Tampilkan postingan dengan label #Kartiniday. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label #Kartiniday. Tampilkan semua postingan

Kamis, 26 Mei 2016

Sandi Uno aktif dalam membenahi Jakarta, Semoga Ahok mau mendengarnya.

Persaingan Pilgub DKI 2017 semakin memanas. Salah satunya dilakukan bakal calon gubernur DKI Jakarta.

Sandiaga belakangan mulai gencar 'menyentil' calon petahana,Basuki Tjahaya Purnama (Ahok). Salah satunya mengenai cara Ahok dalam mengurai kemacetan di Ibu Kota.

Pengusaha muda ini mengaku punya satu di antara banyak solusi untuk mengatasi kemacetan Ibu Kota. Solusi yang dimaksud Sandiaga adalah dengan membuat asrama siswa di sekolah-sekolah yang ada di Jakarta.

"Gubernur Basuki mungkin bisa mencoba, ini idenya dari Yusuf Mansyur. Sekolah dijadikan asrama juga dengan tempat tidur, coba dulu satu sekolah, selesai apa enggak masalah kemacetan," kata Sandi di Rusun Karang Anyar, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Jumat (20/5).

Sandi Uno


Masukan kritik dan Saran positif juga datang Sahabat Sandiaga Uno yang menilai perilaku Ahok yang kerap ngomong kasar di depan publik. Hal itu terjadi dalam kegiatan Car Free Day (CFD) Minggu (11/10/2015). Sahabat Sandiaga Uno terang-terangan menyampaikan keresahannya atas perilaku Ahok yang kerap ngomong kasar di depan publik.

"Ini hanya gerakan moral saja, untuk menyadarkan kembali masyarakat tentang aksi santun. Kita punya contoh, misalnya santun itu antikorupsi. Sebetulnya jiwa santun itu adalah aktualisasi jiwa yang luas, bukan hanya senyum sapa, tapi suka menolong yang saat ini sudah mulai luntur," kata Koordinator aksi, Rezza Artha.

Ininlah realitanya, segala masukan baiknya di tampung dari Gubernur DKI. selain Membantu kinerja pemerintah dalam menyerap aspirasi untuk membuat kebijakan hal ini juga sangat positif. 
#TuntasIkhlas #demokrasiSejuk

Rabu, 25 Mei 2016

Sosok Ibu sangat berarti Sandi Uno

Politikus dari Partai Gerindra, Sandiaga Uno mengaku jika motivator dan inspirasi bagi dirinya adalah ibunya sendiri, Mien R Uno. Sosok ibunyalah yang selama ini selalu memberikan dorongan untuk bekerja lebih keras.

Baginya, ibunya merupakan sosok yang penyabar dan tetap berjuang sampai saat ini.Karena itu, kepada Republika.co.id, dia mengaku hari ini merupakan hari yang spesial bagi dirinya. Betapa tidak, pada tanggal  23 Mei lalu, ibunya genap berusia 60 tahun.
Sandi Uno

Meski usianya sudah genap 60 tahun, Sandiaga mengaku bangga jika ibunya tetap bugar, semangat, dan terus berjuang. Seperti yang terjadi pada Rabu (25/5), ibunya menggelar Lokakarya bertema 'Menjadi Individu Hebat Individu Mandiri' yang diikuti sejumlah peserta di Jl Tirtayasa II, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

“Perjuangan yang besar itu butuh keiklasan dan saya belajar itu dari beliau,” ujarnya

Sumber

Senin, 02 Mei 2016

Mengapa Elektabilitas Sandi Uno Meningkat? ini Penjelasannya.

Bakal Calon Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno mengalami kenaikan elektabilitas dan popularitas berdasarkan hasil survei. Sandiaga yang disebut akan diusung oleh Partai Gerindra mencapai prosentase sebesar 21% mengungguli Yusril Ihza Mahendra (12%), Ridwan Kamil (10%) dan Tri Rismaharini (6%).
Meski Bacagub Petahana Basuki T. Purnama atau Ahok masih kokoh di puncak survei dengan perolehan 46%, Sandiaga justru menjadi prioritas pilihan utama responden tertinggi dengan capaian 72%, jauh meninggalkan Ahok yang hanya meraih 30%.
SANDI UNO
Koordinator Sahabat Sandiaga Uno, Anggawira, menyebut bahwa pergerakan popularitas Sandiaga memang menguat dan patut diapresiasi. Hal itu disebabkan karena figur Sandiaga yang merakyat. Di lain kesempatan, juru bicara Sahabat Sandiaga Uno, Anthony Leong menjelaskan bahwa hasil survei menunjukkan bahwa Sandiaga telah menjadi pesaing terbaik di pilgub 2017 mendatang. “Hasil survei tersebut menggambarkan bahwa kalangan masyarakat menengah ke bawah sudah cukup mengenal dan mempercayai serta semakin dekat dengan Bang Sandi, ini berkat adanya perjuangan semua elemen yang mendukung Bang Sandi,” ujarnya.
Survei yang dilakukan pada akhir Maret lalu membidik masyarakat kalangan menengah bawah (grassroots people) sebanyak 1000 responden random di seluruh Jakarta. Metode yang digunakan adalah Social Economic Status SES yang respondennya wajib memiliki KTP dan memiliki hak pilih.

