Tampilkan postingan dengan label #haribumi #solusi #nyata #konkret #modal #rakyat #kemiskinan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label #haribumi #solusi #nyata #konkret #modal #rakyat #kemiskinan. Tampilkan semua postingan

Kamis, 09 Juni 2016

Sandi Uno Tawarkan Program Lapangan Kerja menurut Pengamat Politik UI

Pemprov DKI Jakarta seharusnya bisa mengantisipasi, cepat tanggap, dan mencari solusi terkait kenaikan harga bahan pokok. Jangan hanya menunggu mengandalkan pemerintah pusat untuk kendalikan harga. "Warga DKI Jakarta berharap pemerintahan yang antisipatif dan responsif," kata Direktur Indonesia Public Policy Institute (IPPI) Agung Suprio di Jakarta, Kamis (9/6).

Sayangnya, hingga saat ini hasil kerja Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dan jajarannya belum terlihat nyata dalam hal meredam kenaikan harga sembako dan daging ini. Agung juga menyayangkan para kandidat cagub DKI yang namanya sudah beredar juga tidak terlalu antusias untuk menawarkan program yang kongkret mengenai permasalahan kenaikan harga itu.

SANDI UNO

Agung menilai, di antara para kandidat cagub DKI Jakarta yang beredar, hanya Sandiaga Uno yang memberikan tawaran program penyediaan lapangan pekerjaan dan penurunan harga kebutuhan pokok. "Sesungguhnya program Sandiaga ini fokus dan detail sehingga warga Jakarta dapat menilai dan mengevaluasi program itu dengan mudah," kata alumnus pascasarjana ilmu politik UI tersebut.

Agung menjelaskan, saat ini disparitas ekonomi antara kelas atas dan kelas bawah semakin menganga di Ibu Kota. "Harga-harga kebutuhan pokok yang melambung di bulan Ramadhan membuat warga Jakarta makin sengsara," katanya.

Selain itu, lapangan pekerjaan semakin sulit didapatkan sementara usia produktif semakin banyak. Akibatnya banyak pengangguran tercipta. Sayangnya, hal tersebut yang tidak diantisipasi oleh pemprov DKI. "Tingginya pengangguran akan  berpotensi meningkatnya kriminalitas dan ledakan sosial. Tentunya hal demikian dapat menimbulkan bom waktu," kata Agung.

Agung menegaskan, warga Jakarta memerlukan gubernur prorakyat yang memberikan perhatian khusus terhadap stabilitas harga pangan, penyediaan lapangan kerja, dan menekan tingkat kriminalitas.
#PilihYangBaik #TuntasIkhlas

Selasa, 07 Juni 2016

Sandi Uno berpesan agar Warga Jakarta Jauhi Kekerasan Saat Blusukan ke Kemayoran

Bakal Calon Gubernur dalam Pilgub DKI Jakarta 2017, Sandiaga Salahudin Uno mengadakan buka puasa bersama dengan puluhan warga ‎Jalan Kemayoran Timur II, RT04/RW08, Kelurahan Kemayoran, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat pada Selasa (7/6).
Dalam sambutannya pada warga yang didominasi ibu-ibu rumah tangga dan remaja tersebut, Sandi Uno meminta warga untuk menghindari kekerasan dan mengutamakan kesabaran dalam menyelesaikan suatu masalah.
‎"Selama bulan Ramadan ini kita tingkatkan tali silaturahmi dan mengutamakan kegiatan positif agar amal ibadah puasa kita semakin bertambah berkah," ujar Sandiaga, Selasa (7/6) sore di depan Masjid Jami Saah Al Mubarokah. 
Add caption
Menurutnya, dengan kondisi ekonomi saat ini yang semakin sulit ini, maka masyarakat harus lebih sabar dan selektif dalam menyikapi beban ekonomi dengan kenaikan harga-harga kebutuhan pokok dan tidak sampai mengambil jalan pintas dengan melakukan tindakan-tindakan yang akan berujung pada kriminalitas.
Ia juga melihat, merangkaknya harga-harga kebutuhan pokok sebagai akibat dari inefisiensi sebuah komoditas pangan mengalir dari petani hingga sampai ke tangan konsumen atau masyarakat.
"Biaya hidup di Jakarta ini semakin tinggi dan pemerintah saat ini sudah berupaya memberikan solusi konkrit dengan melakukan operasi pasar. Itu sudah baik, namun yang perlu dipertajam lagi adalah pemotongan rantai distribusi yang terlalu panjang," tambah Sandiaga Uno.
Lebih lanjut, ia melihat harus ada solusi yang mengakar dengan memotong rantai distribusi komoditas yang saat ini masih melalui sembilan lapisan harus dipangkas menjadi empat lapisan saja agar harga tidak terlalu naik tinggi di setiap lapisan rantai dan bersikap tegas terhadap pihak swasta yang terbukti bermain pasokan bahan pangan.
"Tingkatkan daya beli masyarakat dengan mendorong potensi-potensi daerah yang unik dan berbeda di setiap wilayah Jakarta, kalau untuk wilayah Kemayoran ini saya lihat masyarakat-nya memiliki usaha yang cukup ‎intensif dalam usaha kuliner, itu perlu ditingkatkan agar bisa menunjang ekonomi keluarga," lanjutnya.
Sementara itu, Ketua Masjid Jami Saah Al Mubarokah, Suharsono, mengakui bahwa banyak ibu-ibu rumah tangga di RW08 Kelurahan Kemayoran yang memiliki usaha sampingan kuliner selain mengandalkan mata pencaharian dari suaminya.
"Terima kasih atas kedatangan pak Sandiaga Uno, semoga kiat dan tips yang sudah diberikan kepada ibu-ibu rumah tangga di wilayah kami bisa mengangkat kemandirian ekonomi dan dapat menghadapi bulan Ramadan dengan baik," kata Suharsono.
Ia juga mengaku sudah menghimbau kepada seluruh pemuda yang masih anak-anak di wilayahnya ‎untuk tidak melakukan tindakan tawuran ataupun tindakan negatif lainnya yang bisa mengurangi kekhusyukan selama ibadah Puasa.

