Tampilkan postingan dengan label #demokrasisejuk. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label #demokrasisejuk. Tampilkan semua postingan

Jumat, 15 Juli 2016

Kedekatan sandi Uno dan Prabowo, dan keseriusannya dalam Maju DKI 1.

SANDI UNO
 Bakal calon Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menyebut Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto memiliki insting politik positif terhadapnya dalam kontestasi pilkada serentak 2017.

"Saya awalnya tidak yakin juga maju. Tapi saya ingat percakapan awal saya dengan pak Prabowo, beliau bilang insting politiknya sama dengan insting politik tahun 2012 ketika beliau memutuskan mendukung pak Jokowi sebagai calon Gubernur DKI Jakarta," ujar Sandiaga Uno, Jumat (15/7). 

Sandi Uno dan Prabowo
Pada tahun 2012, Gerindra bersama dengan PDI Perjuangan bersama-sama mengusung Joko Widodo dan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sebagai calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta. Kala itu Jokowi dan Ahok terpilih memimpin ibukota.

Sandi Uno Politikus Muda Gerindra mengaku selama enam bulan terakhir diminta Prabowo untuk terus melebarkan sayap relawan dengan cara turun ke konstituen. Sebagai wujud ikhtiar dan loyalitas terhadap partai, Sandiaga mengaku telah terjun menyapa konstituen di 240 kelurahan dari total 267 kelurahan yang ada di seluruh DKI Jakarta.

Sementara itu sejauh ini Gerindra telah mengerucutkan tiga nama yang berpeluang diusung sebagai calon Gubernur DKI Jakarta dalam pilkada serentak 2017 yakni Sandiaga Uno, Wakil Menteri Pertahanan Sjafrie Syamsuddin serta pakar hukum tata negara Yusril Ihza Mahendra.

Sandi Uno Calon Gubernur dari Partai Gerindra mengaku akan patuh terhadap apapun keputusan Prabowo Subianto nantinya. Dia meyakini segala ikhtiar yang dilakukannya selama ini tidak akan sia-sia sekalipun tidak dipilih Gerindra sebagai calon Gubernur DKI Jakarta.

Sandiaga juga menyampaikan bahwa pencalonannya sebagai Gubernur DKI Jakarta bukan lah harga mati. Terbuka kemungkinan dirinya diusung sebagai calon Wakil Gubernur DKI Jakarta oleh Gerindra.


"Mandat saya memang untuk DKI satu, tapi realita seperti apa itu biar pimpinan partai yang menentukan. Saya siap, nomor satu bukan harga mati," kata Sandi.

#TuntasIkhlas #PilihYangBaik #CalonGubernur #PolitikusMudaIndonesia #PolitisiMudaGerindra

Senin, 20 Juni 2016

Sandi Uno Prediksi Soal Dinamika lapangan Pekerjaan

Bakal calon Gubernur DKI Jakarta Sandiaga S Uno mengaku telah mengingatkan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, agar lebih fokus menciptakan lapangan pekerjaan.
Pasalnya, enam bulan ke depan kata pria yang akrab disapa Sandi ini, gelombang pengangguran bakal terjadi. Melihat kondisi perekonomian secara global yang terus menurun, termasuk di DKI Jakarta.

"Hari ini saya bisa prediksi, enam bulan lagi isunya pengangguran. Saya melihat gelombang pengangguran. Saya ingatkan, gubernur harus lebih fokus menciptakan lapangan pekerjaan," ujar Sandi Politikus Muda Indonesia, Minggu (19/6) petang.
Calon Gubernur DKI 2017 ini mengaku prediksinya tak sekadar opini semata. Namun, didasari hasil pengamatan yang selama ini dilakukan oleh timnya terkait permasalahan-permasalahan ‎yang dialami masyarakat. Contohnya seperti harga sembako yang melonjak naik, sejak awal Ramadan kemarin.

SANDI UNO CALON GUBERNUR DKI 2017


‎"Kami lakukan tracking poll sekali sebulan, tapi tidak merilis (kepada media,red). Misalnya yang kami cermati harga sembako, sudah kami petakan sejak enam bulan lalu. Sudah kami ingatkan gubernur," tutur Sandi.
Menurut Sandi, harga sembako bisa melambung karena dipengaruhi cuaca dan pasokan. Selain itu juga rantai distribusi yang terlalu panjang. Karena itu, penting untuk membangun kesejahteraan masyarakat.