Keakraban dan candaan Sandi Uno dan Istri saat kunjungan ke Pasar Jati Negara

Calon Gubernur DKI Jakarta Periode 2017, Sandiaga Salahuddin Uno atau akrab disapa Sandi Uno, menyambangi pemukiman padat penduduk yakni Kebon Pala I, Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur, Minggu (1/5/2016).
Kedatangan Sandi Uno bersama istri tercintanya, Nur Asia, membuat warga mencurahkan kekesalannya terhadap sikap dan tindakan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok selama menjabat Gubernur DKI Jakarta.
“Pak Sandi Uno kalau dipilih kayak si sipit (Ahok) enggak tuh? Ntar bapak kayak Ahok lagi main gusur-gusur dong pak. Kita butuh tempat tinggal pak. Warga miskin kita mah,” ucap salah seorang warga di Kebon Pala I RW 07, Kampung Melayu.
Sandi Uni nampak khidmat mendengar keluhan-keluhan warga Kebon Pala, terhadap Ahok yang dinilai pemimpin kejam. Istri Uno pun yang mendengar keluhan itu langung memeluk dan menyabarkan wanita berdaster oranye tersebut.
“Sabar ya bu ya. Makanya doakan suami saya ya bu. Kalau bapak (Sandi Uno), Insya Allah warga Jakarta tak merasakan seperti itu. Mohon doa restu dan dukungannya ibu,” kata Nur Asia.
Sandi Uno pun turut berjanji kepada warga untuk tidak akan dilakukan penggusuran yang kini masih dinilai warga semena-mena. Sandi Uno pun yakin, dirinya tak seperti apa yang dipikirkan warga Kebon Pala.
“Enggak kok bu. Saya enggak suka gusur menggusur. Saya lebih suka menata ekonomi warga Jakarta agar lebih sejahtera,” kata Uno di sebuah gang sempit dan dikerubungi warga.

Sandi pun kembali berjalan dan berkeliling, serta menyapa warga lainnya. Sandi yang berjalan kaki bersama istri dan rombongannya mendatangi satu per satu pedagang.
Mulai dari beras, jamu, sayur-sayuran, hingga tukang sol sepatu. Sandi yang saat itu tengah berbincang dengan tukang sol sepatu, Sandi Uno berjongkok, dan meminta maaf kepada tukang sol sepatu tersebut.
Adanya sebuah tiang dekat dengan pijakan Sandi Uno, membuat sejumlah awak media kesulitan mengabadikan gambar kegiatan Sandi Uno lewat jepretannya
Mereka pun meminta Sandi untuk berpindah posisi. Sandi pum bangkit untuk bergeser beberapa sentimeter dari posisinya semula.
“Permisi, maaf ya, Pak. Mau pencitraan sedikit ya, Pak,” ujar dia sembari tertawa.
“Semoga makin banyak nge sol sepatu ya pak,” ucap Sandiaga lagi ke tukang sol yang tersenyum malu tersebut.
khas sekali candan Pak Sandi uno ini, membuat masyarakat dapat merasakan aura positif nya dengan berinteraksi yang ringan. dengan membaca ini mudah-mudahan dapat menarik simpati pembaca. kalau ada yang santun dan baik kenpa tidak.
Sumber

Kamis, 21 April 2016

Sosok Ibu adalah Kartini bagi Sandi Uno

Pada hari ini tanggal 21 april bertepatan dengan hari kartini, hari bersejarah bagi kaum perempuan. Bagi Sandiaga Uno atau yang lebih akrab disapa dengan panggilan Sandi Uno hidup diantara perempuan-perempuan hebat diantaranya adalah sosok ibu yang sering kali mendampingi beliau dalam berkegiatan.

SANDI UNO BERSAMA AYAH DAN IBU SERTA KAKAK 

Salah satu kegiatan yang didukung oleh ibu yaitu Hj. Mien Uno adalah langkah Sandi Uno menuju Pilgub DKI 2017, tak banyak sang Ibu hadir di Blusukan salah satu bacagub DKI ini disetiap kunjungan Sandi Uno ke daerah-daerah pinggiran yang ada di Jakarta. Mugkin Inilah yang dapat dimaknai seorang Kartini bagi Seorang Sandiaga Uno.


Restu seorang ibulah yang menghantarkan pengusaha sukses Sandiaga Salahuddin Uno menjadi calon Gubernur DKI dari Partai Gerindra. Karena atas ijin ibunya, komitmen Sandi yang hampir dua puluh tahun mengganduringi dunia bisnis yang tak pernah terbersit dalam pikiran untuk masuk dalam dunia politik, berubah. Bahkan lima tahun lalu, Sandi sampaikan bangsa ini surplus politikus. Tapi, defisit pengusaha. Sosok Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto yang pertama kali menawarkan masuk ke dunia politik pada tahun 2014 yang lalu.
Sumber