"Semoga di bulan yang suci dan penuh ampunan ini, masyarakat Jakarta bisa lebih sabar dan tawakal dalam menghadapi berbagai persoalan hidup, serta jangan mudah terpancing emosi dan nafsu duniawi agar ibadah kita bertambah berkah," tandasnya.
#PilihYangBaik #TuntasIkhlas

Karena Kenaikan Harga Bahan Pokok, Imbasnya kepada Tukang Takjil kata Sandi Uno

Bakal calon gubernur Sandiaga Uno berbuka puasa bersama warga, Kemayoran Timur. Dalam kesempatan itu, pria yang akrab disapa Sandi tersebut mendengar banyak keluhan warga mengenai harga sembako yang melambung tinggi.

"Khususnya di bulan Ramadhan ini, yang masyarakat hadapi himpitan ekonomi yang justru semakin terasa, 5 bulan lalu saya pertama kali bicara mengenai kekhawatiran akan harga bahan pokok meningkat ternyata sekarang warga merasakannya," kata Sandi di Jl. Kemayoran Timur, Jakara Pusat, Selasa (07/06/2016).
SANDI UNO


Sandi mengatakan bahwa masalah yang dihadapi masih sama dengan tahun-tahun sebelumnya yaitu harga bahan pokok melonjak terutama di masalah kuliner seperti takjil, di mana harga bahan baku daging, harga ayam, cabe dan lainnya meningkat tajam. Dia menilai ini bukanya hanya merugikan masyarakat namun juga pedagang karena para pedagang tidak bisa menaikkan harga kan yang tidak bisa dijangkau oleh masyarakat.

Selain mendengar keluhan, Sandiaga juga mendengar aspirasi-aspirasi kaum muda di daerah tersebut. Ia berharap di bulan Ramadhan dapat diisi dengan hal-hal bermanfaat dan positif.

"Saya mendengar aspirasi dari kaum mudanya ada programnya juga agar slama bulan Ramadhan kegiatan mereka selalu positif ya," ucap Sandi.

Selain berbuka puasa bersama, Sandi juga salat berjamaah bersama di Masjid Jami Saah Al Mubarokah lalu diikuti dengan berfoto bersama.
#PilihYangBaik #TuntasIkhlas

Senin, 06 Juni 2016

Sandi Uno: Pembangunan Pasar Priaman harus Kompak

Kota Pariaman dikunjungi oleh Ketua Umum Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI), Sandiaga Uno, sabtu (4/6) di Pasar Pariaman.

Menurut Sandi, Pasar pariaman perlu dibenahi karena kondisi pisiknya yang sudah tua, dan perlu disesuaikan dengan konsep pasar yang sejalan dengan konsep pariwisata.

“Saya acungkan jempol dengan Pemerintah Kota Pariaman, yang menjadikan pasar tradisional sebagai program prioritas, dan mari kita tingkatkan sinergitas pemko dengan Asosiasi pedagang agar pasar menjadi lebih baik”, Ungkapnya.

Wakil Walikota Pariaman, Genius Umar yang langsung mendampingi Sandiaga Uno mengatakan bahwa Pembangunan pasar pariaman sudah dilakukan sosialisasi pada pedagang, dan saat sekarang masih pro dan kontra karena ada pihak-pihak tertentu yang mempengaruhi pedagang agar program ini gagal dan wakil walikota berharap agar Pedagang dan pemilik melalui Asosiasi berembuk dan menyampaikan ke Pemerintah Daerah agar Pasar ini cepat dibangun.
 
Sandi Uno
” saya harapkan pedagang memahami pentingnya pembangunan pasar pariaman yang sudah tua, Pemerintah Kota akan membangun kalau pedagang sudah kompak”, Ujar Genius didepan ketua Asosiasi pedagang pasar, sandiaga uno.

Berdasarkan kajian dari Dinas Koperasi, Industri dan perdagangan (Koperindag), kondisi pasar pariaman sudah tidak layak untuk digunakan, bangunan sudah tua (lebih 20 th), pernah di goncang gempa tahun 2009 dan bangunan sebagian besar sudah rusak berat dan sedang bahkan ada yang sudah runtuh.

Ditempat terpisah Walikota Pariaman, Mukhlis Rahman, mengungkapkan bahwa Pedagang Pasar Pariaman bila tidak ingin berubah akan kalah dengan pasar kurai taji, yang lebih tertib, nyaman dan sehat. Pembangunan pasar kurai taji tetap dilanjutkan sebagai pasar yang representatif di Kota Pariaman.

Kedatangan Sandiaga Uno yang merupakan calon kuat penantang ahok pada pilkada DKI Jakarta 2017 ini, disambut antusias oleh para pedagang pasar pariaman, dan sekaligus memberikan dukungan moril untuk Pilkada DKI, karena 30 % penduduk DKI berasal dari orang minang.

Setelah mengunjungi pasar, Sandiaga Uno berkunjung ke kantor Asosiasi Pedagang Pasar Pariaman, pantai gandoriah dan penangkaran penyu.


Kegiatan ini didampingi oleh Wakil Walikota Pariaman, Genius Umar, Ketua Kadin Kota Pariaman, Bgd. Jamohor, Wakil Ketua DPRD Kota Pariaman Jhon Edwar, anggota DPRD dari partai gerindra, Fitri Nora dan Hamdani Kepala Dinas Koperindag Pariaman, Gusniyeti zaunit, Kepala SKPD dan wartawan yang meliput. (Y)

Gagasan Sandi Uno Untuk menekan Angka Kriminalitas

Politikus Partai Gerindra Sandiaga Uno blusukan ke permukiman warga di RW 9, Pademangan Barat, Jakarta Utara, Jumat (3/6/2016).