"Jadi sangat disayangkan, warga DKI kelas menengah ke bawah dirugikan.‎ Tiga bulan terakhir, khususnya 1,5 bulan menuju Ramadan, masalah kemacetan juga semakin akut, pemerintah gagal," sebutnya. .


#TuntasIkhlas #PiliYangBaik #CalonGubernurDKI #2017

Kamis, 16 Juni 2016

Ku tunggu janjimu Pak Sandi Uno Calon Gubernur DKI Jakarta 2017, Ujar warga Cilandak.

Bakal calon Gubernur DKI Jakarta 2017 Sandiaga Salahudin Uno memberikan materi pendidikan pengelolaan keuangan kepada warga Kelurahan Cilandak Barat, Cilandak, Jakarta Selatan, Kamis, 16 Juni 2016.
"Alhamdulillah hari ini kami diberikan kesempatan untuk memberikan pelatihan kepada ibu-ibu di Kelurahan Cilandak Barat," kata Sandi Uno, sapaan Sandiaga Uno, di Cilandak Barat, Cilandak, Jakarta Selatan. 
Peserta pelatihan didominasi ibu-ibu pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) tersebut. Mereka memilliki usaha beragam. Ada yang bergerak di bidang kuliner, fashion, jasa perdagangan. Namun mereka mengalami kesulitan lantaran melonjaknya harga pokok.
"Kami memberitahukan mereka bagaimana melakukan penghematan. Bagaimana membeli sesuai kebutuhan bukan sesuai dengan keinginan," ujar Politikus Muda Indonesia.

SANDI UNO

Menurut Calon Gubernur DKI Jakarta 2017 ini, rata-rata UKM menyerap banyak tenaga kerja, khususnya para ibu. Sejumah 99 persen penyerapan lapangan pekerjaan di DKI Jakarta dan Indonesia ada pada ibu-ibu. Sebab, mereka rata-rata mempekerjakan antara 2-4 orang.
"Ini harus ada suatu program yang konkret untuk membantu mereka. Peningkatan SDM (sumber daya manusia) mereka dan membantu akses permodalan," kata Sandiaga.
Sandi Uno akan mendorong sektor permodalan untuk UKM agar berkembang. "Kami mendorong sebuah program jasa keuangan di mana mungkin mereka bisa tersentuh dari koperasi dan lembaga keuangan mikro," ujarnya. 

Usai memberikan materi pelatihan, Sandi sempat mendapat celetukan dari warga. "Ku tunggu janjimu Pak Sandi," ujar salah satu warga seraya bercanda.
http://metro.news.viva.co.id/news/read/786064-sandiaga-uno-ajarkan-warga-cilandak-kelola-keuangan

Selasa, 14 Juni 2016

Calon Gubernur DKI Sandi Uno Belajar Makna Quran Surat Al-Insyirah dari Kegagalan Bisnisnya

