Selasa, 10 Mei 2016

Lucu, Sandi Uno deg-degan saat ingin mengikuti fit and proper test

Ketua Dewan Pembina DPP Partai Gerindra Sandiaga Uno yang berniat menjadi bakal calon gubernur DKI Jakarta mendatangi kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Rabu (11/5/2016) pagi. kegiatannya pagi ini tak lain dan tak bukan untuk kepentingan pencalonannya dalam Pilgub DKI 2107.

SANDI UNO


Kedatangan Sandiaga untuk mengikuti fit and proper test yang digelar DPP PDI-P. Fit and proper test yang disebut diikuti 34 peserta itu sebagai kelanjutan dari pendaftaran sebagai bakal calon gubernur dari PDI-P. Sandiaga yang tiba sekitar pukul 09.00 itu mengaku sudah mempersiapkan diri mengikuti fit and proper test ini dengan membaca buku.

"Baca-baca banyak, terus deg-degan kayak ujian, bismillah aja," kata Sandiaga di DPP PDI-P, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu pagi.
Sandiaga berharap fit and proper test yang diikuti dapat berjalan lancar.
"Ini bentuk tindak lanjut pendaftaran yang kami lakukan di DPD DKI beberapa waktu yang lalu," ujarnya.

Beberapa calon terlihat mulai datang menyusul, seperti politisi PPP Abraham "Lulung" Lunggana dan Ketua Umum Partai Bulan Bintang Yusril Ihza Mahendra. Keduanya juga berniat menjadi bakal calon gubernur DKI, yang mendaftar pula melalui PDI-P. 

Sumber

Lagi, Sandi Uno ke Luar batang dengarkan keluhan warga yang kesusahan air


Bakal calon Gubernur DKI Jakarta dari Partai Gerindra, Sandiaga Uno, mendatangi kawasan Luar Batang, Jakarta Utara, untuk mendengar keluhan warga bekas relokasi yang kesulitan air.

Sandiaga Uno datang bersama Anggota Komisi VII DPR RI Aryo Djojohadukusumo untuk berkeliling kawasan Luar Batang dan Aquarium Pasar Ikan, Jakarta Utara.

"Saya menemani Aryo dalam kunjungan reses untuk mendengar dan melihat kedua kalinya keadaan di Masjid Kramat Luar Batang," kata Sandiaga Uno dalam kunjungannya di Luar Batang, Jakarta Utara, Selasa.

"Keluhan warga terutama masalah air yang sekarang ini sulit. Itu untuk ibadah. Jika air tidak ada itu hal yang mesti diselesaikan," jelas Sandiaga Uno.

Politisi partai Gerindra itu mengatakan akan berkomunikasi dengan DPR RI untuk mencari solusi terbaik bagi warga luar batang.

"Ajak dialog, 60 persen warga sini punya SHM. Jadi ada hak asasi yang harus diperhatikan. Esensi pembangunan itu untuk seluruh warga, bukan hanya menengah atas," kata Sandiaga.

Sandiaga Uno sempat berbincang dengan warga dan berkunjung ke wilayah Aquarium di mana terdapat warga yang masih tinggal di dalam tenda.

Sandiaga Uno merupakan salah satu bakal calon Gubernur DKI Jakarta untuk bersaing dengan Yusril Izha Mahendra dan Gubernur petahana Basuki Tjahaya Purnama.


Senin, 09 Mei 2016

Sandi Uno dengar Pemberitaan politik PDI-P dengan GERINDRA : Bagi saya penting dapat membawa kesejahteraan warga Jakarta

Sandiaga Uno salah satu cagub DKI Jakarta atau yang lebih akrab dipanggil dengan nama Sandi Uno, menanggapi sinyal-sinyal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang kabarnya akan bersatu dengan Gerindra dalam pemilihan gubernur (Pilgub) DKI Jakarta tahun 2017 mendatang.
Sandi mengatakan hal ini merupakan suatu komunikasi politik yang harus dijalankan setiap partai. “Ini bentuk komunikasi politik dan kode keras. Hasil komunikasi politik yang membawa saya ikut dalam proses penjaringan di PDIP. Ini lanjutan jahitan untuk membangun Jakarta lebih baik,” kata Sandi di Gedung Joeang 45, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu kemarin (8/5).


menanggapi pertanyaan Gerindra dan PDIP bersatu? Bagi Sandi yang penting dapat membawa kesejahteraan bagi warga Jakarta.
"Hampir tiga bulan saya turun ke masyarakat bawah, mendengarkan keluhan mereka. Misalnya harga sembako yang melambung tinggi," ujarnya.
Lantas perihal Tri Rismaharini Wali Kota Surabaya yang diisukan akan diusung jadi bakal calon orang nomor satu di Jakarta oleh PDIP, bergeserkah Sandi menjadi cawagub?
"Nanti mekanisme partai yang akan berbicara," ucapnya tersenyum.