Kepada Sandiaga, warga RT 02 RW 09, Erin, menayakan soal keamanan Ibu Kota apabila Sandiaga menjadi Gubenur DKI.

Seperti diketahui, Sandiaga tengah mengikuti penjaringan bakal calon gubernur DKI Jakarta di sejumlah partai politik.

"Begini Pak Sandi, saya kan wanita, nah sekarang kan banyak kejahatan yang menyasar perempuan, kalau untuk keamanan bagaimana Pak?" ujar Erin kepada Sandiaga.
Sandi Uno


(Baca: Tinggal di Permukiman Kelas Menengah, Sandiaga Tak Pernah Gunakan Qlue )

Menanggapi pertanyaan tersebut, salah satu solusi yang menurut Sandiaga bisa dipertimbangkan untuk menurunkan tingkat kejahatan di Ibu Kota adalah menggunakan sistem aplikasi community watch.

Menurut dia, community watch merupakan sebuah aplikasi gagasannya, yang menuntut partisipasi warga.

Setiap warga yang membutuhkan pertolongan, nantinya bisa menggunakan aplikasi tersebut untuk kemudian langsung direspons oleh pengguna lain yang juga menggunakan aplikasi itu.

"Jakarta merupakan salah satu kota paling tidak aman, banyak yang hanya menggunakan CCTV. Tapi nanti akan ada community watch, jadi harus ada yang temani, semisal Ibu enggak berani pergi ke suatu tempat, ada yang temani, ada partisipasi warga," ujar Sandiaga.

(Baca juga: Di Pademangan Barat, Sandiaga Ditanya soal Becak yang Sering Di-Sweeping)

Ia juga mengatakan, selain mengurangi angka kriminalitas, ia akan fokus untuk menstabilkan harga bahan pokok dan meningkatkan lapangan pekerjaan.


Dalam setiap blusukan yang dilakukan Sandiaga ke beberapa daerah di Jakarta, ia memang sering membahas isu soal lapangan pekerjaan, salah satunya meningkatkan kembali UMKM di Jakarta.

#PilihYangBaik #TuntasIkhlas #Demokrasisejuk

Sumber

Jumat, 03 Juni 2016

Diskusi Rakyat Solutif: Sandi Uno Dengan Tukang Becak

Sejumlah  tukang becak mencurahkan hatinya (curhat) ke bakal calon gubernur Sandiaga Uno yang kerap dikejar-kejar oleh petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) saat sedang mengantarkan penumang di jalan-jalan kecil yang berada di dekat pasar tradisional.
Bakal Calon Gubernur DKI Jakarta dari Partai Gerindra dalam Pilkada 2017, Sandiaga Salahudin Uno yang mendatangi perkampungan padat penduduk di Jalan Budi Mulia, Gang E3, RT04/RW10‎, Kelurahan Pademangan Barat, Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara pada Jumat (3/6).
Salah satu istri dari pengemudi becak, Rini (29) warga RT03/RW10, Kelurahan Pademangan Barat, mengatakan becak suaminya seringkali di 'garuk' oleh anggota Satpol PP yang sering melakukan razia di jalan-jalan kecil dekat pasar.
"Becak suami saya hampir mau kena garuk oleh anggota Satpol PP, padahal suami saya hanya menarik becak di gang-gang kecil saja bukan di jalan besar," ujar Rini, Jumat (3/6) siang di lokasi.
Ia mengaku merasa sedih dengan perlakuan Satpol PP yang se-enaknya saja menggaruk becak para penarik becak yang memang hanya mengandakan nafkah satu-satunya ‎dari mata pencaharian menjadi tukang becak dengan penghasilan hanya Rp 50 ribu setiap harinya.
Nasib berbeda terjadi pada‎ Agus Setiawan‎ (27), RT03/RW08, Kelurahan Pademangan Barat yang mengaku becaknya sudah disita oleh anggota Satpol PP ketika ia sedang mencari calon penumpang di Pasar Jalan Hidup Baru.
"Padahal saat itu saya sudah bilang ke pak Satpol PP kalau saya itu gak pernah sekalipun lewat di Jalan raya ataupun markirin di becak di bahu jalan, tapi tetap saja becak saya diambil paksa," kata Agus‎.
Sandi Uno

Ia mengaku kecewa dengan sikap arogan para Satpol PP yang hanya mengambil becak-nya tanpa memberikan solusi untuk memberikan pekerjaan baginya bila tidak lagi memiliki becak yang memang sudah 15 tahun terakhir menjadi sumber mata pencahariannya.
Hal serupa juga diungkapkan Mulyadi (47), warga RT04/RW02 Kelurahan Pademangan Barat yang mengaku nyaris terlibat baku hantam dengan Satpol PP yang tiba-tiba mengepung dirinya ketika ia hendak kembali ke rumah pada tengah hari untuk beristirahat.
Menanggapi persoalan dan keluhan warga tersebut, Sandiaga Uno, mengatakan becak memang sudah tidak boleh lagi dijadikan sebagai alat transportasi umum dan berkeliaran di jalanan ibukota.
"‎Saya sudah tanya kepada mereka apakah mereka mau bekerja di bidang pekerjaan lain bila ada lapangan pekerjaan, dan mereka bilang mau, jadi ini persoalannya bukan karena mereka kekeh ingin menjadi tukang becak, tapi saat ini mereka belum menemukan lapangan pekerjaan lain yang mampu mereka kerjakan," kata Sandiaga Uno.
Namun demikian, meski memang dilarang operasionalnya sebagai alat transportasi umum, Sandiaga Uno melihat becak masih bisa digunakan sebagai sarana pariwisata bagi warga Jakarta terutama di daerah-daerah destinasi wisata kota.
Sumber