Semasa kuliah MBA, Calon Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno sempat mendapat tugas study case tentang satu grup usaha di Finlandia bernama Nokia. Semula Nokia merupakan perusahaan yang mengeksploitasi hasil hutan untuk pulp (bubur kertas).
Pada tahun 1970, pemerintah Finlandia mengeluarkan peraturan yang membatasi eksploitasi bahan mentah. Perusahaan Finlandia hanya boleh mengekspor barang-barang yang sudah diolah dan memiliki nilai tambah.
SANDI UNO
Jika dilihat secara sepintas, peraturan ini tampak mengancam dan memberatkan Nokia. Perusahaan Finlandia tak bisa lagi mengekspor pulp. Namun manajemen Nokia melihat dari sisi yang berbeda. Nokia melihat adanya peluang dalam bisnis peralatan elektronik, terutama telepon genggam.
Fokus Nokia dalam bisnis telepon genggam membuat perusahaan ini tumbuh sangat pesat, bahkan sempat menguasai pasar hingga pertengahan dekade lalu.
Memang dalam beberapa tahun terakhir Nokia tidak melihat perubahan tren industri telepon genggam hingga penjualannya terus turun hingga akhirnya bisnis telepon genggam diakuisisi oleh Microsoft. Walau begitu, kita bisa belajar banyak dari tindakan Nokia pada tahun 70-an: memandang kesulitan sebagai peluang.
Setiap orang akan menghadapi kesulitan. Hal yang bisa kita kendalikan adalah sikap kita terhadap kesulitan tersebut. Sandiaga Uno belajar tentang pola pikir menghadapi kesulitan saat krisis ekonomi tahun 1997.
salah satu calon Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno dipecat dari pekerjaan karena perusahaan bangkrut. Saat itu sangat sulit untuk mencari pekerjaan baru. “Kalau saya melamar di 10 perusahaan, mungkin 15 perusahaan menolak lamaran saya,” kata Sandi sembari tertawa.
Andai Sandiaga Uno melihat kesulitan ini sebagai ancaman, memandang kondisi sebagai hal yang benar-benar negatif. Namun dia mencoba memilih untuk melihatnya sebagai peluang. Tidak mudah baginya untuk menjalani keseharian saat itu. Satu-satunya pilihan saat itu adalah merintis usaha sendiri.
Bersama teman SMA-nya, Rosan P. Roeslani, Sandiaga Uno membuka usaha konsultasi finansial, terutama untuk restrukturisasi keuangan. Masa-masa ini benar-benar sulit, seperti berjalan menyusuri lorong yang gelap. Banyak yang meragukan kemampuan mereka.
Calon-calon kliennya pengusaha yang sudah memiliki pengalaman usaha lebih dari 20 tahun sementara Sandiaga Uno dan rekannya baru 28 tahun. Namun mereka tahu perusahaan-perusahaan ini bermasalah dalam hal keuangan. Sandi percaya kalau dia dan Rosan bisa mengatasi masalah ini.
Sandiaga Uno yang kini adalah Politkus Muda Indonesia ditolak bertemu oleh 17 klien pertamanya, hingga akhirnya Sandiaga Uno mendapat kesempatan untuk bertemu dengan Pak Dahlan Iskan. Salah satu perusahaan properti yang berada di grupnya memiliki masalah keuangan, Sandi menawarkan untuk membantu melalui jasa restrukturisasi.

Sandiaga Uno memahami bahwa Dahlan Iskan sangat sibuk hingga akhirnya dia meminta waktu presentasi selama perjalanan Pak Dahlan keluar dari kantornya. Untunglah beliau mengiyakan. Sandiaga Uno hanya punya waktu sekitar 3 menit untuk meyakinkan beliau bahwa dia mampu merestrukturisasi keuangan salah satu perusahaan yang beliau pegang. Dalam bisnis, presentasi singkat ini biasa disebut elevator pitch.
Sebenarnya saat itu Sandiaga Uno sudah menyiapkan proposal, tentang bagaimana perusahaannya mampu mengatasi permasalahan keuangan perusahaan tersebut. Namun pasti tak akan sempat kalau menjelaskan isi proposal.
Secara singkat, Sandiaga Uno menawarkan, “Kami mampu merestrukturisasi keuangan salah satu perusahaan Bapak dalam waktu 3 bulan ke depan. Kami bersedia hanya dibayar jika proses restrukturisasi berhasil. No cure no pay.”

Pak Dahlan agak terperanjat mendengar proposal yang Sandiaga Uno ajukan. “Jadi kamu mau bekerja tanpa dibayar?” respon Pak Dahlan. “Iya, tapi kalau berhasil Bapak bayar saya,” jawab Sandiaga Uno. Proposal ini akhirnya diterima juga dan perusahaannya, Rekapital Advisors, mendapat klien pertama. Ini terjadi kira-kira 6 bulan setelah perusahaan didirikan.
Tiga bulan kemudian proses restrukturisasi ini berhasil dieksekusi. Sandi mendapat secercah harapan atas usahanya. Bukti pembayaran konsultasi sebesar sepuluh juta rupiah yang ia dapat saat itu masih disimpan di kantornya. Setiap kali Sandiaga Uno merasa down, secarik kertas ini yang menguatkan tekadnya.
Masa sewaktu Sandiaga Uno memulai usaha adalah masa-masa sulit. Mungkin ini juga yang dialami Nokia saat bisnis pulp-nya dilarang oleh pemerintah Finlandia. Namun ada pelajaran berharga yang ia dapat.
Sandiaga Uno jadi lebih memahami salah satu surat dalam Al-Quran. “Dalam surat Al Insyirah, Allah berfirman, ‘Setiap kesulitan disertai kemudahan, setiap kesulitan disertai kemudahan.’ Kesulitan pasti diapit oleh kemudahan,” ujar Sandiaga Uno dalam satu kesempatan.
“Kesulitan itu ibarat 2 sisi mata uang, bisa menjadi ancaman atau menjadi peluang. Orang-orang yang melihat kesulitan sebagai peluang dan bekerja untuk mengatasinya akan menikmati kemudahan yang hadir di baliknya,” kata Sandiaga Uno Calon Gubernur DKI Jakarta melanjutkan.