Selasa, 03 Mei 2016

Becandaan Ala - Ala Sandi Uno, Mulai dari Tukang Jamu, Beras sampai Tukang Sol Tertawa.

Bakal Calon Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno, menyambangi permukiman warga di Kebon Pala, Kampung Melayu, Jakarta Timur, Minggu (1/5) pagi kemarin. Pria yang akrab disapa ini Sandi mengawali kunjungannya ke pasar tradisional di lokasi tersebut. Didampingi istrinya, Sandi berjalan kaki dan mendatangi satu per satu pedagang, dari mulai pedagang beras, jamu, hingga tukang sol sepatu.

Pada setiap pedagang yang ia temui, Sandi menanyakan berbagai hal seputar perkembangan usaha mereka.  Bahkan saat berbincang dengan tukang sol sepatu, Sandi berjongkok di dekat sebuah tiang. Uniknya, keberadaan tiang ini rupanya menyulitkan para fotografer dan kameraman yang hendak mengabadikan momen tersebut. Mereka pun meminta Sandi untuk berpindah posisi. Sandi kemudian bangkit untuk bergeser sambil meminta maaf kepada tukang sol sepatu yang sempat diajaknya berbicara.  “Permisi, maaf ya, Pak. Mau pencitraan sedikit ya, Pak,” kelakarnya sambil tertawa.
Di sana, Sandi rencananya akan mengadakan dialog dengan warga setempat. Masyarakat Kebon Pala sangat antusias menyambut pengusaha muda tersebut, terutama kalangan ibu-ibu. “Ganteng ya orangnya,” ujar salah satu ibu sambil tak lupa mengabadikan Sandi di kamera ponselnya. (zz)

Senin, 02 Mei 2016

Mengapa Elektabilitas Sandi Uno Meningkat? ini Penjelasannya.

Bakal Calon Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno mengalami kenaikan elektabilitas dan popularitas berdasarkan hasil survei. Sandiaga yang disebut akan diusung oleh Partai Gerindra mencapai prosentase sebesar 21% mengungguli Yusril Ihza Mahendra (12%), Ridwan Kamil (10%) dan Tri Rismaharini (6%).
Meski Bacagub Petahana Basuki T. Purnama atau Ahok masih kokoh di puncak survei dengan perolehan 46%, Sandiaga justru menjadi prioritas pilihan utama responden tertinggi dengan capaian 72%, jauh meninggalkan Ahok yang hanya meraih 30%.
SANDI UNO
Koordinator Sahabat Sandiaga Uno, Anggawira, menyebut bahwa pergerakan popularitas Sandiaga memang menguat dan patut diapresiasi. Hal itu disebabkan karena figur Sandiaga yang merakyat. Di lain kesempatan, juru bicara Sahabat Sandiaga Uno, Anthony Leong menjelaskan bahwa hasil survei menunjukkan bahwa Sandiaga telah menjadi pesaing terbaik di pilgub 2017 mendatang. “Hasil survei tersebut menggambarkan bahwa kalangan masyarakat menengah ke bawah sudah cukup mengenal dan mempercayai serta semakin dekat dengan Bang Sandi, ini berkat adanya perjuangan semua elemen yang mendukung Bang Sandi,” ujarnya.
Survei yang dilakukan pada akhir Maret lalu membidik masyarakat kalangan menengah bawah (grassroots people) sebanyak 1000 responden random di seluruh Jakarta. Metode yang digunakan adalah Social Economic Status SES yang respondennya wajib memiliki KTP dan memiliki hak pilih.