Kamis, 02 Juni 2016

Sandi Uno : Orang Hebat Seperti Ahok Cocok Jadi Mentri Aparatur Negara

Politisi Gerindra yang juga berhasrat menjadi gubernur DKI, Sandiaga Salahudin Uno atau Sandiaga Uno, mendoakan agar Gubernur Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok diangkat menjadi menteri pendayagunaan aparatur negara RI tahun depan.
Menurut Sandiaga, Ahok memiliki sistem yang tepat untuk mengatur seluruh satuan kerja perangkat daerah (SKPD) yang ada di Provinsi DKI.
Sebelumnya, Sandiaga juga mendoakan agar sebelum pemerintahan Ahok selesai, status wajar dengan pengecualian untuk laporan keuangan Pemprov DKI yang diberikan oleh BPK menjadi wajar tanpa pengecualian.


"Mudah-mudahan pada 2017 pada akhir masa pemerintahan terakhir Pak Basuki, insya Allah mudah-mudahan itu WTP, saya doakan WTP sehingga dia (Ahok) berakhir dengan baik dan menjadi menteri," ujar Sandiaga saat ditemui di Jakarta Selatan, Kamis (2/6/2016).
Pernyataan itu, kata Sandiaga, bukan merupakan sindiran untuk Ahok. Sandiaga melihat kinerja Ahok untuk menertibkan SKPD yang ada di pemerintahan. Wajar rasanya jika jabatan tersebut diberikan kepada mantan Bupati Belitung Timur itu.
"Setuju banget (menjadi menteri aparatur negara). Dia berhasil menertibkan dengan kekuasan yang sangat kuat untuk mereformasi para aparatur negara, jadi jangan hanya Jakarta, tetapi di seluruh Indonesia, diperkenalkan dan positif buat bangsa ini, itu serius loh," kata Sandiaga.
"Kasihan kan kalau tidak menjabat lagi, ini tokoh bagus loh untuk bangsa kita. Kita harus cari tempat untuk elemen-elemen yang bagus seperti Pak Basuki," kata Sandiaga.

Doa Sandiaga itu sama persis dengan pernyataan musisi Ahmad Dhani yang beberapa waktu lalu sempat mendeklarasikan diri menjadi calon gubernur DKI. Menurut Dhani, melihat gaya kepemimpinan Ahok yang hanya fokus pada penggusuran, Ahok tidak pantas menjadi gubernur, tetapi menjadi menteri pendayagunaan aparatur negara. 
#TuntasIkhlas #DemokrasiSejuk

Rabu, 01 Juni 2016

Dengan Gaya Blusukan Yang Menyerap Aspirasi Rakyat, Sandi Uno Optimis dipillih oleh Gerindra.

Salah satu bakal calon Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno yakin kalau dirinya bakal lolos penjaringan dari Partai Gerindra.
Sebelumnya DPD Gerindra DKI sudah mengirimkan tiga nama calon kuat untuk maju dalam Pilgub DKI 2017 mendatang kepada Ketua Umum Prabowo Subianto‎. Ketiga nama itu adalah Yusril Ihza Mahendra, Sandiaga Uno dan Syafrie Syamsuddin.
“Insya Allah optimis. DPD telah mengirimkan tiga nama ke pak Prabowo. Itu yang sudah disebut di media. Nantinya akan diumumkan usai Lebaran. Apapun pilihan pak Prabowo yang akan keluar nanti satu nama saja,” ujar Sandiaga setelah blusukan di Kebon Manggis, Jakarta Timur, Selasa (31/5).

‎Sandiaga pun menyatakan soal keputusan calon gubernur DKI dari Parta Gerindra resmi akan diumumkan pada Juli mendatang. Pasca itu Gerindra kemudian akan melakukan penjajakan poltik dengan partai lain untuk pemenangan calon yang diusungnya.

Di dalam blusukannya di depan ratusan warga Kebon Manggis, Sandiaga mengungkapkan kalau sekarang ini Jakarta membutuhkan sosok baru sebagai pemimpin. 
Gaya blusukan yang terbilang elegant ini ternyata cukup efektif, nyatanya saja saat blusuksan ke lagoa Jakarta Utara. dengan melihat banyak Becak disana beliau inisiatif untuk menjadikan becak sebagai sarana transportasi pariwisata. Mendengar ucapan tersebut masyarakat sekitar pun dengan senang dan bangga menyambut ide dan gagasan tersebut. besar harapan warga Jakarta agar Sandi uno dapat terpilih dan menunaikan aspirasi Rakyat. #TuntasIkhlas #Demokrasisejuk

Selasa, 31 Mei 2016

Sandi Uno: Harga Daging mahal karena rantai retribusi yang panjang.

Presiden Joko Widodo ingin agar harga daging sapi bisa turun di bawah Rp 80 ribu per kilogram dalam waktu dekat.
Sebab, kebutuhan konsumsi akan meningkat sejalan dengan masuknya bulan puasa.
Menurut Ketua Asosiasi Pedagang Pasar Indonesia Sandiaga Uno menilai mustahil harga daging sapi bisa turun dalam waktu cepat sekarang ini. 

SANDI UNO

Pasalnya pasokan di dalam negeri masih sangat sedikit dibandingkan kebutuhan masyarakat.
"Saya pastikan nggak mungkin. Jadi jangan muluk-muluk lah, rakyat nggak bisa dijanji-janjikan saja," ungkap Sandiaga di kantor Kementerian Koperasi dan UKM, Jakarta, Selasa (31/5/2016).
Sandiaga memaparkan ada kemungkinan harga stabil dan merata memasuki bulan puasa, namun harganya masih berada di kisaran Rp 100 ribu per kilogram.