Senin, 13 Juni 2016

Sandi Uno Calon Gubernur DKI melihat pola kenaikan Harga Pangan, Operasi Pasar saja Tidak Cukup.



Gejolak harga daging sapi masih terjadi di pasar. Harga daging sapi masih belum beranjak dari harga tertingginya Rp 120.000 per kilogram (kg) sejak beberapa pekan lalu.

Usaha pemerintah dengan melakukan impor daging sapi beku dan operasi pasar di berbagai daerah juga belum membuahkan hasil. Selain itu yang perlu dilakukan adalah memastikan ketersediaan pasokan daging sapi aman saat puasa hingga Lebaran sehingga tidak membuat lonjakan harga di pasar.

SANDI UNO

"Kalau daging kan pemerintah telah melakukan operasi pasar besar-besaran. Memang bagus untuk menekan harga dan ini ditunggu sama warga dan ini nggak cukup selama puasa saja, harus berkelanjutan. Harus dibarengi dengan saat yang sama mengidentifikasi akar permasalahannya itu apa. Karena selama ini yang belum terselesaikan itu permasalahan pasokan di Indonesia," jelas kata Politikus Muda Indonesia, Sandiaga Uno saat dihubungi detikFinance di Jakarta, Minggu (12/6/2016).

Menurut Calon Gubernur DKI Jakarta ini, pemerintah perlu bekerja sama dengan mengimpor sapi bakalan dari beberapa negara produsen untuk kemudian digemukkan pada perusahaan feedloter (penggemukan sapi) di Indonesia.

Hal ini, lanjut Sandi, dinilai ampuh untuk menekan gejolak harga sapi di pasar.

"Indonesia nggak memiliki daya saing untuk memproduksi sapi bakalan, tapi untuk penggemukan kita bagus. Jadi gini aja kita kerja sama dengan sesama produsen sapi bakalan seperti Australia, Brasil mengirim sapi bakalan digemukkan di sini karena nilai tambahnya besar banget di sini," katanya.

Selain itu, lanjut Sandi, para pejabat daerah seperti Gubernur dan Bupati juga harus mengetahui kebutuhan daging sapi di daerah mereka masing-masing, sehingga tidak ada celah masuk bagi para spekulan yang ingin memainkan harga. Beberapa langkah ini dijamin dapat menekan harga daging sapi di bawah Rp 100.000 per kilogram (kg) untuk setahun ke depan.

"Bisa banget, perlu jangka waktu yang panjang untuk ini mungkin satu tahun ke depan kita fokus di pengamanan pasokan dan feedloternya juga. Terus kedua adalah distribusinya diperpendek supaya nggak terlalu banyak. Dari feedloter ke pedagang pasar atau bisa pakai teknologi yang bisa dipakai supaya daging-daging segar itu bisa ke konsumen," tutupnya.

Jawab Keheran Mentan soal Konsumsi Warga Naik saat Puasa

Sandi menilai melonjaknya permintaan produk pangan saat puasa karena angka belanja masyarakat meningkat untuk membeli persediaan makanan. Hasrat masyarakat untuk membelanjakan uangnya secara berlebihan juga diikuti dengan perilaku pedagang yang meningkatkan jumlah pasokan di tokonya.

"Kita lihat dari tahun ke tahun biasanya peningkatan 20%. Problemnya itu karena ada peningkatan kebutuhan sampai 20% rata-rata konsumen itu menyetok berlebih. Karena mereka menyetok berlebih, supplier menyetoknya berlebih juga, jadi ada multiplier effect," tambahnya.

Selain itu tingginya konsumsi masyarakat saat puasa juga dilatarbelakangi oleh membludaknya acara berbuka puasa bersama di setiap daerah. Tuan rumah juga cenderung mempersiapkan makanan melebihi jumlah tamu yang datang sehingga menyebabkan banyak makanan yang terbuang sia-sia.

"Karena psikologis kan dia puasa terus dia mengundang orang berbuka puasa secara kumpul keluarga terus mereka antisipasi kalau puasa konsumsinya banyak, tapi banyak sekali yang terbuang jadi mubazir. Aku melihat di banyak acara buka puasa makanannya nggak abis, yang yatim piatu nggak mendapat makanan sementara yang ini dibuang-buang," kata Sandi Uno.

