasa bersama warga, Kemayoran Timur. Dalam kesempatan itu, pria yang akrab disapa Sandi tersebut mendengar banyak keluhan warga mengenai harga sembako yang melambung tinggi.

"Khususnya di bulan Ramadhan ini, yang masyarakat hadapi himpitan ekonomi yang justru semakin terasa, 5 bulan lalu saya pertama kali bicara mengenai kekhawatiran akan harga bahan pokok meningkat ternyata sekarang warga merasakannya," kata Sandi di Jl. Kemayoran Timur, Jakara Pusat, Selasa (07/06/2016).
SANDI UNO


Sandi mengatakan bahwa masalah yang dihadapi masih sama dengan tahun-tahun sebelumnya yaitu harga bahan pokok melonjak terutama di masalah kuliner seperti takjil, di mana harga bahan baku daging, harga ayam, cabe dan lainnya meningkat tajam. Dia menilai ini bukanya hanya merugikan masyarakat namun juga pedagang karena para pedagang tidak bisa menaikkan harga kan yang tidak bisa dijangkau oleh masyarakat.

Selain mendengar keluhan, Sandiaga juga mendengar aspirasi-aspirasi kaum muda di daerah tersebut. Ia berharap di bulan Ramadhan dapat diisi dengan hal-hal bermanfaat dan positif.

"Saya mendengar aspirasi dari kaum mudanya ada programnya juga agar slama bulan Ramadhan kegiatan mereka selalu positif ya," ucap Sandi.

Selain berbuka puasa bersama, Sandi juga salat berjamaah bersama di Masjid Jami Saah Al Mubarokah lalu diikuti dengan berfoto bersama.
#PilihYangBaik #TuntasIkhlas