"Jadi kalau terjangkau dibawah Rp 100 ribu, mungkin bisa," kata Sandiaga.
Menurut Wakil Ketua Kadin bidang UKM, hal yang menyebabkan mahalnya daging sapi adalah rantai birokrasi yang panjang.
Apalagi daging impor, Sandiaga menilai sampai di Indonesia sudah sangat tinggi harganya akibat biaya transportasi.


"Selama ini distribusinya selalu berjenjang. Akhirnya Pak Jokowi berteriak harga daging dibawah Rp 80 ribu, mendarat disini saja sudah Rp 95 ribu, jadi rantai distribusiya kita pangkas," kata Sandiaga.


#TuntasIkhlas #DemokrasiSejuk

Jumat, 27 Mei 2016

Sandi Uno Ingin Laporan Ke Gubernur Ahok, Sinergitas yang di kedepankan Sandi Uno patut di Apresiasi.

Bakal calon Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahudin Uno ingin bertemu dengan Gubernur DKI Jakarta saat ini Basuki Tjahaja Purnama. Dia bermaksud menyampaikan suara warga yang ditemuinya selama turun ke lapangan.
Hal itu dikemukakan Sandi, sapaan Sandiaga, saat mendatangi kawasan Kelurahan Krukut, Kecamatan Taman Sari, Jakarta Barat, Jumat, 27 Mei 2016. 
"Saya sudah menyiapkan laporan. Saya sudah turun 108 hari, namun saya tidak punya komunikasi langsung sama gubernur. Kalau teman-teman wartawan bisa menyampaikan, saya bersedia diundang sama gubernur untuk ke Balai Kota," kata Sandi.


Beberapa waktu lalu, menurut Sandi, dia sempat menyampaikan keinginannya tersebut kepada Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat. Namun hingga saat ini belum bisa terealisasikan.
"Saya sudah SMS (pesan pendek) minta waktu ke Pak Djarot tapi mungkin Pak Djarot belum sempat dan waktunya mungkin sibuk. Apalagi Pak Gubernur Basuki pasti lebih sibuk lagi. Saya mau banget ketemu beliau (Ahok)," ujarnya.
Apabila keinginannya terpenuhi, menurut Sandi, dia tak hanya akan menyampaikan aspirasi masyarakat. Dia juga bakal mempresentasikan beberapa solusi yang dinilainya tepat untuk menghadapi masalah di Ibukota.
"Saya tidak mau pelit untuk tidak memberikan solusi. Karena ini jangan dijadikan ajang untuk saling gergaji menggergaji tapi saling memberikan solusi," katanya. Dia menambahkan, "Kalau solusi saya bisa diterapkan dari sekarang kan alangkah baiknya."

Dalam kunjungannya ke kawasan Krukut, Sandi mendengarkan keluhan masyarakat sekitar yang akan terkena relokasi akibat normalisasi Kali Krukut Tengah. Dia juga menyosialisasikan dirinya sebagai bakal calon Gubernur DKI Jakarta pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2017. 
#tuntasikhlas #demokrasisejuk 

Kamis, 26 Mei 2016

Sandi Uno aktif dalam membenahi Jakarta, Semoga Ahok mau mendengarnya.

Persaingan Pilgub DKI 2017 semakin memanas. Salah satunya dilakukan bakal calon gubernur DKI Jakarta.

Sandiaga belakangan mulai gencar 'menyentil' calon petahana,Basuki Tjahaya Purnama (Ahok). Salah satunya mengenai cara Ahok dalam mengurai kemacetan di Ibu Kota.

Pengusaha muda ini mengaku punya satu di antara banyak solusi untuk mengatasi kemacetan Ibu Kota. Solusi yang dimaksud Sandiaga adalah dengan membuat asrama siswa di sekolah-sekolah yang ada di Jakarta.

"Gubernur Basuki mungkin bisa mencoba, ini idenya dari Yusuf Mansyur. Sekolah dijadikan asrama juga dengan tempat tidur, coba dulu satu sekolah, selesai apa enggak masalah kemacetan," kata Sandi di Rusun Karang Anyar, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Jumat (20/5).

Sandi Uno


Masukan kritik dan Saran positif juga datang Sahabat Sandiaga Uno yang menilai perilaku Ahok yang kerap ngomong kasar di depan publik. Hal itu terjadi dalam kegiatan Car Free Day (CFD) Minggu (11/10/2015). Sahabat Sandiaga Uno terang-terangan menyampaikan keresahannya atas perilaku Ahok yang kerap ngomong kasar di depan publik.

"Ini hanya gerakan moral saja, untuk menyadarkan kembali masyarakat tentang aksi santun. Kita punya contoh, misalnya santun itu antikorupsi. Sebetulnya jiwa santun itu adalah aktualisasi jiwa yang luas, bukan hanya senyum sapa, tapi suka menolong yang saat ini sudah mulai luntur," kata Koordinator aksi, Rezza Artha.

Ininlah realitanya, segala masukan baiknya di tampung dari Gubernur DKI. selain Membantu kinerja pemerintah dalam menyerap aspirasi untuk membuat kebijakan hal ini juga sangat positif. 
#TuntasIkhlas #demokrasiSejuk

Rabu, 25 Mei 2016

Langkah Nyata Sandi Uno dalam Mengenteskan Kemacetan

Bus tingkat wisata Tranjakarta kedatangan satu unit anggota keluarga baru hibah dari Tower Bersama Group. Bus dua lantai itu sekarang sedang diperkenalkan di Indonesia International Motor Show (IIMS) yang digelar 7 - 17 April 2016. Bus ini menggunakan sasis MAN 37 dengan karoseri buatan Karoseri Nusantara Gemilang (KGN). Karoseri bus tingkat ini telah diperkenalkan sebelumnya pada model mewah Maxi Miracle, Januari 2014

Perjanjian resmi bus ini digunakan sebagai bus tingkat wisata dikatakan sudah kejadian. Langkah selanjutnya tinggal proses serah terima dari Tower Bersama Group kepada Transjakarta, lalu memilih tanggal beroperasi.