Sandi juga menambahkan bahwa bukan hanya pedagang saja yang perlu dipastikan ketersediaan pangannya, perilaku konsumen juga harus dibenahi agar tidak perlu konsumtif dalam membeli makanan saat puasa.

"Jadi yang harus diingatkan bukan hanya supplier untuk memastikan pasokan, tapi juga konsumennya juga nggak perlu berlebihan," imbuhnya Calon Gubernur DKI 2017.
#PilihYangBaik #TuntasIkhlas #CalonGubernurDKI #PolitikusMudaIndonesia


Kamis, 09 Juni 2016

Sandi Uno Tawarkan Program Lapangan Kerja menurut Pengamat Politik UI

Pemprov DKI Jakarta seharusnya bisa mengantisipasi, cepat tanggap, dan mencari solusi terkait kenaikan harga bahan pokok. Jangan hanya menunggu mengandalkan pemerintah pusat untuk kendalikan harga. "Warga DKI Jakarta berharap pemerintahan yang antisipatif dan responsif," kata Direktur Indonesia Public Policy Institute (IPPI) Agung Suprio di Jakarta, Kamis (9/6).

Sayangnya, hingga saat ini hasil kerja Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dan jajarannya belum terlihat nyata dalam hal meredam kenaikan harga sembako dan daging ini. Agung juga menyayangkan para kandidat cagub DKI yang namanya sudah beredar juga tidak terlalu antusias untuk menawarkan program yang kongkret mengenai permasalahan kenaikan harga itu.

SANDI UNO

Agung menilai, di antara para kandidat cagub DKI Jakarta yang beredar, hanya Sandiaga Uno yang memberikan tawaran program penyediaan lapangan pekerjaan dan penurunan harga kebutuhan pokok. "Sesungguhnya program Sandiaga ini fokus dan detail sehingga warga Jakarta dapat menilai dan mengevaluasi program itu dengan mudah," kata alumnus pascasarjana ilmu politik UI tersebut.

Agung menjelaskan, saat ini disparitas ekonomi antara kelas atas dan kelas bawah semakin menganga di Ibu Kota. "Harga-harga kebutuhan pokok yang melambung di bulan Ramadhan membuat warga Jakarta makin sengsara," katanya.

Selain itu, lapangan pekerjaan semakin sulit didapatkan sementara usia produktif semakin banyak. Akibatnya banyak pengangguran tercipta. Sayangnya, hal tersebut yang tidak diantisipasi oleh pemprov DKI. "Tingginya pengangguran akan  berpotensi meningkatnya kriminalitas dan ledakan sosial. Tentunya hal demikian dapat menimbulkan bom waktu," kata Agung.

Agung menegaskan, warga Jakarta memerlukan gubernur prorakyat yang memberikan perhatian khusus terhadap stabilitas harga pangan, penyediaan lapangan kerja, dan menekan tingkat kriminalitas.
#PilihYangBaik #TuntasIkhlas