Keakraban dan candaan Sandi Uno dan Istri saat kunjungan ke Pasar Jati Negara

Calon Gubernur DKI Jakarta Periode 2017, Sandiaga Salahuddin Uno atau akrab disapa Sandi Uno, menyambangi pemukiman padat penduduk yakni Kebon Pala I, Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur, Minggu (1/5/2016).
Kedatangan Sandi Uno bersama istri tercintanya, Nur Asia, membuat warga mencurahkan kekesalannya terhadap sikap dan tindakan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok selama menjabat Gubernur DKI Jakarta.
“Pak Sandi Uno kalau dipilih kayak si sipit (Ahok) enggak tuh? Ntar bapak kayak Ahok lagi main gusur-gusur dong pak. Kita butuh tempat tinggal pak. Warga miskin kita mah,” ucap salah seorang warga di Kebon Pala I RW 07, Kampung Melayu.
Sandi Uni nampak khidmat mendengar keluhan-keluhan warga Kebon Pala, terhadap Ahok yang dinilai pemimpin kejam. Istri Uno pun yang mendengar keluhan itu langung memeluk dan menyabarkan wanita berdaster oranye tersebut.
“Sabar ya bu ya. Makanya doakan suami saya ya bu. Kalau bapak (Sandi Uno), Insya Allah warga Jakarta tak merasakan seperti itu. Mohon doa restu dan dukungannya ibu,” kata Nur Asia.
Sandi Uno pun turut berjanji kepada warga untuk tidak akan dilakukan penggusuran yang kini masih dinilai warga semena-mena. Sandi Uno pun yakin, dirinya tak seperti apa yang dipikirkan warga Kebon Pala.
“Enggak kok bu. Saya enggak suka gusur menggusur. Saya lebih suka menata ekonomi warga Jakarta agar lebih sejahtera,” kata Uno di sebuah gang sempit dan dikerubungi warga.

Sandi pun kembali berjalan dan berkeliling, serta menyapa warga lainnya. Sandi yang berjalan kaki bersama istri dan rombongannya mendatangi satu per satu pedagang.
Mulai dari beras, jamu, sayur-sayuran, hingga tukang sol sepatu. Sandi yang saat itu tengah berbincang dengan tukang sol sepatu, Sandi Uno berjongkok, dan meminta maaf kepada tukang sol sepatu tersebut.
Adanya sebuah tiang dekat dengan pijakan Sandi Uno, membuat sejumlah awak media kesulitan mengabadikan gambar kegiatan Sandi Uno lewat jepretannya
Mereka pun meminta Sandi untuk berpindah posisi. Sandi pum bangkit untuk bergeser beberapa sentimeter dari posisinya semula.
“Permisi, maaf ya, Pak. Mau pencitraan sedikit ya, Pak,” ujar dia sembari tertawa.
“Semoga makin banyak nge sol sepatu ya pak,” ucap Sandiaga lagi ke tukang sol yang tersenyum malu tersebut.
khas sekali candan Pak Sandi uno ini, membuat masyarakat dapat merasakan aura positif nya dengan berinteraksi yang ringan. dengan membaca ini mudah-mudahan dapat menarik simpati pembaca. kalau ada yang santun dan baik kenpa tidak.
Sumber

Cerdas, Sandi Uno Ajak Umat muslim Bangkitkan Ekonomi Kerakyatan

Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) turut memfokuskan aspek ekonomi umat Islam. Pasalnya, ekonomi umat selama ini belum bisa dimaksimalkan dengan baik.
SANDIAGA UNO SOBAT SANDI 20160316 (1)
SANDI UNO

Bakal Calon Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga S Uno, turut menjadi pembicara dalam rapat kerja nasional IPHI. Dalam kesempatan itu dia menekankan, umat Muslim harus bisa bersatu membangkitkan ekonomi kerakyatan, demi mampu mewujudkan cita-cita UUD 45 memakmurkan umat. "Lewat ekonomi kerakyatan, kita harus berhasil mempersatukan umat Islam menjadi maju, bermoral dan mandiri," kata Sandiaga, Sabtu (30/4).
Ia mengingatkan perekonomian umat sudah berada di lampu kuning menuju merah, lantaran hingga kini belum berhasil memakmurkan perekonomian umat. Maka itu, Sandiaga menilai perlu ada langkah tepat dalam memberdayakan kemampuan yang dimiliki, termasuk mengelola dana haji yang selama ini belum dimaksimalkan.
Dana haji sebesar sekitar Rp 80 triliun Sandiaga mengatakan merupakan dana umat yang harus bisa dikelola secara profesional, lewat mobilisasi dan maksimalisasi usaha. Ia pun berharap ada dorongan investasi kepada umat Islam, dan harus mampu menjangkau sektor-sektor yang selama ini seakan belum tersentuh.
Terkait itu, Sandiaga mengajak para pengurus IPHI agar mampu menerapkan sistem kerja empat as. Yakni kerja keras, cerdas, tuntas dan ikhlas. Ia menambahkan, umat Islam harus bisa memanfaatkan seluruh kemudahan yang selama ini diberikan Allah SWT, sehingga terwujud ekonomi umat yang kuat."Saya siap jadi bagian IPHI, agar mampu membangun ekonomi umat," ujar salah satu bakal calon Gubernur DKI Jakarta ini.