 Menurut Video diatas yang di Unggah Melalui Youtube memperlihatkan bahwa bus Pemberian dari Tower Bersama Group dan yang sudah diserahkan pengoprasiannya kepada Pemprov DKI Jakarta diharapkan dapat mengakomodir masyarakat Jakarta dan mengurangi tingkat kemcetan Ibu Kota.

Perlu diKetahui TBI atau yang lebih dikenal dengan Tower Bersama Group (TBG), adalah perusahaan penyedia infrastruktur telekomunikasi bagi penempatan BTS oleh para operator telekomunikasi di Indonesia.

TBI adalah salah satu perusahaan tower telekomunikasi independen terbesar di Indonesia, yang juga merupakan penyedia infrastruktur telekomunikasi beserta layanan pengoperasian dan pemeliharannya bagi operator telekomunikasi.


Layanan infrastruktur yang ditawarkan TBI mencakup penyewaan tower dan DAS (Distributed Antenna System) bagi operator telekomunikasi melalui solusi build-to-suit dan co-location. Sejak didirikan tahun 2004 dan hingga April 2010, TBI telah memiliki dan mengoperasikan lebih dari 2.600 sites dengan lebih dari 4.000 tenant, dan jumlah ini akan terus bertambah seiring dengan tingginya permintaan dari operator telekomunikasi.

TBI adalah perusahaan yang sahamnya dimiliki oleh Saratoga Group dan Provident Capital Group yang pernah di Pimpin oleh Sandiaga Uno.

#tuntasikhlas #demokrasisejuk


Sosok Ibu sangat berarti Sandi Uno

Politikus dari Partai Gerindra, Sandiaga Uno mengaku jika motivator dan inspirasi bagi dirinya adalah ibunya sendiri, Mien R Uno. Sosok ibunyalah yang selama ini selalu memberikan dorongan untuk bekerja lebih keras.

Baginya, ibunya merupakan sosok yang penyabar dan tetap berjuang sampai saat ini.Karena itu, kepada Republika.co.id, dia mengaku hari ini merupakan hari yang spesial bagi dirinya. Betapa tidak, pada tanggal  23 Mei lalu, ibunya genap berusia 60 tahun.
Sandi Uno

Meski usianya sudah genap 60 tahun, Sandiaga mengaku bangga jika ibunya tetap bugar, semangat, dan terus berjuang. Seperti yang terjadi pada Rabu (25/5), ibunya menggelar Lokakarya bertema 'Menjadi Individu Hebat Individu Mandiri' yang diikuti sejumlah peserta di Jl Tirtayasa II, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

“Perjuangan yang besar itu butuh keiklasan dan saya belajar itu dari beliau,” ujarnya

Sumber

Selasa, 24 Mei 2016

Bekerja Bersama, Sandi Uno ingin meningkatkan Perekonomian Ibu Kota Yang Merata Hingga Sektor UMKM

Sandiaga Uno, Wakil Ketua Umum Kadin bidang Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), Koperasi, dan Industri Kreatif menilai, pertumbuhan ekonomi Indonesia dapat mencapai 7 persen jika UMKM di negara ini berdaya saing tinggi dengan indeks kemudahan berbisnis di urutan 40 besar.

"Ekonomi Indonesia itu bisa tumbuh tambah 2 persen di atas pertumbuhan yang sekarang. Saat ini kan pertumbuhannya 4,9 persen. Dalam peningkatan kualitas UMKM, saya kira, bisa lah 7 persen pertumbuhan ekonomi Indonesia," ujar Sandiaga Uno, Selasa (24/5).
Kebijakan yang tepat untuk mendorong UMKM juga tidak terlepas dari kemudahan berbisnis. Maka dari itu, indeks kemudahan berbisnis harus ditingkatkan. Saat ini, indeks berbisnis masih di level 109. Jauh dari permintaan Presiden Joko Widodo yang meminta tingkat kemudahan berbisnis di bawah 40 besar.
Sandi Uno


"Ini tugas yang berat buat kami. Di Jakarta sendiri kita semua kan mengalami kesulitan berbagai masalah yang membuat indeks kemudahan berbisnis itu belum mengalami kenaikan signfikan. Harga-harga bahan pokok meningkat, lapangan pekerjaan masih sulit. Jadi, kembali lagi indeks kemudahan berbisnis itu masih diperbaiki, permodalan harus digenjot," ungkapnya.

Dari sisi potensi UMKM, saat ini, Sandiaga mengusulkan agar skala bisnis UMKM terus bertumbuh besar. Dengan demikian, bukan lagi soal memperbanyak jumlah UMKM, tetapi menumbuhkan kualitas usaha dari UMKM tersebut.
"Ke depan, UMKM itu harus ditargetkan. Jumlahnya tidak boleh lagi 50 juta, tetapi harus di bawah 45 juta, misalnya di tahun 2030 mendatang. Setelah itu, turun lagi menjadi 25 juta. Nah, itu menunjukkan mereka tumbuh dari kecil ke menengah, dan menengah menjadi membesar. Itu lah tantangan untuk ekonomi Indonesia," katanya.

Lebih lanjut Sandiaga menyatakan, pemerintah tidak bisa bekerja sendiri untuk mewujudkan hal itu. Pemerintah harus bekerjasama dengan berbagai pihak terkait, seperti pelaku usaha.


"Kami dari Kadin maupun Non Government Organisation (NGO) selalu mendukung, UMKM ini harus dikembangkan," pungkasnya.

Senin, 23 Mei 2016

Terkejut, Sandi Uno Dapat Gelar Pendekar.