Selasa, 07 Juni 2016

Sandi Uno berpesan agar Warga Jakarta Jauhi Kekerasan Saat Blusukan ke Kemayoran

Bakal Calon Gubernur dalam Pilgub DKI Jakarta 2017, Sandiaga Salahudin Uno mengadakan buka puasa bersama dengan puluhan warga ‎Jalan Kemayoran Timur II, RT04/RW08, Kelurahan Kemayoran, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat pada Selasa (7/6).
Dalam sambutannya pada warga yang didominasi ibu-ibu rumah tangga dan remaja tersebut, Sandi Uno meminta warga untuk menghindari kekerasan dan mengutamakan kesabaran dalam menyelesaikan suatu masalah.
‎"Selama bulan Ramadan ini kita tingkatkan tali silaturahmi dan mengutamakan kegiatan positif agar amal ibadah puasa kita semakin bertambah berkah," ujar Sandiaga, Selasa (7/6) sore di depan Masjid Jami Saah Al Mubarokah. 
Add caption
Menurutnya, dengan kondisi ekonomi saat ini yang semakin sulit ini, maka masyarakat harus lebih sabar dan selektif dalam menyikapi beban ekonomi dengan kenaikan harga-harga kebutuhan pokok dan tidak sampai mengambil jalan pintas dengan melakukan tindakan-tindakan yang akan berujung pada kriminalitas.
Ia juga melihat, merangkaknya harga-harga kebutuhan pokok sebagai akibat dari inefisiensi sebuah komoditas pangan mengalir dari petani hingga sampai ke tangan konsumen atau masyarakat.
"Biaya hidup di Jakarta ini semakin tinggi dan pemerintah saat ini sudah berupaya memberikan solusi konkrit dengan melakukan operasi pasar. Itu sudah baik, namun yang perlu dipertajam lagi adalah pemotongan rantai distribusi yang terlalu panjang," tambah Sandiaga Uno.
Lebih lanjut, ia melihat harus ada solusi yang mengakar dengan memotong rantai distribusi komoditas yang saat ini masih melalui sembilan lapisan harus dipangkas menjadi empat lapisan saja agar harga tidak terlalu naik tinggi di setiap lapisan rantai dan bersikap tegas terhadap pihak swasta yang terbukti bermain pasokan bahan pangan.
"Tingkatkan daya beli masyarakat dengan mendorong potensi-potensi daerah yang unik dan berbeda di setiap wilayah Jakarta, kalau untuk wilayah Kemayoran ini saya lihat masyarakat-nya memiliki usaha yang cukup ‎intensif dalam usaha kuliner, itu perlu ditingkatkan agar bisa menunjang ekonomi keluarga," lanjutnya.
Sementara itu, Ketua Masjid Jami Saah Al Mubarokah, Suharsono, mengakui bahwa banyak ibu-ibu rumah tangga di RW08 Kelurahan Kemayoran yang memiliki usaha sampingan kuliner selain mengandalkan mata pencaharian dari suaminya.
"Terima kasih atas kedatangan pak Sandiaga Uno, semoga kiat dan tips yang sudah diberikan kepada ibu-ibu rumah tangga di wilayah kami bisa mengangkat kemandirian ekonomi dan dapat menghadapi bulan Ramadan dengan baik," kata Suharsono.
Ia juga mengaku sudah menghimbau kepada seluruh pemuda yang masih anak-anak di wilayahnya ‎untuk tidak melakukan tindakan tawuran ataupun tindakan negatif lainnya yang bisa mengurangi kekhusyukan selama ibadah Puasa.

"Semoga di bulan yang suci dan penuh ampunan ini, masyarakat Jakarta bisa lebih sabar dan tawakal dalam menghadapi berbagai persoalan hidup, serta jangan mudah terpancing emosi dan nafsu duniawi agar ibadah kita bertambah berkah," tandasnya.
#PilihYangBaik #TuntasIkhlas

Karena Kenaikan Harga Bahan Pokok, Imbasnya kepada Tukang Takjil kata Sandi Uno

Bakal calon gubernur Sandiaga Uno berbuka puasa bersama warga, Kemayoran Timur. Dalam kesempatan itu, pria yang akrab disapa Sandi tersebut mendengar banyak keluhan warga mengenai harga sembako yang melambung tinggi.

"Khususnya di bulan Ramadhan ini, yang masyarakat hadapi himpitan ekonomi yang justru semakin terasa, 5 bulan lalu saya pertama kali bicara mengenai kekhawatiran akan harga bahan pokok meningkat ternyata sekarang warga merasakannya," kata Sandi di Jl. Kemayoran Timur, Jakara Pusat, Selasa (07/06/2016).
SANDI UNO


Sandi mengatakan bahwa masalah yang dihadapi masih sama dengan tahun-tahun sebelumnya yaitu harga bahan pokok melonjak terutama di masalah kuliner seperti takjil, di mana harga bahan baku daging, harga ayam, cabe dan lainnya meningkat tajam. Dia menilai ini bukanya hanya merugikan masyarakat namun juga pedagang karena para pedagang tidak bisa menaikkan harga kan yang tidak bisa dijangkau oleh masyarakat.

Selain mendengar keluhan, Sandiaga juga mendengar aspirasi-aspirasi kaum muda di daerah tersebut. Ia berharap di bulan Ramadhan dapat diisi dengan hal-hal bermanfaat dan positif.

"Saya mendengar aspirasi dari kaum mudanya ada programnya juga agar slama bulan Ramadhan kegiatan mereka selalu positif ya," ucap Sandi.

Selain berbuka puasa bersama, Sandi juga salat berjamaah bersama di Masjid Jami Saah Al Mubarokah lalu diikuti dengan berfoto bersama.
#PilihYangBaik #TuntasIkhlas

Senin, 06 Juni 2016

Sandi Uno: Pembangunan Pasar Priaman harus Kompak

Kota Pariaman dikunjungi oleh Ketua Umum Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI), Sandiaga Uno, sabtu (4/6) di Pasar Pariaman.

Menurut Sandi, Pasar pariaman perlu dibenahi karena kondisi pisiknya yang sudah tua, dan perlu disesuaikan dengan konsep pasar yang sejalan dengan konsep pariwisata.

“Saya acungkan jempol dengan Pemerintah Kota Pariaman, yang menjadikan pasar tradisional sebagai program prioritas, dan mari kita tingkatkan sinergitas pemko dengan Asosiasi pedagang agar pasar menjadi lebih baik”, Ungkapnya.

Wakil Walikota Pariaman, Genius Umar yang langsung mendampingi Sandiaga Uno mengatakan bahwa Pembangunan pasar pariaman sudah dilakukan sosialisasi pada pedagang, dan saat sekarang masih pro dan kontra karena ada pihak-pihak tertentu yang mempengaruhi pedagang agar program ini gagal dan wakil walikota berharap agar Pedagang dan pemilik melalui Asosiasi berembuk dan menyampaikan ke Pemerintah Daerah agar Pasar ini cepat dibangun.
 
Sandi Uno
” saya harapkan pedagang memahami pentingnya pembangunan pasar pariaman yang sudah tua, Pemerintah Kota akan membangun kalau pedagang sudah kompak”, Ujar Genius didepan ketua Asosiasi pedagang pasar, sandiaga uno.

Berdasarkan kajian dari Dinas Koperasi, Industri dan perdagangan (Koperindag), kondisi pasar pariaman sudah tidak layak untuk digunakan, bangunan sudah tua (lebih 20 th), pernah di goncang gempa tahun 2009 dan bangunan sebagian besar sudah rusak berat dan sedang bahkan ada yang sudah runtuh.

Ditempat terpisah Walikota Pariaman, Mukhlis Rahman, mengungkapkan bahwa Pedagang Pasar Pariaman bila tidak ingin berubah akan kalah dengan pasar kurai taji, yang lebih tertib, nyaman dan sehat. Pembangunan pasar kurai taji tetap dilanjutkan sebagai pasar yang representatif di Kota Pariaman.

Kedatangan Sandiaga Uno yang merupakan calon kuat penantang ahok pada pilkada DKI Jakarta 2017 ini, disambut antusias oleh para pedagang pasar pariaman, dan sekaligus memberikan dukungan moril untuk Pilkada DKI, karena 30 % penduduk DKI berasal dari orang minang.

Setelah mengunjungi pasar, Sandiaga Uno berkunjung ke kantor Asosiasi Pedagang Pasar Pariaman, pantai gandoriah dan penangkaran penyu.


Kegiatan ini didampingi oleh Wakil Walikota Pariaman, Genius Umar, Ketua Kadin Kota Pariaman, Bgd. Jamohor, Wakil Ketua DPRD Kota Pariaman Jhon Edwar, anggota DPRD dari partai gerindra, Fitri Nora dan Hamdani Kepala Dinas Koperindag Pariaman, Gusniyeti zaunit, Kepala SKPD dan wartawan yang meliput. (Y)

Gagasan Sandi Uno Untuk menekan Angka Kriminalitas

Politikus Partai Gerindra Sandiaga Uno blusukan ke permukiman warga di RW 9, Pademangan Barat, Jakarta Utara, Jumat (3/6/2016).

Kepada Sandiaga, warga RT 02 RW 09, Erin, menayakan soal keamanan Ibu Kota apabila Sandiaga menjadi Gubenur DKI.

Seperti diketahui, Sandiaga tengah mengikuti penjaringan bakal calon gubernur DKI Jakarta di sejumlah partai politik.

"Begini Pak Sandi, saya kan wanita, nah sekarang kan banyak kejahatan yang menyasar perempuan, kalau untuk keamanan bagaimana Pak?" ujar Erin kepada Sandiaga.
Sandi Uno


(Baca: Tinggal di Permukiman Kelas Menengah, Sandiaga Tak Pernah Gunakan Qlue )

Menanggapi pertanyaan tersebut, salah satu solusi yang menurut Sandiaga bisa dipertimbangkan untuk menurunkan tingkat kejahatan di Ibu Kota adalah menggunakan sistem aplikasi community watch.

Menurut dia, community watch merupakan sebuah aplikasi gagasannya, yang menuntut partisipasi warga.

Setiap warga yang membutuhkan pertolongan, nantinya bisa menggunakan aplikasi tersebut untuk kemudian langsung direspons oleh pengguna lain yang juga menggunakan aplikasi itu.