Bakal Calon Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno, mendapat gelar pendekar kehormatan dari guru besar silat lipet khas Betawi, Sanusi. Dengan pemberian gelar itu, ia berharap, Sandiaga Uno dapat ikut melestarikan budaya Betawi, salah satunya silat, yang menurut dia sudah terkikis kemajuan zaman.
 
SANDI UNO
"Karena Pak Sandi ini akan mencalonkan jadi gubernur. Apabila menjadi gubernur, mudah-mudahan dia akan mengamalkan silat kita. Kami percaya Pak Uno akan mengamankan budaya Betawi. Saya percaya (kepada) dia," ujar Sanusi di Cipete Utara, Jakarta Selatan, Ahad, 22 Mei 2016.

Sandi mengaku pernah memiliki pengalaman soal seni bela diri semacam silat, yakni karate. Ketika itu, ia sempat mengikuti jambore bela diri dan bertemu dengan teman-temannya yang aktif belajar silat. Namun, saat memperoleh sabuk cokelat, ia beralih menggeluti olahraga renang.


Saat mencalonkan diri sebagai Gubernur DKI, ia kembali mempelajari kesenian asli Betawi itu. "Baru akhir-akhir ini, semenjak mulai proses (pencalonan gubernur) di DKI, mulai kenal lagi sama seniman DKI, sama silat. Di DKI kan banyak seniman, di Cipete, Kemayoran juga ada. Makanya kalau enggak hati-hati, akan termakan zaman," ujar politikus Gerindra itu.
#tuntasikhlas #demokrasisejuk

Sumber

Jumat, 20 Mei 2016

Lagi, Sandi Uno Serap Aspirasi Warga Di Rusun Karang Anyar, Jakarta Pusat

Bakal calon Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno, mengunjungi Rumah Susun Karanganyar, Sawah Besar, Jakarta Pusat, guna mendengar keluhan warga yang mengaku kesulitan air.

Sandiaga yang mengenakan kaus berkerah warna biru tiba di kawasan Sawah Besar pukul 15.00 WIB dan langsung disambut warga yang memanggil nama maupun meminta foto bersama politisi Partai Gerindra itu.

"Di rumah susun saya ingin melihat aspek sosial, ekonomi, dan fasilitas di mana mereka mengeluhkan kesulitan air," kata Sandiaga di Rumah Susun Sawah Besar, Jakarta Pusat, Jumat.

SANDI UNO

Sandi juga prihatin dengan warga rumah susun yang mengalami kesulitan ekonomi apalagi kondisi rumah susun yang telah dibangun sejak 1987 itu juga membutuhkan renovasi.

"Ada keluhan warga yang omset dagangnya berkurang. Itu perlu dicarikan solusinya," kata Sandi.

Sandiaga kemudian menimpali, "Kondisi rusun juga seperti ini, jika direnovasi warga pindah ke mana?" Na'im  (54) warga setempat yang bekerja sebagai pengemudi ojek berharap Sandiaga Uno bisa menyelesaikan permasalahan di Rumah Susun.

"Siapapun, termasuk Sandiaga, warga menunggu gebrakannya. Semoga memihak rakyat kecil," kata Na'im.

Selain itu, Sandi yang sempat berdiskusi dengan kelompok masyarakat setempat mengatakan akan berupaya menemukan solusi jitu untuk mengatasi permasalahan di hunian bertingkat itu.

Sumber

Kamis, 19 Mei 2016

Sandi Uno: Pembangunan Saat ini sangat berpihak ke Pemilik Moda dan Timpang dengan Masyarakat kecil

Bakal calon gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno mengemukakan, berbagai langkah pembangunan yang ditempuh DKI Jakarta selama ini sebagian besar masih belum berpihak kepada rakyat kecil.

"Lebih berpihak pada yang punya uang. Walaupun saya datang dari kelompok elit, saya ingin turun supaya bisa menciptakan Jakarta yang lebih baik pada 2017 nanti," kata Sandi saat bertemu warga RW 001 Kelurahan Bukit Duri, Tebet, Jakarta Selatan, Rabu (18/5/2016) sore.

Pada kesempatan itu Sandi kembali menegaskan dua permasalahan utama yang masih mendera Jakarta, yakni ketersediaan lapangan kerja dan tingginya harga kebutuhan pokok.

"Itu yang banyak saya dengan dari tiap pertemuan dengan warga. Untuk lapangan kerja, saya punya latar belakang pengusaha jadi berpengalaman untuk menciptakan lapangan kerja," ujar anggota Dewan Pembina Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) ini.

Sandi berkeliling di rumah-rumah warga RW 001 untuk menyapa sembari memperkenalkan diri dan menyampaikan keinginannya maju mencalonkan diri menjadi gubernur DKI Jakarta.

Dia juga membagikan lembar aspirasi dan usulan yang nantinya akan dikumpulkan tim relawannya untuk mengetahui apa-apa saja permasalahan yang dihadapi warga.



lembar aspirasi itu masih soal kepastian lahan hidup mereka khawatir digusur," ujarnya.

Rabu, 18 Mei 2016

Sandiaga Uno, turut memukul perkusi dari kelompok perkusi warga yang menyambut kedatangannya di Tebet.


Bakal calon gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno, pada Rabu sore memenuhi undangan warga RW 001 Kelurahan Bukit Duri, Tebet, Jakarta Selatan.

Dalam kesempatan tersebut Sandi menegaskan kembali dua permasalahan utama yang masih mendera Jakarta, yakni ketersediaan lapangan kerja dan tingginya harga kebutuhan pokok.

"Itu yang banyak saya dengan dari tiap pertemuan dengan warga. Untuk lapangan kerja, saya punya latar belakang pengusaha jadi berpengalaman untuk menciptakan lapangan kerja," kata Sandi di hadapan warga.

Selain menyoroti dua masalah tersebut, Sandi juga menemui kenyataan bahwa berbagai langkah pembangunan yang ditempuh DKI Jakarta selama ini sebagian besar masih belum berpihak kepada rakyat kecil.

"Lebih berpihak pada yang punya uang. Walaupun saya datang dari kelompok elit, saya ingin turun supaya bisa menciptakan Jakarta yang lebih baik pada 2017 nanti," kata Sandi.

Sandi berkeliling di rumah-rumah warga RW 001 untuk menyapa sembari memperkenalkan diri dan menyampaikan keinginannya maju mencalonkan diri menjadi gubernur DKI Jakarta.

Sembari berkenalan, Sandi juga membagikan lembar aspirasi dan usulan yang nantinya akan dikumpulkan tim relawannya untuk mengetahui apa-apa saja permasalahan yang dihadapi warga.

"Itu ikhtiar kami menangkap aspirasi dan usulan masyarakat akan apa yang mereka inginkan buat Jakarta ke depannya. Itu jadi bentuk interaksi nyata kami supaya kunjungan begini bukan cuma acara 'selfie-selfie' semata," kata pria yang juga menjabat sebagai anggota Dewan Pembina Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) itu.

Dua masalah yang disebutkan sebelumnya termasuk masalah-masalah utama yang dia temui dari lembar aspirasi tersebut, selain mengenai kepastian lahan tinggal alias penggusuran.

"Karena saya banyak menyapa ke daerah padat penduduk yang boleh dibilang strata ekonominya menengah ke bawah, yang nomor satu di lembar aspirasi itu masih soal kepastian lahan hidup mereka khawatir digusur," ujarnya.

Meski berstatus Dewan Pembina Gerindra, Sandi sudah aktif mengikuti penjaringan bakal calon gubernur DKI Jakarta di beberapa partai lain termasuk PDI-Perjuangan dan Partai Demokrat.
#tuntasikhlas #demokrasisejuk

Selasa, 17 Mei 2016

Sandi Uno membedah dan Menawarkan Solusi atas Kemacetan


Kemacetan menjadi persoalan kompleks di Ibu Kota Jakarta, sehingga dibutuhkan solusi yang drastis untuk mengatasinya, kata Bakal Calon Gubernur DKI Jakarta dari Partai Gerakan Indonesia Raya Sandiaga Salahuddin Uno.
"Saya kepikiran moratorium mobil baru. Produksi boleh saja, tapi di Jakarta, khususnya plat B jangan ditambah dulu," ujar Sandiaga Uno saat ditemui di Jakarta, Selasa.


Menurut Sandi, jumlah kendaraan yang berlebih di Jakarta dan belum adanya transportasi publik yang memadai menjadi biang keladi kemacetan lalu lintas di kota ini.
Ia menambahkan, hal tersebut diperparah dengan jumlah kendaraan yang terus mertambah tidak dibarengi dengan bertambahnya jumlah pembangunan jalan.
Sandi menyadari, bahwa ide tersebut akan mendapat penolakan dari berbagai pihak, namun ia akan mencari solusi lain untuk menyelesaikan penolakan tersebut.

"Ini pasti ada yang teriak nih, industri otomotif kan. Kan harus ada give and take, kuncinya adalah kepemimpinan. Itu juga merupakan pendapat para ahli, nanti kita pikirkan soal penyerapan tenaga kerja dan sebagainya," kata Sandi.

Inilah mengapa saya mengangkat tulisan ini, karena solusi yang di tawarkan sandi uno ini cukup unik dan sangat mempengaruhi pemikiran saya. saya harap dengan tulisan yang mengutip dari pemberitaan dapat mempengaruhi kebijakan serta mengentaskan kemacetan.

sumber

Sandi Uno mewakili suara rakyat kecil: PKL (pedagang kaki lima)


Dewan Pelindung Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia Sandiaga Uno membawa sejumlah PKL bertemu dengan Menteri Perindustrian Saleh Husin untuk meminta penataan PKL di sejumlah kawasan industri.

"Salah satu yang kita gagas adalah program pemberdayaan usaha mikro khususnya kaki lima di kawasan industri. Pertama di Pulo Gadung, ada 1.200 PKL yang perlu ditata," kata Sandiaga di Jakarta, Selasa.

Menurut Bakal Calon Gubernur DKI Jakarta ini, program tersebut merupakan dukungan terhadap pemberdayaan PKL yang menjadi salah satu pendorong perekonomian.



Sandi menambahkan, dengan adanya pembinaan dan penataan dari pihak pemerintah, 25 juta PKL di Indonesia diyakini mampu meningkatkan kualitas produk maupun pelayanannya.

Ketua Umum APKLI Ali Mahsun menyampaikan, pembinaan dan penataan tersebut diperlukan, terlebih di era Masyarakat Ekonomi ASEAN dan perdagangan bebas.

"Dengan adanya pembinaan, kami bisa menghadapi MEA dan perdagangan bebas lainnya. Jadi, ini betul-betul kami butuhnya," tukasnya.

Sementara itu, Dirjen Industri Kecil Menengah Kemenperin Euis Saedah menyampaikan, Kemenperin menyadari bahwa PKL merupakan pelaku ekonomi kerakyatan yang perlu dibina.

Untuk itu, Kemenperin akan mencari cara agar PKL bisa diberdayakan di kawasan industri, kendati tidak berkaitan langsung dengan industri yang beroperasi di kawasan tersebut.

"Sementara ini akan dibahas bagaimana penyelesaian dan sarana pendukung. Karena PKL ini sifatnya umum dan tidak berkaitan dengan industri besar di kawasan," ujarnya.


Semoga bacaan ini bermanfaat kita semua, saya hanya sebagai penghantar saja. #tuntasikhlas #demokrasisejuk

Sumber