"Jakarta merupakan salah satu kota paling tidak aman, banyak yang hanya menggunakan CCTV. Tapi nanti akan ada community watch, jadi harus ada yang temani, semisal Ibu enggak berani pergi ke suatu tempat, ada yang temani, ada partisipasi warga," ujar Sandiaga.

(Baca juga: Di Pademangan Barat, Sandiaga Ditanya soal Becak yang Sering Di-Sweeping)

Ia juga mengatakan, selain mengurangi angka kriminalitas, ia akan fokus untuk menstabilkan harga bahan pokok dan meningkatkan lapangan pekerjaan.


Dalam setiap blusukan yang dilakukan Sandiaga ke beberapa daerah di Jakarta, ia memang sering membahas isu soal lapangan pekerjaan, salah satunya meningkatkan kembali UMKM di Jakarta.

#PilihYangBaik #TuntasIkhlas #Demokrasisejuk

Sumber

Jumat, 03 Juni 2016

Diskusi Rakyat Solutif: Sandi Uno Dengan Tukang Becak

Sejumlah  tukang becak mencurahkan hatinya (curhat) ke bakal calon gubernur Sandiaga Uno yang kerap dikejar-kejar oleh petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) saat sedang mengantarkan penumang di jalan-jalan kecil yang berada di dekat pasar tradisional.
Bakal Calon Gubernur DKI Jakarta dari Partai Gerindra dalam Pilkada 2017, Sandiaga Salahudin Uno yang mendatangi perkampungan padat penduduk di Jalan Budi Mulia, Gang E3, RT04/RW10‎, Kelurahan Pademangan Barat, Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara pada Jumat (3/6).
Salah satu istri dari pengemudi becak, Rini (29) warga RT03/RW10, Kelurahan Pademangan Barat, mengatakan becak suaminya seringkali di 'garuk' oleh anggota Satpol PP yang sering melakukan razia di jalan-jalan kecil dekat pasar.
"Becak suami saya hampir mau kena garuk oleh anggota Satpol PP, padahal suami saya hanya menarik becak di gang-gang kecil saja bukan di jalan besar," ujar Rini, Jumat (3/6) siang di lokasi.
Ia mengaku merasa sedih dengan perlakuan Satpol PP yang se-enaknya saja menggaruk becak para penarik becak yang memang hanya mengandakan nafkah satu-satunya ‎dari mata pencaharian menjadi tukang becak dengan penghasilan hanya Rp 50 ribu setiap harinya.
Nasib berbeda terjadi pada‎ Agus Setiawan‎ (27), RT03/RW08, Kelurahan Pademangan Barat yang mengaku becaknya sudah disita oleh anggota Satpol PP ketika ia sedang mencari calon penumpang di Pasar Jalan Hidup Baru.
"Padahal saat itu saya sudah bilang ke pak Satpol PP kalau saya itu gak pernah sekalipun lewat di Jalan raya ataupun markirin di becak di bahu jalan, tapi tetap saja becak saya diambil paksa," kata Agus‎.
Sandi Uno

Ia mengaku kecewa dengan sikap arogan para Satpol PP yang hanya mengambil becak-nya tanpa memberikan solusi untuk memberikan pekerjaan baginya bila tidak lagi memiliki becak yang memang sudah 15 tahun terakhir menjadi sumber mata pencahariannya.
Hal serupa juga diungkapkan Mulyadi (47), warga RT04/RW02 Kelurahan Pademangan Barat yang mengaku nyaris terlibat baku hantam dengan Satpol PP yang tiba-tiba mengepung dirinya ketika ia hendak kembali ke rumah pada tengah hari untuk beristirahat.
Menanggapi persoalan dan keluhan warga tersebut, Sandiaga Uno, mengatakan becak memang sudah tidak boleh lagi dijadikan sebagai alat transportasi umum dan berkeliaran di jalanan ibukota.
"‎Saya sudah tanya kepada mereka apakah mereka mau bekerja di bidang pekerjaan lain bila ada lapangan pekerjaan, dan mereka bilang mau, jadi ini persoalannya bukan karena mereka kekeh ingin menjadi tukang becak, tapi saat ini mereka belum menemukan lapangan pekerjaan lain yang mampu mereka kerjakan," kata Sandiaga Uno.
Namun demikian, meski memang dilarang operasionalnya sebagai alat transportasi umum, Sandiaga Uno melihat becak masih bisa digunakan sebagai sarana pariwisata bagi warga Jakarta terutama di daerah-daerah destinasi wisata kota.
Sumber